Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Otoritas Jasa Keuangan Tegaskan SLIK Bukan Faktor Utama Penolakan Kredit

Otoritas Jasa Keuangan Tegaskan SLIK Bukan Faktor Utama Penolakan Kredit

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) bukan merupakan faktor utama dalam penolakan pemberian kredit.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menanggapi keluhan pengembang terkait penolakan kredit bagi masyarakat yang memiliki historis kredit tidak lancar dalam SLIK.

Mahendra menjelaskan bahwa SLIK hanya berfungsi sebagai alat untuk meminimalisir informasi asimetris dalam proses pemberian kredit dan pembiayaan. Dengan kata lain, SLIK membantu lembaga jasa keuangan dalam mengelola risiko dan memperlancar proses pemberian kredit.

Namun, Mahendra menekankan bahwa SLIK bukanlah satu-satunya faktor penentu dalam pemberian kredit. OJK tidak memiliki aturan yang melarang pemberian kredit kepada debitur dengan historis kredit non-lancar, termasuk untuk kredit dengan nominal kecil.

“Tidak terdapat ketentuan OJK yang melarang pemberian kredit atau pembiayaan untuk debitur yang memiliki kredit dengan kualitas non-lancar, termasuk apabila akan dilakukan penggabungan fasilitas kredit atau pembiayaan lain, khususnya untuk kredit dan pembiayaan dengan nominal kecil,” ujarnya, Selasa (14/1/2025).

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tiga juta rumah, OJK membuka kanal pengaduan khusus bagi nasabah yang kesulitan mengajukan KPR karena data SLIK. Kanal ini diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah terkait data SLIK yang terlambat atau tidak akurat.

“Termasuk kemungkinan laporan mengenai adanya surat keterangan lunas dari kredit pembiayaan di pelaku jasa keuangan lain yang mungkin datanya terlambat, dapat kami sampaikan bahwa kami membuka kanal pengaduan khusus pada kontak 157,” tandasnya.

Pernyataan OJK ini memberikan angin segar bagi masyarakat yang ingin mengajukan kredit, khususnya KPR. Meskipun memiliki historis kredit tidak lancar, masyarakat tetap berpeluang mendapatkan fasilitas kredit.

OJK juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung program perumahan nasional dengan menyediakan kanal pengaduan khusus untuk mengatasi masalah terkait data SLIK. (dk/ria)

  • Penulis: Arie Khauripan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Surabaya Tetapkan Strategi Pembangunan 2026 dengan Fokus pada Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial

    Pemkot Surabaya Tetapkan Strategi Pembangunan 2026 dengan Fokus pada Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menetapkan arah kebijakan pembangunan untuk tahun 2026. Dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sebesar Rp 12,755 triliun, Surabaya berkomitmen untuk melakukan akselerasi di berbagai sektor strategis, termasuk penguatan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemerataan kesejahteraan sosial. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menekankan bahwa seluruh program pembangunan […]

  • Kunjungan Ibas ke Pacitan: Fokus pada Pemerataan Infrastruktur dan Pelestarian Budaya

    Kunjungan Ibas ke Pacitan: Fokus pada Pemerataan Infrastruktur dan Pelestarian Budaya

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 83
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, melakukan kunjungan ke Desa Donorojo, Kecamatan Donorojo, Pacitan. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta memperkuat silaturahmi kebangsaan melalui tema ‘Rumah Layak, Keluarga Sejahtera’. Ibas menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya […]

  • Final Babak Kualifikasi PD 2026: Indonesia Kalah, Arab Saudi Lolos! Irak Jadi Juara Kedua

    Final Babak Kualifikasi PD 2026: Indonesia Kalah, Arab Saudi Lolos! Irak Jadi Juara Kedua

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Arab Saudi Melenggang ke Piala Dunia 2026 DIAGRAMKOTA.COM – Pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Arab Saudi berhasil melangkah ke putaran final setelah bermain imbang 0-0 melawan Irak di Stadion Abdullah Sport City Stadium, Jeddah, pada Rabu, 15 Oktober 2025. Hasil ini memastikan Arab Saudi menjadi juara grup sementara Irak harus puas sebagai runner-up. […]

  • Panen melon

    Gempolklutuk Siap Jadi Wisata Petik Melon, Mimik Idayana Apresiasi Panen Hidroponik Perdana

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 264
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, memberikan apresiasi atas keberhasilan panen perdana melon hidroponik di Desa Gempolklutuk, Kecamatan Tarik. Program pertanian modern ini dinilai sebagai langkah inovatif yang patut dijadikan contoh oleh desa-desa lain di Kabupaten Sidoarjo. “Alhamdulillah hari ini saya ada acara panen melon perdana. Setelah saya sidak langsung, teliti langsung, dan makan […]

  • Penyaluran Bansos PKH dan BPNT 2026: Perkembangan Terbaru dan Persiapan yang Dilakukan Pemerintah

    Penyaluran Bansos PKH dan BPNT 2026: Perkembangan Terbaru dan Persiapan yang Dilakukan Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 61
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia terus memperkuat sistem penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk memastikan distribusi yang lebih akurat dan efisien. Salah satu program utama yang akan segera berjalan adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyiapkan rencana penyaluran bansos mulai Februari 2026, dengan target penerima mencapai 18 juta keluarga. […]

  • Banggar DPR Setujui Tambahan Dana Transfer Daerah 43 Triliun Rupiah

    Banggar DPR Setujui Tambahan Dana Transfer Daerah 43 Triliun Rupiah

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Penambahan Dana Transfer ke Daerah dalam RAPBN 2026 DIAGRAMKOTA.COM – Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR) telah menyetujui peningkatan anggaran transfer ke daerah (TKD) untuk tahun 2026 sebesar Rp 43 triliun. Keputusan ini diumumkan dalam rapat pengambilan keputusan tingkat 1 rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2026. Dengan penambahan tersebut, total dana TKD yang […]

expand_less