Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Pansus DPRD Surabaya Kunjungi Kendal, Pelajari Model Hunian Murah Untuk Warga MBR

Pansus DPRD Surabaya Kunjungi Kendal, Pelajari Model Hunian Murah Untuk Warga MBR

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM — Panitia Khusus (Pansus) Raperda Hunian Layak DPRD Kota Surabaya melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (3/7/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya benchmarking untuk mencari referensi penerapan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Surabaya.

Dalam agenda tersebut, rombongan pansus meninjau langsung Perumahan Bumi Svarga Asri (BSA) yang berlokasi di Desa Margosari, Kecamatan Limbangan, Kendal. Kawasan hunian seluas 4,2 hektare ini menjadi salah satu contoh nyata penyediaan rumah murah berbasis konsep rumah hijau untuk warga MBR.

“Perumahan BSA ini berdiri di atas lahan 4,2 hektare dengan total 386 unit rumah. Ini yang kami pelajari, apakah akan ada tahap-tahap berikutnya dengan konsep serupa,” ujar Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko.

Rumah di kawasan BSA memiliki tipe 36 dengan luas lahan 60 meter persegi, menyasar warga berpenghasilan rendah, termasuk para guru. Model prioritas bagi profesi guru ini dinilai sebagai langkah positif yang bisa menjadi contoh di Surabaya.

“Luar biasa, pemerintah Kendal memprioritaskan para guru untuk mendapatkan rumah di BSA. Ini akan kami adopsi sebagai bahan masukan bagi pemerintah Kota Surabaya,” ujar Cak YeBe sapaan lekatnya.

Menurut pansus, pemerintah daerah perlu memiliki grand design penyediaan rumah murah untuk MBR, lengkap dengan target capaian dan rentang waktu yang jelas. Hal ini penting agar upaya mengatasi backlog perumahan bisa terukur dan terencana.

“Kami ingin tahu, berapa target ribuan unit rumah yang ingin disediakan pemerintah Kendal untuk MBR dalam beberapa tahun ke depan. Kalau Kendal bisa, Surabaya tentu tidak ada alasan untuk kesulitan,” tegas politisi Gerindra ini.

Dalam diskusi bersama jajaran Pemkab Kendal, Disperkim Kendal, Kantor Pertanahan Kendal, Dinas PUPR Kendal, serta pengembang PT Asattu, pansus mendapat penjelasan detail soal model perumahan MBR di Kendal. Selain rumah tapak, kawasan BSA juga dilengkapi dua blok rumah susun sederhana milik (rusunami) dan sembilan unit ruko.

Seluruh kawasan BSA berdiri di atas lahan seluas 4,2 hektare milik Bank Tanah Negara di bawah pengelolaan ATR-BPN. Rumah-rumah di sini dirancang ramah lingkungan dengan konsep rumah hijau.

Pansus juga mewawancarai salah satu penghuni perumahan, Tusyani, yang berprofesi sebagai tukang bangunan. Dia merupakan penerima manfaat program rumah MBR dengan skema pembayaran yang terjangkau.

“Total Down Payment saya Rp5 juta, angsurannya Rp1.060.000 per bulan dengan tenor 240 bulan,” ujar Tusyani.

Ketua Pansus Raperda Hunian Layak, Mohammad Saifuddin juga mengungkap ketersediaan lahan di Surabaya, khususnya di wilayah barat dan timur. Dia menilai pola pembangunan harus disesuaikan dengan karakteristik tanah masing-masing.

“Surabaya punya lahan di barat dan timur, meski kontur lahannya berbeda. Di timur, pembangunan vertical housing masih sangat mungkin,” ujarnya.

Berdasarkan data, Kendal menargetkan penyediaan 3.400 unit rumah bagi MBR dari total 34.000 MBR yang ada di daerah tersebut. Skema yang diterapkan di BSA dianggap sebagai salah satu model yang efektif karena memanfaatkan lahan Bank Tanah Negara milik ATR/BPN.

Pansus DPRD Surabaya berharap hasil kunjungan kerja ini dapat memperkaya materi penyusunan Raperda Hunian Layak, khususnya untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah bagi warga MBR di Kota Pahlawan.

