Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Peringatan Kudatuli 1996, ProMeg Soroti Peran Penting Megawati dalam Menjaga Konstitusi

Peringatan Kudatuli 1996, ProMeg Soroti Peran Penting Megawati dalam Menjaga Konstitusi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

A0494D43 28CB 48D9 B99C 3D2337B9B655DIAGRAMKOTA.COM – Para aktifis Pro-Mega (ProMeg) se Jawa Timur berkumpul di kampus Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, untuk memperingati peristiwa Kudatuli (Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli) 1996.

Acara tersebut di warnai kegiatan diskusi yang menghadirkan sejumlah narasumber. Hadir dalam acara tersebut diantaranya Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan Pusat DPP PDIP Andi Widjayanto, serta para politisi senior seperti Wali Kota Surabaya periode 2002-2005 Bambang dan 2005-2010 Bambang DH, dan Saleh Ismail Mukadar.

Andi Widjayanto mengatakan bahwa Surabaya menjadi tonggak gerakan Reformasi 1998.

“Tempat berlangsungnya KLB (Konggres Luar Biasa) PDI 1993 yang mengukuhkan Bu Mega itu di Surabaya. Sebagai tandingan konggres PDI di Medan yang dicampuri pemerintah. Moment itu merupakan embrio gerakan reformasi melawan Orde Baru,” ujarnya.

Lebih lanjut Andi Widjayanto mengatakan, Surabaya memiliki sejarah panjang sebagai dapur nasionalisme.

Sementara itu Sekretaris acara Focus Group Diskusi ProMeg, Baktiono mengatakan, aktifis ProMeg adalah pelaku sejarah rangkaian peristiwa Kudatuli 1996.

“Meski diantara mereka sudah sepuh-sepuh usianya. Tapi semangatnya masih tetap membara. Walaupun ProMeg ini ya seperti tanpa bentuk tapi ada orangnya,” ujarnya.

Lebih lanjut kata Baktiono, ProMeg bukan organisasi, atau ormas, bukan juga parpol. Tapi mendukung sepenuhnya Megawati Sukarno Putri untuk menjadi ketua umum PDI waktu itu.

“Dan ProMeg ini adalah cikal bakalnya yaitu sampai tragedi 27 Juli. ProMeg ini juga cikal bakal reformasi. Jadi, ProMeg ini jadi suatu sumber pergerakan rakyat. Mereka dari mana pun, dari organisasi mana pun,” jelasnya.

Baktiono juga menyebut kalau Gus Ipul yang sekarang menjabat Menteri Sosial dan pernah menjadi Wakil Gubernur Jatim juga ProMeg, yang turut hadir saat KLB PDI 1993 di Asrama Haji Sukolilo mendukung Megawati.

Legislator DPRD Surabaya dari PDIP ini menegaskan, bagi aktifis ProMeg persoalan Ideologi selesai bagi mereka. Dukungan tetap tidak berubah.

“Jabatan apapun ProMeg sudah tidak menginginkan itu karena mereka sejatinya mendukung Ibu Megawati bukan untuk suatu jabatan pribadi. Tapi melihat simbol sosok Ibu Megawati mereka adalah penegak konstitusi. Ibu Megawati dianggap penegak konstitusi dan bisa menjaga negeri ini dan juga penjaga pilar-pilar Pancasila,” tegasnya.

Baktiono mendukung gagasan menjadikan Surabaya sebagai epicentrum gerakan ProMeg di pertemun selanjutnya.

“Surabaya memang episentrum pergerakan politik sejak zaman penjajahan. Bung Karno dilahirkan di Surabaya. Pancasila juga termasuk dalam pemikiran dan gagasan yang di Surabaya.

