Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Babak Baru Ibu Kota Jakarta, Gibran Akan Pimpin Kawasan Aglomerasi 

Babak Baru Ibu Kota Jakarta, Gibran Akan Pimpin Kawasan Aglomerasi 

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – UU DKJ yang baru disahkan telah membuka babak baru bagi Ibu Kota Jakarta. Setelah tidak lagi menjadi Ibu Kota, Jakarta akan bertransformasi menjadi pusat ekonomi nasional dan global.

Sementara wilayah aglomerasi Jakarta akan dipimpin oleh Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka. Tugas Gibran sebagai Ketua Dewan Aglomerasi Jakarta tertuang dalam Pasal 55 Ayat 3 UU DKJ.

Ia akan memimpin 8 daerah yaitu Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Depok, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Cianjur.

Selain itu ketentuan mengenai tugas Gibran sebagai pemimpin wilayah aglomerasi Jakarta ini tercantum dalam pasal 55 ayat 3 UU DKJ. Dimana Dewan Kawasan Aglomerasi Jakarta akan dipimpin oleh Wakil Presiden, yakni Gibran Rakabuming Raka.

Dalam pasal 55 UU DKJ, disebutkan juga bahwa Gibran akan bertanggung jawab untuk mengoordinasikan pembangunan di kawasan aglomerasi Jakarta di masa depan.

Tugas Gibran meliputi pengembangan infrastruktur, pengelolaan sumber daya manusia, perencanaan tata ruang, dan pengelolaan lingkungan.

Ia bertanggung jawab untuk mengoordinasikan pembangunan di kawasan aglomerasi Jakarta, yang akan diintegrasikan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional berskala global.

Menanggapi hal tersebut Gibran menyatakan bahwa ia akan menunggu keputusan resmi terkait perannya dalam mengelola wilayah aglomerasi Jakarta setelah UU DKJ berlaku.

Keputusan ini nantinya akan tertuang dalam Keppres dan dikeluarkan setelah UU DKJ disahkan. “Kita tunggu saja keputusannya,” ujar Gibran singkat.

Tantangan besar menanti Gibran dalam memimpin kawasan aglomerasi Jakarta. Ia harus mampu mengelola pertumbuhan ekonomi yang pesat, menjaga kelestarian lingkungan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.

Namun, dengan pengalamannya dan semangat kepemudaannya, Gibran diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi kawasan aglomerasi Jakarta di masa depan. (dd/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teken PKS dan MoU, Kapolri Tegaskan Sinergi Polri–Kejaksaan Terapkan KUHP–KUHAP Baru

    Teken PKS dan MoU, Kapolri Tegaskan Sinergi Polri–Kejaksaan Terapkan KUHP–KUHAP Baru

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya sinergi antarpenegak hukum dalam pelaksanaan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru. Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepolisian dan Kejaksaan. […]

  • Festival Musik Tradisional Indonesia Yang Mendunia

    Festival Musik Tradisional Indonesia Yang Mendunia

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 409
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Festival musik tradisional Indonesia yang menduniaDari Sabang sampai Merauke, ragam alat musik dan genre musik tradisional tersebar, mencerminkan keberagaman etnis dan geografisnya. Namun, selama bertahun-tahun, kekayaan ini terkadang hanya dinikmati di tingkat lokal. Kini, seiring dengan upaya pelestarian dan promosi yang semakin gencar, beberapa festival musik tradisional Indonesia berhasil menembus panggung dunia, memperkenalkan […]

  • Hanya Jakarta dan Jawa Barat, sejumlah daerah di Indonesia larang kembang api Tahun Baru 2026

    Hanya Jakarta dan Jawa Barat, sejumlah daerah di Indonesia larang kembang api Tahun Baru 2026

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 128
    • 0Komentar

    DIAGRMKOTA.COM – Perayaan Tahun Baru 2026 di berbagai wilayah Indonesia berlangsung lebih sederhana. Beberapa pemerintah daerah memutuskan untuk tidak menyelenggarakan pertunjukan kembang api atau hiburan besar, sebagai wujud simpati terhadap para korban bencana alam, pertimbangan keamanan, serta waspada terhadap cuaca yang ekstrem. Kebijakan ini diimplementasikan di berbagai daerah, mulai dari Pulau Jawa hingga Sumatra dan Bali. […]

  • Polda Jatim Gelar Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke – 79

    Polda Jatim Gelar Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke – 79

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 183
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar doa bersama lintas Agama dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-79 tahun 2025 di Gedung Mahameru Polda Jatim,Senin (30/6/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, Pangdam V Brawijaya, Pangko Armada II, Sekda Prov Jatim, PD Bhayangkara Jatim, para pejabat utama Polda Jatim serta para Tokoh […]

  • Surabaya Next Leader Fasilitasi Aspirasi 250 Pemuda dalam Musrenbang Perdana

    Surabaya Next Leader Fasilitasi Aspirasi 250 Pemuda dalam Musrenbang Perdana

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 210
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Untuk mendorong partisipasi generasi muda dalam pembangunan kota, Surabaya Next Leader (SNL) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pertama yang melibatkan 250 pemuda dari Kelurahan Gubeng dan Airlangga. Acara ini berlangsung pada Rabu, 23 Oktober 2024, di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Dharmawangsa, Kecamatan Gubeng, dan menjadi wadah bagi para pemuda untuk menyampaikan ide-ide mereka […]

  • Purbaya: Jika Ekonomi Belum Baik, Jangan Mainkan Iuran BPJS

    Purbaya: Jika Ekonomi Belum Baik, Jangan Mainkan Iuran BPJS

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Kebijakan Iuran BPJS Kesehatan Dalam Konteks Ekonomi yang Belum Stabil DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa iuran BPJS Kesehatan tidak akan mengalami kenaikan dalam waktu dekat. Pernyataan ini diberikan sebagai bentuk jaminan terhadap masyarakat, khususnya dalam situasi ekonomi yang masih belum sepenuhnya pulih. Alasan Tidak Ada Kenaikan Iuran Purbaya menjelaskan bahwa meskipun pertumbuhan […]

expand_less