Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » NASIONAL » Wamendikdasmen: Zonasi Berubah Jadi Domisili, SPMB Gunakan Empat Jalur Seleksi

Wamendikdasmen: Zonasi Berubah Jadi Domisili, SPMB Gunakan Empat Jalur Seleksi

  • account_circle Adis
  • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza, mengungkapkan adanya perubahan kebijakan dalam sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang menggantikan istilah “zonasi” dengan “domisili”. Perubahan ini bertujuan untuk memberikan fleksibilitas lebih bagi siswa dalam memilih sekolah dan memastikan pemerataan akses pendidikan.

IMG 20250211 134509 scaled

Wamendikdagsmen Fajar Riza, saat memberi kuliah umum di auditorium Umsida Selasa 11/02/2025.(Foto by : Achmad Adi)

Saat ditemui awak Diagramkota.com di Gedung Auditorium Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) Selasa (11/02/2025), Fajar Riza menjelaskan bahwa sistem domisili bukan sekadar perubahan istilah, tetapi juga penyempurnaan dari sistem zonasi yang sebelumnya diterapkan.

“Kami telah mengubah istilah zonasi menjadi domisili. Ini bukan hanya pergantian nama, tetapi ada penyempurnaan agar lebih adil dan fleksibel,” ujarnya.

Perbedaan utama antara sistem zonasi dan domisili terletak pada cakupan wilayah dan fleksibilitas penerimaan siswa. Jika sistem zonasi sebelumnya membatasi siswa hanya berdasarkan jarak tempat tinggal yang sangat ketat, sistem domisili memberikan kelonggaran dengan mempertimbangkan faktor lain.

“Domisili adalah salah satu dari empat jalur utama dalam PPDB yang saat ini juga di rubah menjadi SPMB, bersama afirmasi, prestasi, dan mutasi. Untuk jenjang SMA, sistem ini akan menerapkan konsep rayonisasi, yang memungkinkan siswa mendaftar ke sekolah di luar kabupaten, bahkan lintas provinsi,” jelasnya lebih lanjut.

Untuk jenjang SD dan SMP, kebijakan domisili masih mempertahankan prinsip keterikatan pada wilayah tempat tinggal siswa, meskipun dengan beberapa penyesuaian dibandingkan sistem zonasi sebelumnya.

Dengan perubahan ini, pemerintah berharap sistem pendidikan menjadi lebih inklusif dan merata. Selain itu, fleksibilitas dalam memilih sekolah juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa untuk mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi mereka.(Di)

  • Penulis: Adis

Rekomendasi Untuk Anda

  • lumajang

    Penangkapan Truk Modifikasi Pengangkut Solar Subsidi di Lumajang

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah kendaraan truk yang dimodifikasi untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM) solar bersubsidi berhasil ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dipimpin langsung oleh Bupati Lumajang. Peristiwa ini terjadi pada Senin malam, 3 November 2025, di kawasan SPBU Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Modus Operasi dan Penangkapan Kendaraan dengan nomor polisi N 9407 UN ini […]

  • Permintaan Maaf Pengguna Facebook Atas Tuduhan Suap Polisi di Lumajang

    Permintaan Maaf Pengguna Facebook Atas Tuduhan Suap Polisi di Lumajang

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 111
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang wanita berinisial MS (21) dari Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, telah menyampaikan permintaan maaf atas unggahannya di Facebook yang menuduh Polisi menerima suap Rp 70 juta dalam menangani kasus pernikahan gadis 16 tahun tanpa wali. Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung kepada Kapolres Lumajang, AKBP Mohammad Zainul Rofik, di Mapolres Lumajang […]

  • Rakornas Percepatan Hilirisasi Komoditas Perkebunan Digelar di Kementerian Pertanian: Lampung Siap Jadi Penggerak

    Rakornas Percepatan Hilirisasi Komoditas Perkebunan Digelar di Kementerian Pertanian: Lampung Siap Jadi Penggerak

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Rakornas Percepatan Hilirisasi Komoditas Perkebunan DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas Perkebunan yang diselenggarakan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan. Acara ini berlangsung pada Senin (22/9/2025), dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Rakornas […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Buncitan Polsek Sedati Dorong Peran Warga Kelola Pekarangan Pangan Bergizi

    Bhabinkamtibmas Desa Buncitan Polsek Sedati Dorong Peran Warga Kelola Pekarangan Pangan Bergizi

    • calendar_month Sab, 7 Jun 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya mendukung program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang dicanangkan Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing untuk dukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Polsek Sedati melalui peran Bhabinkamtibmas Desa Buncitan, Aiptu Sulaiman, melaksanakan kegiatan monitoring dan motivasi pemanfaatan lahan pekarangan milik warga pada Sabtu (7/6/2025), di Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan […]

  • Polres Sumenep Gelar Semarak Mayday Fiesta 2025, Senam Bersama Satukan Buruh, Polisi, dan Pemangku Kepentingan

    Polres Sumenep Gelar Semarak Mayday Fiesta 2025, Senam Bersama Satukan Buruh, Polisi, dan Pemangku Kepentingan

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh setiap tanggal 1 Mei, Polres Sumenep Polda Jatim menggelar kegiatan bertajuk Mayday Fiesta pada Kamis pagi, 1 Mei 2025 di Lapangan Apel Tribrata Polres Sumenep. Kegiatan ini diisi dengan senam bersama sebagai simbol kebersamaan dan sinergi antara buruh, aparat kepolisian, serta berbagai pemangku kepentingan di […]

  • APBD Surabaya 2026 Rp12,6 Triliun: Angka Besar, Rakyat Dapat Apa?

    APBD Surabaya 2026 Rp12,6 Triliun: Angka Besar, Rakyat Dapat Apa?

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 331
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) untuk Kota Surabaya Tahun 2026 telah disepakati dengan total sebesar Rp12.62 triliun. Namun, di balik angka yang impresif ini, masyarakat perlu memperhatikan seberapa banyak dana tersebut benar-benar sampai ke warga. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa struktur anggaran tersebut telah disesuaikan dengan pengurangan Transfer ke […]

expand_less