Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Kejari Sidoarjo Tahan Eks Pejabat Terkait Dugaan Korupsi Pengelolaan Rusunawa Tambaksawah

Kejari Sidoarjo Tahan Eks Pejabat Terkait Dugaan Korupsi Pengelolaan Rusunawa Tambaksawah

  • account_circle Adis
  • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo kembali mengambil langkah tegas dalam penanganan perkara korupsi. Kali ini, empat mantan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tambaksawah, Waru.

Kasus yang diselidiki ini melibatkan dugaan penyimpangan selama lebih dari satu dekade, yakni sejak 2008 hingga 2022, dengan potensi kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp 9,75 miliar.

Dari keempat tersangka, dua orang langsung ditahan oleh tim penyidik pidana khusus Kejari Sidoarjo. Mereka diketahui merupakan mantan Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (P2CKTR) Sidoarjo.

“Hari ini kami tetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka adalah para kepala satuan kerja (satker) atau kepala dinas P2CKTR dari tahun 2006 hingga 2022,” ujar Kasipidsus Kejari Sidoarjo, Jhon Franky Yanafia Ariandi, mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo Roy Rovalino Herudiansyah, Selasa malam (22/7/2025).

Empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka masing-masing berinisial S, DP, ABT, dan HS. Dua dari mereka diketahui masih menduduki jabatan aktif di lingkungan Pemkab Sidoarjo, termasuk DP yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan.

Menurut Franky, para tersangka dinilai gagal melaksanakan tugas mereka sebagai pengguna barang sesuai regulasi yang mengatur pengelolaan aset milik daerah. Akibatnya, penerimaan daerah dari pengelolaan Rusunawa mengalami kebocoran dan tidak tercatat dengan semestinya.

“Fungsi pengawasan, pembinaan, dan pengendalian tidak dilakukan dengan semestinya. Ini melanggar Permendagri 152/2004 dan Permendagri 19/2016. Kerugian negara mencapai Rp 9,75 miliar sejak 2008 hingga 2022,” tegas Franky.

Dari keempat tersangka, hanya tiga yang hadir untuk menjalani pemeriksaan hari ini. ABT tidak dilakukan penahanan lantaran alasan kesehatan. Ia dikabarkan menderita sejumlah penyakit serius seperti pembengkakan jantung, jantung koroner, serta adanya cairan di paru-paru, dan oleh karena itu hanya dikenakan status tahanan kota.

Sementara tersangka HS, yang diketahui menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sidoarjo, belum memenuhi panggilan penyidik karena sedang dirawat di RSUD Sidoarjo usai mengalami kecelakaan.

“HS dan DP ini masih aktif menjabat. Kami tetap objektif dan profesional,” tambah Franky.

Keempat tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 KUHP tentang penyalahgunaan wewenang yang merugikan keuangan negara.(DK/Ais)

  • Penulis: Adis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tenda Ilegal Dibiarkan, MAKI Jatim Bakal ‘Geruduk’ Satpol PP Surabaya

    Tenda Ilegal Dibiarkan, MAKI Jatim Bakal ‘Geruduk’ Satpol PP Surabaya

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 404
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Empat hari sudah tenda penggalangan massa milik Cak Sholeh berdiri di pelataran Taman Apsari, Surabaya. Namun hingga Minggu (24/8/2025), belum ada langkah penertiban dari Satpol PP. Kondisi ini menuai kritik tajam dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur yang menilai Pemkot Surabaya melakukan pembiaran terhadap pelanggaran Perda No 2 Tahun 2020. Ketua […]

  • Pantai Porto, Ikan Badut

    Kejadian Langka di Pantai Porto: Wanita Terluka Akibat Gigitan Ikan Badut

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 47
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah kejadian yang tidak biasa terjadi di kawasan wisata alam Indonesia, khususnya di kawasan pulau Fernando de Noronha. Seorang wanita mengalami luka akibat gigitan ikan badut saat sedang beraktivitas snorkeling. Meski kondisinya tidak parah, insiden ini memicu perhatian publik terhadap interaksi manusia dengan satwa laut. Penjelasan Awal dari Kecelakaan Kejadian tersebut terjadi pada hari […]

  • Spektakuler “Solo Urban Fashion” Perpaduan Seni, Kreativitas, dan Identitas Kota Solo

    Spektakuler “Solo Urban Fashion” Perpaduan Seni, Kreativitas, dan Identitas Kota Solo

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 286
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kota Solo siap menyelenggarakan event fashion spektakuler, “Solo Urban Fashion,” yang berlangsung pada 22 – 24 November 2024 di Bale Pangenggar, Taman Balekambang. Pagelaran ini akan dimulai setiap pukul 19.00 WIB, menghadirkan keunikan perpaduan antara keindahan taman kota yang bersejarah dan sentuhan modernitas fashion urban. Untuk pertama kalinya, lokasi ikonik ini digunakan sebagai […]

  • Tiga Bintang K-pop Masuk Wamil November 2025

    Tiga Bintang K-pop Masuk Wamil November 2025

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Artis Korea yang Masuk Wamil pada November 2025 DIAGRAMKOTA.COM – Korea Selatan memiliki aturan khusus dalam penerapan sistem wamil bagi warga negaranya. Bagi para artis, biasanya mereka memilih untuk mendaftar wamil ketika usianya mendekati batas ketentuan agar bisa memaksimalkan aktivitas di industri hiburan. Batas usia untuk mendaftar wamil berkisar antara 18 hingga 28 tahun. Baru-baru ini, […]

  • Komisi C DPRD Surabaya Achmad Nurdjayanto

    Politisi Golkar Sarankan Pemkot Bangun Bozem Vertikal Untuk Atasi Banjir

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 184
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Golkar, Achmad Nurdjayanto, S.Pd. angkat bicara terkait penanganan banjir yang kerap terjadi saat musim hujan. Ia mengatakan, ada solusi untuk mengantisipasi banjir salah satunya, bagaimana jika dibuatkan bozem vertikal. Karena selama ini yang ada hanya bozem horizontal, sehingga ketika musim hujan maka bozem inipun tak […]

  • Kuda Renggong Sumedang: Tari Tradisi yang Menggugah Jiwa

    Kuda Renggong Sumedang: Tari Tradisi yang Menggugah Jiwa

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sejarah dan Makna Kuda Renggong sebagai Ikon Budaya Sumedang DIAGRAMKOTA.COM – Kuda Renggong adalah salah satu warisan budaya yang menjadi ciri khas Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Seni ini menghadirkan kuda yang bergerak menari mengikuti irama musik tradisional, lengkap dengan hiasan yang mencolok dan indah. Tidak hanya sebagai bentuk hiburan, Kuda Renggong juga merepresentasikan nilai-nilai kearifan lokal […]

expand_less