Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Kontroversi PP Kesehatan Sediakan Alat Kontrasepsi Untuk Pelajar Dan Siswa, Picu Perdebatan

Kontroversi PP Kesehatan Sediakan Alat Kontrasepsi Untuk Pelajar Dan Siswa, Picu Perdebatan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Diagramkota.com – Peraturan Pemerintah No 28 Tahun 2024 yang merupakan pelaksanaan dari Undang-Undang No 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan telah menimbulkan kontroversi. Terutama terkait dengan penyediaan alat kontrasepsi bagi kelompok usia sekolah dan remaja.

Memicu perdebatan dan kekhawatiran di masyarakat. Salah satu poin yang paling kontroversial adalah ketentuan yang mengatur penyediaan alat kontrasepsi bagi kelompok usia sekolah dan remaja. Hal ini menimbulkan perdebatan tentang moralitas, kesehatan, dan hak remaja.

Adapun pelayanan kontrasepsi tercantum dalam pasal 103 ayat 4 dengan detail seperti berikut:

a. deteksi dini penyakit atau skrining;
b. pengobatan;
c. rehabilitasi;
d. konseling; dan
e. penyediaan alat kontrasepsi.

Mengutip konfirmasi Direktur Institut Sarinah, Eva Kusuma Sundari, kepada media. Ia menilai kebijakan penyediaan alat kontrasepsi bagi pelajar dan remaja tak masuk akal dan salah kaprah.

“Kebijakan pembagian alat kontrasepsi itu akan menjadi sangat aneh jika kemudian para pelajar tidak dikenalkan dengan pendidikan tentang kesehatan reproduksi. Jika tiba-tiba dibagikan (kontrasepsi) bisa saja akan jadi salah paham,” jlentrehnya.

Lebih lanjut, Eva menilai PP yang mengatur penyediaan alat kontrasepsi bagi anak usia sekolah dan remaja perlu penjelasan detail. Hal ini untuk mencegah adanya salah persepsi di masyarakat. Seperti adanya dukungan pemerintah terkait hubungan seksual pada anak usia sekolah dan remaja.

Daripada membagikan alat kontrasepsi, Eva menyebut edukasi Kesehatan reproduksi pada remaja harus diutamakan.

“Seharusnya ada tahapan, harus ada pendidikan tentang kesehatan reproduksi. Dengan memberikan kemampuan untuk bagaimana remaja bisa mempertahankan. Atau lebih cerdas mengelola alat reproduksi,” tuntas aktivis perempuan tersebut. (dk*)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tunjangan DPRD Banyumas Capai Rp42 Juta, Pakar: Tanpa Transparansi Berisiko Skandal

    Tunjangan DPRD Banyumas Capai Rp42 Juta, Pakar: Tanpa Transparansi Berisiko Skandal

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Perdebatan Terkait Tunjangan Perumahan Anggota DPRD Banyumas DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah pakar dan pejabat di Kabupaten Banyumas sedang memperhatikan isu tunjangan perumahan yang diberikan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Penetapan besaran tunjangan ini dinilai terlalu besar oleh masyarakat, sehingga menimbulkan berbagai pertanyaan dan kecurigaan. Prof. Slamet Rosyadi, seorang pakar kebijakan publik dari Universitas Jenderal Soedirman […]

  • Polres Ngawi Berbagi Warga Desa Pacing : Terimakasih Pak Polisi

    Polres Ngawi Berbagi Warga Desa Pacing : Terimakasih Pak Polisi

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 171
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, terus ditunjukkan oleh Polres Ngawi Polda Jatim. Salah satu bentuk nyatanya yakni dengan membagikan beras SPHP secara gratis kepada warga yang hadir dalam kegiatan penanaman jagung seluas 1 hektar di Dusun Pancuran, Desa Pacing, Kecamatan Padas, Rabu (8/10/2025). Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon secara […]

  • PDIP Pecat Effendi Simbolon, Konsekuensi Pelanggaran Kode Etik

    PDIP Pecat Effendi Simbolon, Konsekuensi Pelanggaran Kode Etik

    • calendar_month Minggu, 1 Des 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 229
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi memecat Effendi Simbolon dari keanggotaan partai. Keputusan ini diambil sebagai konsekuensi dari pelanggaran kode etik dan indisipliner yang dilakukan Effendi. Surat pemecatan, yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto pada 28 November 2024, telah diterima pada 30 November 2024. Ketua DPP PDIP, […]

  • Indonesia vs Malaysia di Final SEA Games 2025

    Susunan Pemain Indonesia vs Malaysia di Final SEA Games 2025

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 136
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Tim beregu putra Indonesia telah menentukan komposisi pemain yang akan tampil dalam laga final badminton SEA Games 2025 melawan Malaysia. Kompetisi ini menjadi momen penting bagi atlet untuk membawa pulang medali emas setelah perjalanan panjang di ajang olahraga regional tersebut. Kekuatan Tim Indonesia dan Malaysia Indonesia dikenal sebagai kekuatan utama dalam nomor tunggal, […]

  • Awal Puasa Ramadan 2026 Daftar Libur Akhir Tahun 2025

    Panduan Lengkap Kalender Jawa 26 Januari 2026 dan Tanggal Hijriah

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 120
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kalender Jawa menjadi salah satu sistem penanggalan yang masih digunakan oleh masyarakat Jawa hingga saat ini. Tidak hanya sebagai alat penghitung waktu, kalender ini juga memiliki makna spiritual dan budaya yang mendalam. Pada hari ini, 26 Januari 2026, terdapat perpaduan antara sistem penanggalan Masehi, Hijriah, dan Jawa yang bisa menjadi panduan untuk berbagai […]

  • Penjelasan Akhir yang Membuat Penonton Tertantang untuk Merenung

    Penjelasan Akhir yang Membuat Penonton Tertantang untuk Merenung

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Akhir dari serial If Wishes Could Kill menawarkan penutup yang tidak hanya emosional, tetapi juga penuh makna. Banyak penonton mengaku terkesan dengan cara cerita ini berakhir, yang memicu refleksi mendalam tentang kehidupan, hubungan, dan konsekuensi dari tindakan yang diambil oleh para tokoh. Cerita ini menyajikan alur yang kaya akan elemen horor dan drama, yang […]

expand_less