KLB Sukolilo tahun 1993 di Surabaya. Kala itu ketua umum pertama Ibu Megawati dan pergerakan juga banyak yang dari Surabaya selain di daerah Jakarta. Jakarta 27 Juli Sabtu 1996. Surabaya Minggu 28 Juli 1996 di Jalan Pandegiling,” pungkasnya.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bimteknas PKS: Satukan Visi, Perkuat Loyalitas Wakil Rakyat

    Bimteknas PKS: Satukan Visi, Perkuat Loyalitas Wakil Rakyat

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 327
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Konsolidasi Nasional dan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) untuk seluruh pimpinan dan anggota fraksi PKS dari berbagai tingkatan legislatif se-Indonesia. Acara yang berlangsung pada 28–30 April 2025 di Hotel Bidakara, Jakarta, ini diikuti oleh 1.583 anggota legislatif PKS dan menjadi momen penting dalam memperkuat solidaritas serta kapasitas wakil rakyat […]

  • Dapat remisi Natal, hukuman suami Sandra Dewi berkurang

    Dapat remisi Natal, hukuman suami Sandra Dewi berkurang

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 107
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan mengonfirmasi bahwa suami Sandra Dewi, Harvey Moeis memperoleh remisi Natal. Terpidana perkara korupsi tata kelola timah itu mendapat pengurangan masa hukuman selama sebulan. “Iya (remisi) satu bulan,” kata Kepala Subdirektorat Kerja Sama Pemasyarakatan Ditjen Pemasyarakatan, Rika Aprianti saat dikonfirmasi DIAGRAMKOTA.COMpada Kamis (25/12/2025). Ditjen Pemasyarakatan mengklaim Harvey Moeis memenuhi syarat […]

  • Pergerakan Rupiah Hari Ini: Kurs Terbaru 21 November 2025 dan Faktor Pasar

    Pergerakan Rupiah Hari Ini: Kurs Terbaru 21 November 2025 dan Faktor Pasar

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 118
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COMĀ – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Jumat, 21 November 2025 bergerak dalam fase yang cukup dinamis dengan kecenderungan melemah di rentang Rp16.730 hingga Rp16.790 sesuai proyeksi analis pasar. Perdagangan pada hari sebelumnya mencatat rupiah sempat menguat tipis sebesar 0,17 persen dan menutup sesi pada posisi Rp16.736 per dolar AS berdasarkan data Bloomberg yang […]

  • Keren! Dosen Undika Hadirkan Budikdamber Pintar, Pelihara Ikan Tanpa Ribet

    Keren! Dosen Undika Hadirkan Budikdamber Pintar, Pelihara Ikan Tanpa Ribet

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 174
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemanfaatan teknologi terus membuka peluang bagi masyarakat desa untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan. Hal itu tampak dari inovasi Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) berbasis Internet of Things (IoT) yang dikenalkan oleh Weny Indah Kusumawati, dosen Teknik Komputer Universitas Dinamika (Undika), kepada warga Desa Sidorame, Gunungan, Kecamatan Dawar Blandong, Mojokerto. Lewat program pemberdayaan masyarakat yang […]

  • “Anak Rantau” yang Legendaris di Surabaya | Menjelajahi Kuliner Khas Surabaya

    “Anak Rantau” yang Legendaris di Surabaya | Menjelajahi Kuliner Khas Surabaya

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 234
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jika di seri pertama kita telah menjelajahi kuliner “asli arek Suroboyo”, kali ini mari mengenal kisah lain: kuliner “anak rantau”. Ya, ternyata banyak makanan yang berasal dari kota lain, namun justru menemukan “rumah” dan kepopulerannya di Surabaya. Mereka bukan sekadar pengunjung, tetapi telah berubah menjadi bagian dari ciri khas kuliner Kota Pahlawan. Pendatang […]

  • Endipat Wijaya vs Ferry Irwandi

    Endipat Wijaya vs Ferry Irwandi: Membangun Kolaborasi, Bukan Persaingan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Membangun Kolaborasi, Bukan Kompetisi DIAGRAMKOTA.COM – Dalam situasi krisis seperti banjir besar yang melanda Sumatera pada akhir 2025, muncul perdebatan mengenai bagaimana bantuan diberikan dan diakui. Fenomena ini menunjukkan perbedaan pendekatan antara pemerintah dan masyarakat sipil. Dalam konteks ini, dua tokoh utama yaitu Ferry Irwandi dan Endipat Wijaya menjadi pusat perhatian. Ferry Irwandi berhasil mengumpulkan […]

expand_less