Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Anggota DPRD Gorontalo Diperiksa, Akui Ingin Rampok Uang Negara Saat Mabuk

Anggota DPRD Gorontalo Diperiksa, Akui Ingin Rampok Uang Negara Saat Mabuk

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penyelidikan Terhadap Anggota DPRD Gorontalo yang Viral di Media Sosial

DIAGRAMKOTA.COM – Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, telah menjalani pemeriksaan oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD terkait video yang menyebar di media sosial. Dalam video tersebut, Wahyudin menyampaikan pernyataan yang dinilai tidak pantas dan mengandung tindakan merugikan negara.

Video itu memperlihatkan Wahyudin sedang berkendara menggunakan mobil merek Toyota bersama seorang wanita yang merekam kejadian tersebut. Dalam rekaman, ia menyampaikan ucapan yang dianggap tidak sopan dan tidak sesuai dengan tanggung jawab sebagai wakil rakyat.

“Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita rampok saja uang negara ini. Kita habiskan aja, biar negara ini makin miskin. Membawa hugel ke Makassar membawa uang negara,” ucapnya dalam video tersebut.

Ia juga bercanda dengan menyebutkan bahwa dirinya akan berhenti menjadi anggota DPRD pada tahun 2031. Pernyataan ini dilontarkan saat ia sedang dalam kondisi tidak sadar akibat pengaruh alkohol.

Pemanggilan Oleh Badan Kehormatan

Ketua BK DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram Salilama, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memanggil Wahyudin Moridu pada Jumat malam. Ia mengatakan bahwa Wahyudin mengaku tidak sadar ketika mengucapkan pernyataan tersebut karena dalam keadaan mabuk.

“Sejak malam sampai besok pagi ke bandara (Djalaluddin Gorontalo), masih kondisi tidak sadar, artinya dalam keadaan mabuk,” jelas Fikram dalam konferensi pers.

Menurut Fikram, aturan melarang BK mengungkap hasil pemeriksaan, namun kali ini diungkap atas persetujuan Wahyudin. “Intinya yang bersangkutan menyampaikan bahwa dia dalam keadaan tidak sadar dan dia tidak mengetahui itu divideo (rekam),” tambahnya.

Waktu Kejadian dan Kebijakan DPRD

Fikram juga mengungkap bahwa peristiwa dalam video viral itu terjadi pada Juni 2025. Ia menegaskan bahwa kemungkinan perjalanan dinas dilakukan pada bulan tersebut karena DPRD tidak melakukan perjalanan dinas pada September.

“Dia sampaikan bulan Juni,” tegasnya. Pihak BK kini sedang melakukan verifikasi lebih lanjut dengan komisi I dan pimpinan dewan untuk memastikan apakah perjalanan tersebut merupakan bagian dari tugas resmi.

Identitas Wanita dalam Video

Perempuan dalam video bersama Wahyudin sekaligus perekam diketahui berinisial FT. Menurut pengakuan Wahyudin, FT bukanlah istri sahnya, melainkan diduga selingkuhan. Ia menyebut perjalanannya tersebut bersama ‘hugel’ yang merupakan singkatan hubungan gelap.

Fikram menyebut bahwa BK akan segera bersidang dan hasilnya akan dibawa ke sidang paripurna pekan depan. Ia juga mengatakan bahwa kemungkinan besar akan mengundang perempuan tersebut untuk dimintai klarifikasi.

Permintaan Maaf dan Konsekuensi

Setelah videonya viral, Wahyudin Moridu menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Gorontalo. Ia membuat video dan mengunggahnya di akun Instagram @wahyumoridu sembari didampingi sang istri.

“Saya Wahyudin Moridu, anggota DPRD provinsi Gorontalo di sini didampingi istri saya Megawati dengan ini atas nama pribadi dan keluarga saya memohon maaf atas video yang telah diviralkan di media TikTok beberapa waktu lalu,” buka Wahyudin.

Ia mengaku tak berniat melecehkan atau menyinggung masyarakat. “Semua ini murni kesalahan saya bapak ibu sekalian. Dan atas kejadian ini dari hati yang paling dalam saya memohon maaf pada bapak ibu sekalian.”

Wahyudin mengaku siap menerima apapun konsekuensi dari pihak pemerintah atau partai atas perbuatan atau ucapan dalam video yang viral tersebut.

Profil Singkat Wahyudin Moridu

Wahyudin Moridu lahir di Desa Kota Raja, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo pada tahun 1995. Saat ini, ia berusia 30 tahun dan menjadi legislator termuda di DPRD Provinsi Gorontalo.

