Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Kembali Berjaya, “Mas Mbak Jateng” Siap Promosikan Pesona Jawa Tengah

Kembali Berjaya, “Mas Mbak Jateng” Siap Promosikan Pesona Jawa Tengah

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Setelah empat tahun vakum, ajang pemilihan duta wisata “Mas Mbak Jateng” kembali digelar dengan semangat baru. Tahun ini, “Mas Mbak Jateng” mengusung tema “Kenali Diri, Gali Potensi, dan Raih Prestasi”.

Tema ini diharapkan dapat melahirkan duta wisata yang tidak hanya memiliki paras menawan, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, pengetahuan tentang Jawa Tengah, dan semangat untuk mempromosikan potensi wisata daerah.

Pada Sabtu (21/9/2024), Balairung Astina, Hotel UTC, Kota Semarang, menjadi saksi bisu semangat para peserta yang berjuang untuk meraih gelar “Mas Mbak Jateng”.

Mereka tidak hanya diuji kecantikan dan ketampanan, tetapi juga kemampuan berkomunikasi, pengetahuan tentang budaya dan pariwisata Jawa Tengah, serta dedikasi untuk menjadi duta yang efektif.

Para finalis “Mas Mbak Jateng” diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam mempromosikan kekayaan wisata Jawa Tengah, mulai dari keajaiban Candi Borobudur hingga keindahan alam bawah laut di Karimunjawa.

Mereka diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih mencintai dan melestarikan budaya serta pariwisata Jawa Tengah.

Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, mengapresiasi ajang Mas Mbak Jateng 2024. Besar harapan, ajang itu menelurkan pemuda-pemudi bertalenta, memperkenalkan lokawisata ke seantero negeri dan mancanegara.

LIa menyebut, ajang tersebut sempat vakum sejak 2020-2023, karena pandemi Covid-19.

“Tugas Mas dan Mbak Jateng ini akan mempromosikan, juga memberikan wawasan pariwisata, budaya Jateng. Diharap pula mampu menarik minat wisatawan lokal dan asing,” ujarnya, didampingi Ketua TP PKK Jateng Shinta Nana Sudjana.

Menurut Nana, kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara ke Jateng, cukup menggembirakan. Data Disporapar Jawa Tengah, pada 2022 setelah pandemi Covid mereda, kunjungan wisatawan mencapai 45.093.933 orang. Terdiri atas wisnus 44.949.504 orang, dan wisman 144.429 orang.

“Selama ini kita bersyukur, bahwa peningkatan wisatawan baik asing dan lokal semakin meningkat. Dan pemilihan Mas dan Mbak ini akan kita laksanakan tiap tahun, agar ada regenerasi,” tuturnya.

Kepala Disporapar Jateng Agung Hariyadi mengatakan, nantinya Mas dan Mbak Jateng 2024 akan mempromosikan wisata, lewat project pilot wisata. Dari 33 pasang calon, mereka diminta membuat rancangan program pengembangan wisata lokal. Mas dan Mbak Jateng 2024, akan menerapkan program pariwisata itu di seantero Jawa Tengah.

“Tentu kita akan membantu, yang nanti mencapai kemenangan. Agar program wisata yang telah kita dorong untuk mendapatkan akses dari sektor terkait, kita kolaborasikan dengan sektor perbankan untuk dukungan operasional guna pengembangan wisata Jateng,” ungkapnya.

Agung menyampaikan, ada beberapa destinasi wisata yang siap untuk digenjot promosinya. Antara lain, gugusan Kepulauan Karimunjawa, hingga pesona Jateng Selatan di Kebumen dan Purworejo.

Selain itu, juga pengembangan kemampuan pengelolaan pariwisata. Mulai dari pengelolaan home stay, hingga kemampuan alih bahasa pemandu wisata.

Adapun, daftar pemenang 1-3 ajang Mas dan Mbak Jateng 2024 adalah :

Juara I: Mas Anantya Haryo Kota Semarang, Mbak Chairunisa Ardelia Kota Surakarta (Putri Solo 2023).

Juara II: Mas Andi Setya Gunawan Kabupaten Banjarnegara. Mbak Lintang Kaisha Kabupaten Wonosobo.

