Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Praktisi Hukum Erles Rereral, Minta Pembentukan TGPF Untuk Kasus Kematian Vina dan Eki di Cirebon

Praktisi Hukum Erles Rereral, Minta Pembentukan TGPF Untuk Kasus Kematian Vina dan Eki di Cirebon

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Direktur Hukum Corruption Investigation Committee, juga seorang praktisi hukum, Erles Rareral baru-baru ini meminta Presiden Joko Widodo untuk segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) terkait kasus kematian tragis Vina dan Eki di Cirebon.

“Presiden Jokowi harus segera membentuk TGPF untuk menyelidiki kasus kematian Vina dan Eki di Cirebon. Ini adalah langkah yang sangat krusial untuk memastikan bahwa tidak ada yang disembunyikan dan keadilan dapat ditegakkan,” ujar Erles Rereral kepada wartawan, Kamis (8/8/2024).

Menurut Erles, pembentukan TGPF sangat penting untuk mengungkap kebenaran dan memberikan keadilan bagi keluarga korban.

Kasus kematian Vina dan Eki telah menjadi perhatian publik karena diduga melibatkan unsur tindak kekerasan yang masih belum terungkap dengan jelas.

Erles menekankan bahwa TGPF dapat memberikan transparansi dalam proses penyelidikan dan menghindari adanya intervensi dari pihak-pihak tertentu.

“Kita perlu memastikan bahwa penyelidikan ini dilakukan secara transparan dan independen. TGPF bisa memberikan jaminan bahwa semua bukti akan diungkapkan secara objektif dan tidak ada intervensi dari pihak mana pun,” tambah Erles.

Selain itu, Erles juga mengingatkan bahwa pembentukan TGPF adalah bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjamin rasa aman dan keadilan bagi seluruh warga negara. Menurutnya, kasus ini harus menjadi prioritas untuk segera diselesaikan.

“Ini bukan hanya tentang dua nyawa yang hilang, tapi juga tentang kepercayaan publik terhadap sistem hukum dan pemerintahan. Presiden Jokowi harus menunjukkan komitmennya dalam menjamin keadilan bagi setiap warga negara,” tegasnya.

Keluarga Vina dan Eki serta masyarakat luharap agar kasus ini segera menemukan titik terang dan pelaku yang bertanggung jawab dapat diadili sesuai hukum yang berlaku. Dengan adanya TGPF, diharapkan proses penyelidikan dapat berjalan lebih cepat dan transparan.

Erles Rereral juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung upaya ini sepenuhnya dari komunitas hukum.

“Kami siap memberikan dukungan hukum dan advokasi untuk memastikan kasus ini mendapatkan perhatian dan penanganan yang serius,” pungkasnya. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementan , Pertanian Jawa Timur, Musim Kemarau

    Kementan Strategi Pertanian Jawa Timur Hadapi Musim Kemarau

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga stabilitas produksi pangan di tengah ancaman musim kemarau. Salah satu langkah yang dilakukan adalah percepatan tanam serentak di 38 kabupaten dan kota se-Jawa Timur. Ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan ketersediaan beras tetap terjaga, bahkan meningkat, meskipun menghadapi tantangan iklim. […]

  • Kunjungi Polda Sumut, Kapolri Tinjau Renovasi Masjid hingga Bakti Sosial

    Kunjungi Polda Sumut, Kapolri Tinjau Renovasi Masjid hingga Bakti Sosial

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 410
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi Polda Sumatera Utara (Sumut) pada Sabtu (22/3/2025). Dalam kunjungan ini, ia meninjau renovasi Masjid Al-Hidayah, menghadiri kegiatan bakti sosial, serta menyaksikan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru. Setibanya di Masjid Al-Hidayah Polda Sumut, Kapolri disambut oleh Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen Rio Firdianto, […]

  • DPRD Jatim gelar Rapat Paripurna, Bahas Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025

    DPRD Jatim gelar Rapat Paripurna, Bahas Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 391
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur menggelar rapat paripurna dengan agenda utama penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Senin (8/9/2025). Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Jatim bapak musyafak itu dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur ibu […]

  • Torino, Baroni

    Kondisi Kritis Torino: Baroni Di Ambang Kehilangan Posisi

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 156
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kondisi tim Torino semakin memprihatinkan setelah mengalami empat kekalahan beruntun dalam laga terakhir. Hal ini membuat pelatih Marco Baroni berada di ambang kehilangan posisinya sebagai pelatih utama. Dalam pertandingan melawan Lecce, yang akan digelar pada pukul 12.30, Baroni harus menunjukkan perubahan signifikan agar bisa menyelamatkan kariernya. Dari segi statistik, Tim Torino menjadi salah satu […]

  • América , Juárez

    Kondisi Buruk Tim América Pasca Kekalahan dari Juárez

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim Águilas del América kembali mengalami kekalahan dalam pertandingan Liga MX, kali ini dengan skor 2-1 melawan Bravos de Ciudad Juárez. Kekalahan ini terasa lebih menyakitkan karena terjadi di kandang sendiri, memperparah situasi yang sudah tidak stabil bagi klub asal Meksiko tersebut. Selain itu, Víctor Dávila harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah mengalami […]

  • Kerugian Kerusakan Taman Nasional Gunung Salak Capai Rp 350 Miliar, dari Tambang Emas Hingga Vila

    Kerugian Kerusakan Taman Nasional Gunung Salak Capai Rp 350 Miliar, dari Tambang Emas Hingga Vila

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 145
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Kementerian Kehutanan menyebutkan kerugian akibat kerusakan kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) mencapai Rp 350 miliar. Sedangkan luas area yang telah diukur dan ditertibkan mencapai 439 Hektare. “Kerusakan hutan TNGHS, selain oleh para penambang ilegal dan pengguna vila serta wisata,” ujar Direktur Penindakan Pidana Kehutanan Rudianto Saragih Napitu saat menutup lubang […]

expand_less