Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Pesona Tradisi Bubak Bumi Banyuwangi, Ritual Doa Bersama Petani Sambut Awal Musim Tanam

Pesona Tradisi Bubak Bumi Banyuwangi, Ritual Doa Bersama Petani Sambut Awal Musim Tanam

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPetani di Banyuwangi gelar tradisi Bubak Bumi, menyambut awal musim tanam. Sebuah ritual doa bersama di Dam Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi. Selain memohon doa untuk kelancaran pertanian, tradisi ini juga digelar sebagai cara memupuk keguyuban dan persaudaraan petani.

Mengutip laman Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Selasa (1/10/2024), tradisi Bubak Bumi tersebut diikuti 275 petani yang tergabung dalam Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) se Banyuwangi. Pada tradisi ini para petani membawa bekal makanan berupa tumpeng untuk dimakan bersama usai pembacaan doa.

“Bubak Bumi adalah tradisinya para petani saat memulai masa tanam. Tidak hanya dilakukan di Dam besar seperti Dam Karangdoro ini, tapi petani di Dam-Dam kecil juga ikut melakukannya,” kata Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi Guntur Priambodo saat membuka acara.

Guntur mengatakan, Tradisi Bubak Bumi ini dipusatkan di Dam Karangdoro karena Dam ini merupakan dam terbesar di Banyuwangi. Dam ini mampu mengairi 16.165 hektar sawah di 9 kecamatan di Banyuwangi. Yakni Tegalsari, Bangorejo, Pesanggaran, Siliragung, Cluring, Purwoharjo, Muncar, Gambiran dan Tegaldlimo.

“Dam Karangdoro ini melayani kebutuhan air bagi pertanian di sembilan wilayah tersebut agar produktivitasnya terus meningkat. Karenanya keberadaaan dam ini sangat vital maka perlu kita jaga bersama debit airnya maupun kebersihannya,” kata Guntur.

Pada kesempatan itu, Guntur juga menuturkan sejarah berdirinya Dam Karangdoro. “Dam ini dibangun pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1921. Namun meski dibangun pemerintah Hindia Belanda, tapi pimpinan proyeknya adalah orang Indonesia asli, Ir Sutedjo,” ujar Guntur.

Belabur Senin Legi, Kenang Dam Karangdoro Banyuwangi

Sempat terjadi bencana banjir pada tahun 1929 yang menyebabkan kerusakan di Dam Karangdoro hingga dikenang sebagai “Belabur Senin Legi”. Pembangunan kembali dilaksanakan pada tahun 1935 dan diresmikan pada masa penjajahan Jepang pada tahun 1942.

“Bencana banjir tersebut sebagai salah satu awal dilakukannya Ritual Bubak Bumi dan digelar pada hari Senin. Untuk memohon kelancaran pertanian dan terhindar dari bencana serupa,” terang Guntur.

Ditambahkan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Riza Al Fahrobi, Dam atau Bendung Karangdoro adalah sungai yang mampu mengairi baku sawah terbesar di Banyuwangi dan Jawa Timur.

“Baku sawah yang dilayani Dam Karangdoro ini terbesar di Banyuwangi dan Jawa Timur, luasnya capai 16.165 hektar. Operasional dan pemeliharaannya digarap bareng Dinas PU Pengairan Banyuwangi, Balai Besar Brantas, dan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PUSDA) wilayah Sungai Sampean Baru, karena Dam Karangdoro juga merupakan kewenangan pemerintah pusat,” ujar Reza.

Selanjutnya dilakukan prosesi menuangkan dawet ke sungai sebagai harapan agar air melimpah ruah dan alirannya bisa menyuburkan pertanian. Kemudian para petani bersama-sama menikmati makan tumpeng sejumlah 100 tumpeng sebagai tanda syukur kepada sang pencipta. *

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhir Penantian Panjang, Jembatan Perintis Garuda Hadir untuk Warga Bungkal

    Akhir Penantian Panjang, Jembatan Perintis Garuda Hadir untuk Warga Bungkal

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 68
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bagai mimpi yang akhirnya menjadi nyata, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Bungkal, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, menghadirkan harapan baru bagi warga setempat. Selama puluhan tahun, masyarakat di sana harus bergelut dengan keterbatasan aksesibilitas. Ketiadaan jembatan memaksa warga menyeberangi aliran sungai demi menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari pergi ke sekolah, bekerja, hingga mengakses […]

  • Warga Negara Asing ,Surabaya, Izin Tinggal

    Penangkapan Tiga Warga Negara Asing yang Melanggar Izin Tinggal di Wilayah Jawa Timur

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 52
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi keimigrasian. Dalam operasi yang dilakukan, tiga warga negara asing (WNA) dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ditangkap karena diduga menyalahgunakan izin tinggal. Mereka masuk ke Indonesia dengan menggunakan visa wisata, namun justru ditemukan sedang melakukan aktivitas […]

  • Masa Depan Kebijakan Ekonomi Indonesia di Bawah Pemerintahan Presiden Terpilih

    Masa Depan Kebijakan Ekonomi Indonesia di Bawah Pemerintahan Presiden Terpilih

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Diagram Kota Jakarta – Dalam beberapa bulan terakhir, Indonesia telah mengalami perubahan politik yang signifikan, dengan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Sebagai hasilnya, ada banyak spekulasi tentang kebijakan ekonomi yang akan diimplementasikan oleh pemerintah baru. Salah satu kebijakan yang telah dikemukakan adalah meningkatkan rasio utang menjadi 50% dari […]

  • Kisah Di Balik Relief Candi Borobudur Yang Penuh Filosofi

    Kisah Di Balik Relief Candi Borobudur Yang Penuh Filosofi

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 627
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kisah di balik relief candi Borobudur yang penuh filosofiLebih dari 2.672 panel relief yang menghiasi dinding dan pagar langkan candi ini menjadi sebuah ensiklopedia visual perjalanan spiritual menuju pencerahan, mengikuti jejak ajaran Buddha Mahayana. Memahami relief-relief tersebut berarti menyelami kedalaman spiritualitas dan kosmologi yang diyakini oleh para pembuatnya. Relief-relief Borobudur terbagi menjadi tiga […]

  • Natal Bersama 2025 Kota Surakarta: Kota Bersinar, Kasih Mengalir, Ribuan Hati Dipersatukan

    Natal Bersama 2025 Kota Surakarta: Kota Bersinar, Kasih Mengalir, Ribuan Hati Dipersatukan

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 237
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Semangat Natal kembali menggema di Kota Surakarta. Dalam rangka agenda tahunan, Panitia Natal Bersama 2025 secara resmi menggelar rangkaian Perayaan Natal 2025 yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, sebagaimana tradisi kebersamaan yang terus dijaga dari tahun ke tahun. Mengusung tema besar “ALLAH HADIR UNTUK MENYELAMATKAN KELUARGA” dengan subtema “SPIRIT OF GOODNESS”, perayaan Natal tahun […]

  • Rotasi Besar-Besaran, Pemkot Surabaya Rombak 79 Pejabat Eselon III dan IV

    Rotasi Besar-Besaran, Pemkot Surabaya Rombak 79 Pejabat Eselon III dan IV

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 439
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar pelantikan untuk 79 Pejabat Administrator (Eselon III) dan Pejabat Pengawas (Eselon IV) di Lobby Balai Kota Lantai 2 pada Senin (15/12/2025). Rotasi ini dilakukan bagi para pejabat yang menduduki posisi mereka selama tiga hingga empat tahun.   Dalam sambutannya, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan bahwa pelantikan […]

expand_less