Ia merupakan putra dari orang tua yang juga pernah duduk di kursi DPRD Kabupaten Boalemo, menandakan latar belakang keluarga yang berpengalaman di dunia politik. Jejak karier politik Wahyudin dimulai di DPRD Kabupaten Boalemo.

Setelah mengabdi di tingkat kabupaten, Wahyudin melanjutkan kariernya di DPRD Provinsi Gorontalo periode 2024–2029 dan saat ini tergabung di Komisi I, yang membidangi hukum dan pemerintahan. Komisi ini memiliki tanggung jawab melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan daerah, kebijakan pemerintahan, serta administrasi publik di tingkat provinsi.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi 12 Hari, Polres Gresik Tangkap 39 Tersangka Narkoba

    Operasi 12 Hari, Polres Gresik Tangkap 39 Tersangka Narkoba

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 220
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Gresik kembali melakukan terobosan dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya dengan melaksanakan operasi intensif selama 12 hari. Operasi tersebut berhasil menangkap 39 orang yang diduga sebagai pengedar narkoba. Operasi bertajuk Tumpas Narkoba Semeru 2024, yang berlangsung dari 11 hingga 22 September 2024, telah mengungkap sejumlah kasus penting di berbagai wilayah. Wakapolres […]

  • Prakiraan Cuaca Wilayah Surabaya

    Prakiraan Cuaca Jawa Timur Pada Sabtu 3 Januari 2026, Sidoarjo Kediri Berawan, Surabaya Kota Batu Hujan Ringan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 75
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Cuaca ekstrem di Jawa Timur pada awal tahun 2026 menjadi perhatian masyarakat setempat. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah di Jawa Timur mengalami hujan ringan sementara beberapa lainnya hanya berawan. Prediksi ini menunjukkan bahwa masyarakat perlu tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang bisa berubah secara mendadak. Wilayah yang Dipengaruhi […]

  • Kisah Teddy Indra Wijaya, Dari Ajudan Setia Menuju Jantung Pemerintahan

    Kisah Teddy Indra Wijaya, Dari Ajudan Setia Menuju Jantung Pemerintahan

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 201
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ditengah hiruk pikuk pengumuman Kabinet Merah Putih, sebuah nama baru muncul dan menarik perhatian publik. Teddy Indra Wijaya, yang akrab disapa Mayor Teddy, kini mengemban tugas baru sebagai Sekretaris Kabinet. Sosok yang selama ini dikenal sebagai ajudan setia Prabowo Subianto, kini melangkah maju ke jantung pemerintahan. Perjalanan karier Teddy, yang penuh dedikasi dan […]

  • Perceraian di Lamongan Pengadilan Agama Surabaya

    Fenomena Perceraian di Pengadilan Agama Surabaya, 6.080 Permohonan Sepanjang 2025

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pengadilan Agama (PA) Surabaya mencatat sejumlah besar permohonan perceraian selama tahun 2025. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total sekitar 6.080 perkara yang diterima. Angka ini menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dalam jumlah perceraian di kota tersebut. Dominasi Gugatan Cerai dari Pihak Perempuan Dari total perkara perceraian, sebagian besar berasal dari pihak perempuan. […]

  • Formappi Dorong Evaluasi Seluruh Tunjangan Anggota DPR, Bukan Hanya Perumahan

    Formappi Dorong Evaluasi Seluruh Tunjangan Anggota DPR, Bukan Hanya Perumahan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Peneliti Sebut Penghapusan Tunjangan Perumahan DPR RI Hanya Langkah Awal DIAGRAMKOTA.COM – Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus, menyambut baik penghapusan tunjangan perumahan sebesar Rp 50 juta per bulan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Namun, ia menilai bahwa langkah tersebut masih belum cukup untuk menciptakan sistem tunjangan yang lebih transparan dan efisien. […]

  • Dibuka Rekeningnya, Ahmad Muhdlor Tetap Dituntut 6,4 Tahun Penjara oleh KPK

    Dibuka Rekeningnya, Ahmad Muhdlor Tetap Dituntut 6,4 Tahun Penjara oleh KPK

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengabulkan permohonan pembukaan rekening milik terdakwa Bupati nonaktif Sidoarjo, Ahmad Muhdlor. Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Senin (9/12/2024), Jaksa KPK Andre Lesmana memastikan bahwa rekening tersebut tidak terkait dengan pengembangan kasus dugaan pemotongan insentif ASN Badan Pendapatan Daerah (BPPD) atau kasus lainnya. “Tidak keberatan, Majelis. […]

expand_less