“Hasil kunjungan ini akan menjadi bahan penyusunan Raperda Hunian Layak Surabaya agar lebih adaptif, mengutamakan kebutuhan warga MBR, serta memperhatikan keberlanjutan konsep hunian yang ramah lingkungan,” pungkas politisi Demokrat ini.(*)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pantau Misa Natal 2025, Wali Kota Eri Cahyadi Berdoa untuk Keselamatan Surabaya dan Korban Bencana Sumatera

    Pantau Misa Natal 2025, Wali Kota Eri Cahyadi Berdoa untuk Keselamatan Surabaya dan Korban Bencana Sumatera

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Error: Gagal memanggil AI setelah 3 kali percobaan. Error terakhir: (‘Connection aborted.’, ConnectionResetError(10054, ‘An existing connection was forcibly closed by the remote host’, None, 10054, None))

  • Prediksi Skor Laga Klasik PSM Makassar vs Persebaya Surabaya

    Prediksi Skor Laga Klasik PSM Makassar vs Persebaya Surabaya di Super League Kick Off 19.00 WIB

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga klasik antara PSM Makassar dan Persebaya Surabaya akan digelar dalam pertandingan tunda Super League. Duel ini menjadi salah satu laga yang paling dinantikan oleh para penggemar sepak bola di Indonesia. Pertandingan akan berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Sabtu (6/12/2025) pukul 19.00 WIB. Lokasi dan Sejarah Stadion Gelora BJ Habibie Stadion […]

  • Warisan Kuliner Ponorogo yang Bertahan Selama Lima Generasi

    Warisan Kuliner Ponorogo yang Bertahan Selama Lima Generasi

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Serabi Kerun Ayu di Ponorogo tidak hanya menjadi hidangan tradisional, tetapi juga simbol keberlanjutan budaya dan penghargaan terhadap resep turun-temurun. Dengan aroma kayu bakar yang khas dan rasa gurih yang konsisten, makanan ini telah bertahan selama lima generasi, mengukir sejarah lewat setiap suapan. Tradisi yang Diwariskan Secara Turun-Temurun Pembuatan Serabi Kerun Ayu dilakukan […]

  • Polri Prihatin Tragedi NTT, Wakapolri Perintahkan Jajaran Turun Langsung Kawal Program Apbn 2026 Agar Bantuan Tepat Sasaran

    Polri Prihatin Tragedi NTT, Wakapolri Perintahkan Jajaran Turun Langsung Kawal Program Apbn 2026 Agar Bantuan Tepat Sasaran

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tragis yang terjadi di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, di mana seorang anak diduga mengakhiri hidupnya karena tekanan ekonomi keluarga dan tidak mampu membeli alat tulis sekolah. Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi di NTT dan menegaskan […]

  • Jadwal dan Informasi Pelayaran Kapal Rute Lombok-Banyuwangi Tahun 2026

    Jadwal dan Informasi Pelayaran Kapal Rute Lombok-Banyuwangi Tahun 2026

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelayaran laut antara Lombok dan Banyuwangi menjadi salah satu jalur transportasi penting yang menghubungkan wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan Jawa Timur. Pada Minggu, 1 Februari 2026, terdapat beberapa jadwal keberangkatan kapal yang dilayani oleh perusahaan pelayaran PT. Atosim Lampung Pelayaran (ALP). Berikut informasi lengkap mengenai rute, jam keberangkatan, serta harga tiket yang bisa menjadi […]

  • Gubernur Jabar KDM dan KPK Bermitra Lindungi Aset Negara PTPN I

    Gubernur Jabar KDM dan KPK Bermitra Lindungi Aset Negara PTPN I

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 77
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang dikenal dengan KDM, menjalin kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam upaya melindungi tanah-tanah milik negara dari tindakan perusakan. Beberapa lahan milik negara, seperti perkebunan yang dimiliki oleh PTPN I, diamankan agar tidak diambil alih oleh pihak lain, serta dilakukan pengamanan terhadap lingkungan dari aktivitas […]

expand_less