Juara III: Mas Syahrul Habib Maulana Kabupaten Jepara. Mbak Salsabila Sajida Nufus Kabupaten Tegal

Untuk juara harapan 1 diraih dari Yusuf Sani asal Kabupaten Semarang dan Natasha Kayla Ananta dari Kabupaten Kebumen, dan juara harapan 2 Bahrul Riziq asal KabupatenTegal dan Andina Dyah Pramesti Satuhu dari Kabupaten Wonogiri. (dk/chandra)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Kota Di Eropa Yang Cocok Untuk Traveling Pertama Kali

    10 Kota Di Eropa Yang Cocok Untuk Traveling Pertama Kali

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 293
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – 10 Kota di Eropa yang cocok untuk traveling pertama kali 10 Kota Eropa yang Sempurna untuk Petualangan Traveling Pertamamu Eropa, dengan pesona sejarahnya yang kaya, arsitektur yang megah, dan budaya yang beragam, seringkali menjadi destinasi impian para traveler. Namun, merencanakan perjalanan pertama ke benua ini bisa terasa sedikit menakutkan. Jangan khawatir! Berikut 10 […]

  • Spot Sunrise Dan Sunset Terbaik Di Indonesia

    Spot Sunrise Dan Sunset Terbaik Di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 213
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Spot sunrise dan sunset terbaik di IndonesiaDari puncak gunung yang menjulang hingga pantai-pantai eksotis, setiap sudut negeri ini menyimpan keajaiban cahaya yang mampu memikat hati. Berikut beberapa spot terbaik untuk menyaksikan keajaiban alam ini: Untuk Pecinta Sunrise: 1. Puncak Bromo, Jawa Timur: Siapa yang tak kenal dengan keindahan Bromo? Menyaksikan matahari terbit dari […]

  • tsunami aceh

    Peringatan 21 Tahun Tsunami Aceh: Kehadiran UAS sebagai Simbol Harapan dan Refleksi

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 108
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kehadiran tokoh agama ternama, Ustaz Abdul Somad (UAS), dalam peringatan 21 tahun bencana tsunami Aceh menjadi momen penting bagi masyarakat dan pemerintah setempat. Acara ini tidak hanya menjadi ajang penghormatan terhadap korban bencana, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai kebencanaan yang harus dipertahankan. UAS Hadir di Bandara SIM, Disambut oleh Pemimpin Daerah Pada […]

  • Gerhana Matahari Total

    Fenomena Astronomi yang Menarik Perhatian: Gerhana Matahari Total Terlama 2027, Kapan dan Indonesia Lihat Dimana?

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gerhana matahari total adalah salah satu fenomena alam yang paling menakjubkan dan langka. Pada tahun 2027, masyarakat akan menyaksikan gerhana matahari total yang disebut sebagai salah satu yang terlama dalam abad ini. Meski begitu, tidak semua wilayah di dunia dapat mengamati fenomena ini dengan jelas. Keunikan Durasi Gerhana Matahari Total 2027 Durasi dari […]

  • Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Masdawati Saragih, S.H., M.H.

    Kapolsek Dukuh Pakis Beri Penghormatan untuk Anggota yang Memasuki Purna Tugas

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 171
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM- Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Masdawati Saragih, S.H., M.H., memberikan penghormatan kepada anggotanya yang memasuki masa purna tugas, Ipda Putut Eko Pramono. Acara ini berlangsung di lobi Polsek Dukuh Pakis pada Kamis pagi, 31 Oktober 2024, dan dihadiri oleh seluruh jajaran anggota sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian Ipda Putut selama bertugas. Dalam sambutannya, Kompol Masdawati […]

  • Berantas Kejahatan Transnasional, Polri Tangkap dan Serahkan 14 Buron Interpol Red Notice

    Berantas Kejahatan Transnasional, Polri Tangkap dan Serahkan 14 Buron Interpol Red Notice

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 73
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Polri mencatat sepanjang tahun 2025 telah melakukan penangkapan sekaligus menyerahkan 14 buronan Interpol yang masuk dalam daftar Red Notice. Hal itu dipaparkan dalam konferensi pers rilis akhir tahun Polri di Gedung Rupatama, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). “Kinerja penegakan hukum internasional 2025, 14 buronan masuk ditangani,” kata Astamaops Kapolri Komjen Fadil Imran. Kemudian, sepanjang […]

expand_less