Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Dispendikbud Sidoarjo Dorong Pendidikan Berkasih Sayang untuk Cegah Kasus Hukum pada Guru

Dispendikbud Sidoarjo Dorong Pendidikan Berkasih Sayang untuk Cegah Kasus Hukum pada Guru

  • account_circle Adis
  • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Diagramkota.comKasus hukum yang menjerat guru sering kali menyita perhatian publik, karena guru adalah sosok penting dalam membentuk karakter generasi muda. Sidoarjo juga tak luput dari masalah ini.

 

Pada 2016, Sambudi, seorang guru SMP di Sidoarjo, menghadapi kasus setelah dituduh mencubit seorang siswa berinisial SS. Cubitan itu, yang terjadi saat SS diduga tidak shalat berjamaah, berujung pada laporan orang tua murid ke Polsek Balongbendo, menyusul kabar bahwa SS mengalami memar.Kasus tersebut mencuri perhatian luas kala itu, dan menjadi peringatan bagi banyak pihak tentang cara mendidik.

 

Kini, agar kejadian serupa tidak terulang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo, Tirto Adi, menekankan pentingnya pendekatan penuh kasih dalam mendidik. “Guru harus menjadi panutan dalam kasih sayang dan keharmonisan,” ujarnya di Pendapa Delta Wibawa. Menurut Tirto, terdapat tiga hal yang mesti dihindari dalam mendidik: perilaku bullying, pelecehan seksual, dan sikap intoleransi.

 

“Bullying, baik fisik maupun psikis, sudah tidak boleh ada lagi di dunia pendidikan,” tegas Tirto. Dia mengingatkan bahwa dunia pendidikan harus mencerminkan ar-rahman dan ar-rahim, yaitu penuh kasih dan sayang terhadap anak didik. Pendekatan inilah yang ia harapkan akan menghindarkan guru dari perilaku yang bisa menyakiti siswa, baik secara fisik maupun mental.

 

Selain itu, Tirto menekankan agar guru menghindari tindakan atau ucapan yang dapat berpotensi dianggap sebagai pelecehan seksual dan tidak menunjukkan sikap intoleransi terhadap perbedaan. “Sikap intoleransi harus dihindari karena dapat memicu perpecahan. Kita perlu menciptakan suasana pendidikan yang harmonis dan inklusif,” tambahnya.

 

Dengan pendekatan penuh kasih dan pedoman ini, Tirto berharap dunia pendidikan di Sidoarjo akan semakin kondusif, aman, dan inklusif, di mana setiap siswa merasa dihargai dan dididik dengan penuh perhatian.(Dk/di)

  • Penulis: Adis

Rekomendasi Untuk Anda

  • LHKPN , KPK

    Kepatuhan LHKPN Tahun 2025 Mencapai 94,89 Persen, KPK Setor 60 Laporan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat tingkat kepatuhan penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sepanjang tahun 2025 mencapai 94,89 persen. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kesadaran para penyelenggara negara untuk memenuhi kewajiban pelaporan harta kekayaan. Hal ini menjadi bagian dari upaya pencegahan korupsi yang lebih efektif dan transparan. Pemeriksaan terhadap LHKPN dilakukan […]

  • Cara Menyusun Anggaran Keuangan Pribadi

    Cara Menyusun Anggaran Keuangan Pribadi

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 426
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Finance & Investment Jalan Menuju Kebebasan Finansial: Panduan Lengkap Menyusun Anggaran Keuangan Pribadi Apakah Anda sering merasa uang Anda entah ke mana, meskipun pendapatan bulanan tampak lumayan? Apakah mimpi memiliki tabungan darurat, membeli rumah, atau sekadar berlibur terasa jauh dari jangkauan? Jika ya, Anda tidak sendirian. Banyak orang merasa terjebak dalam lingkaran keuangan […]

  • Warga Indonesia di Boston Minta Pemerintah Tuntaskan 17+8

    Warga Indonesia di Boston Minta Pemerintah Tuntaskan 17+8

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Perayaan Solidaritas dan Tuntutan dari Diaspora Indonesia di Boston DIAGRAMKOTA.COM – Warga Indonesia yang tinggal di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, melakukan aksi solidaritas untuk menyuarakan aspirasi masyarakat Indonesia. Mereka menggelar diskusi di Boston City Hall sebagai bentuk respons terhadap sikap pemerintah yang dinilai tidak memenuhi berbagai tuntutan rakyat. Aksi ini juga menjadi wujud belasungkawa bagi korban-korban […]

  • Pemkot Surabaya, ASN, Transportasi Umum

    Kebijakan Baru Pemkot Surabaya: ASN Wajib Naik Transportasi Umum Sehari dalam Seminggu

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menerapkan kebijakan baru yang bertujuan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan menekan konsumsi energi. Tujuan Utama Kebijakan Ini Kebijakan tersebut diberlakukan dengan harapan dapat memangkas penggunaan BBM secara signifikan. Dalam hal ini, Aparatur Sipil […]

  • Tembok Ratapan Solo

    Nama Unik di Google Maps Mengundang Perhatian Publik, Rumah Jokowi Viral dengan Nama ‘Tembok Ratapan Solo’

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 104
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketika sebuah lokasi diidentifikasi dengan nama yang tidak biasa, hal tersebut bisa menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di Sumber, Solo, kini menjadi pusat perhatian setelah dinamai “Tembok Ratapan Solo” di Google Maps. Nama ini muncul tepat di atas lokasi rumah Jokowi yang berada di Kelurahan Sumber, […]

  • Sinergi Pemerintah dan Komunitas: Bayi Bima Surabaya Kini Punya Akta dan BPJS Aktif

    Sinergi Pemerintah dan Komunitas: Bayi Bima Surabaya Kini Punya Akta dan BPJS Aktif

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 513
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kecamatan Pabean Cantikan bergerak cepat menyelesaikan administrasi kependudukan seorang bayi yang sebelumnya tertahan di sebuah klinik bersalin di Asemrowo, Surabaya. Bayi bernama Bima Febriano kini telah memiliki akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), dan masuk dalam Kartu Keluarga (KK) ibunya setelah penyelesaian biaya persalinan pada Senin (3/2/2025). Camat Pabean Cantikan, Muhammad Januar Rizal, […]

expand_less