Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » Antara Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Pemakzulan Wapres Gibran

Antara Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Pemakzulan Wapres Gibran

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
  • comment 0 komentar

Maka ketika Presiden Jokowi mulai mengkondisikan anak, menantu, dan jaringan keluarganya dalam berbagai posisi strategis, gelombang kemarahan publik pun meletus. Puncaknya terjadi saat putranya, Gibran Rakabuming Raka, yang belum memenuhi syarat usia, tetap maju sebagai calon wakil presiden dalam Pilpres 2024 melalui perubahan kontroversial terhadap ketentuan konstitusi.

Begitu pula dengan menantunya, Bobby Nasution, yang maju dalam Pilkada Sumatera Utara 2024, serta anak sulungnya, Kaesang Pangarep, yang tiba-tiba muncul sebagai Ketua Umum partai politik meski tanpa rekam jejak politik yang jelas. Baik anak maupun menantu Jokowi tidak melalui proses panjang aktivisme atau perjuangan publik. Namun, keduanya melaju mulus ke panggung kekuasaan, seakan tanpa hambatan berarti.

Gelombang perlawanan terhadap praktik politik dinasti ini datang dari mahasiswa, kelompok masyarakat sipil, hingga partai besar seperti PDI Perjuangan. Namun, semua itu tak mampu menghentikan laju kekuasaan yang telah dikondisikan dengan rapi.

Badai perlawanan memang menerpa Presiden, namun kapal kekuasaan tetap berlayar tenang—terlihat indah di permukaan, tetapi menyisakan luka dalam pada dasar demokrasi yang semakin tergerus.

Antara Soe dan Gibran

Dalam dunia politik modern, ukuran kepemimpinan tak lagi hanya dilihat dari keberhasilan membangun jalan atau menurunkan angka kemiskinan. Cara seorang pemimpin memperlakukan keluarganya dalam lingkar kekuasaan juga jadi sorotan penting. Apakah keluarga dijaga agar tidak ikut campur? Atau justru dimasukkan ke dalam panggung utama politik?

Ada contoh menarik menjadi perbandingan sensitivitas publik dan penegakan hukum yang sangat kontras antara Indonesia dan Korea Selatan.

Di Indonesia, publik ramai membicarakan kemunculan Gibran Rakabuming Raka, putra dari Presiden yang sedang berkuasa, Jokowi, maju sebagai calon wakil presiden di Pilpres 2024. Gibran sempat terkendala usia minimum yang disyaratkan undang-undang.

Namun, Mahkamah Konstitusi (MK) kemudian memutuskan perubahan syarat usia minimal calon presiden dan wakil presiden, sehingga Gibran pun melenggang ke bursa Pilpres 2024. Banyak pihak menilai perubahan itu sarat dengan konflik kepentingan—terutama karena hubungan kekeluargaan antara Gibran dan Ketua MK saat itu, Anwar Usman, yang merupakan pamannya sendiri.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Jember

    Peningkatan Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan di Tingkat Desa

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 200
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan di tingkat desa. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan dan pembekalan kepada para operator desa. Pelatihan untuk Operator Desa di Kecamatan Panti Pada Senin, 27 Oktober 2025, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jember menggelar pelatihan bagi operator desa di […]

  • Polres Mojokerto Gelar Bhayangkara Fun Run, Meriahkan Wisata Trawas

    Polres Mojokerto Gelar Bhayangkara Fun Run, Meriahkan Wisata Trawas

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 118
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ribuan peserta antusias mengikuti Bhayangkara Fun Run 7,8 Km yang diadakan oleh Polres Mojokerto Polda Jatim di kawasan wisata Trawas pada Minggu, 30 Juni 2024. Acara ini merupakan bagian dari peringatan HUT Bhayangkara ke-78 dan bertujuan menggabungkan olahraga dengan promosi pariwisata lokal. Sejak pagi hari, peserta dari berbagai latar belakang dan usia, termasuk […]

  • Perubahan Besar di Pasar Memori Komputer Akibat Keputusan Micron, Pasar RAM PC Kian Langka

    Perubahan Besar di Pasar Memori Komputer Akibat Keputusan Micron, Pasar RAM PC Kian Langka

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perusahaan teknologi ternama, Micron, mengumumkan keputusan besar yang akan berdampak signifikan pada pasar komponen komputer. Merek Crucial, yang selama ini dikenal sebagai penyedia SSD dan RAM berkualitas dengan harga terjangkau, resmi dihentikan operasinya. Keputusan ini menandai pergeseran strategi dari produsen memori global tersebut. Alasan di Balik Penghentian Merek Crucial Micron menyatakan bahwa penghentian merek […]

  • Persebaya Surabaya dan Arema FC saling sikut! Berebut anak emas Bernardo Tavares senilai Rp 6,08 miliar!

    Persebaya Surabaya dan Arema FC saling sikut! Berebut anak emas Bernardo Tavares senilai Rp 6,08 miliar!

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 74
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Persebaya Surabaya dan Arema FC kembali berada dalam pusaran rivalitas panas yang tak terduga di bursa transfer Super League 2025/2026. Kali ini, keduanya saling sikut demi mengamankan anak emas Bernardo Tavares bernilai Rp 6,08 miliar. Nama yang diperebutkan bukan pemain sembarangan karena statusnya sebagai pilar penting PSM Makassar musim ini. Sosok itu adalah […]

  • Reses Idelogi Kerakyatan, Buleks Sampaikan Pentingnya Pemahaman Ideologi Selaras Dengan Nilai Pancasila

    Reses Idelogi Kerakyatan, Buleks Sampaikan Pentingnya Pemahaman Ideologi Selaras Dengan Nilai Pancasila

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat, dihadiri oleh Ketua PAC Kecamatan Krembangan, Wakil Ketua DPC Bidang Organisasi Purwadi dan seluruh jajaran anggota dan Pengurus Anak Cabang (PAC) beserta pengurus partai yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Budi Leksono menekankan pentingnya pemahaman ideologi partai yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan perjuangan politik. Ia juga menyampaikan bahwa ideologi […]

  • Tidak Hanya ‘Anker’ yang Bahagia, KAI Tambah 30 KRL Baru, Menperin: Angin Segar bagi INKA

    Tidak Hanya ‘Anker’ yang Bahagia, KAI Tambah 30 KRL Baru, Menperin: Angin Segar bagi INKA

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 114
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyambut positif rencana PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menambah sebanyak 30 KRL baru dengan nilai Rp 5 triliun. Ia menganggap, rencana ini akan menjadi semangat baru bagi industri dalam negeri, khususnya PT Industri Kereta Api (INKA). Selain itu, Agus juga yakin bahwa perusahaan lokal mampu memenuhi kebutuhan PT […]

expand_less