Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Pusat Studi Cyber STIK Lemdiklat Polri Dorong Penguatan Kapasitas Keamanan Siber Polri

Pusat Studi Cyber STIK Lemdiklat Polri Dorong Penguatan Kapasitas Keamanan Siber Polri

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pusat Studi Cyber STIK Lemdiklat Polri menegaskan komitmennya untuk memperkuat kapasitas kepolisian dalam menghadapi perkembangan kejahatan siber yang terus meningkat. Kepala Pusat Studi Cyber STIK Lemdiklat Polri, Prof. Yudho Giri Sucahyo, S.Kom., Ph.D, menjelaskan, bahwa pusat studi ini dibentuk pada Februari 2025 bersama lima pusat studi lainnya sebagai langkah strategis menghadapi eskalasi ancaman digital.

“Di dunia digital ini tentu saja kita tidak dapat terpisahkan dari dunia cyber. Bahkan saat ini para Ibu, Bapak, Komendan sekalian juga sambil mengecek WA, mengecek Telegram dan lainnya. Itu semua berada di dunia cyber,” ujar Prof. Yudho dalam acara Peresmian Pusat Studi Sumber Daya Manusia Polri Pusat Studi Pasific-Oceanian dan Pusat Studi Kehumasan Polri, di PTIK, Jakarta, Kamis (27/11/25).

Ia menegaskan, bahwa Indonesia memiliki potensi besar menjadi kekuatan digital dunia. “Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi internet kelima terbesar di dunia pada tahun 2045. Simply karena kita punya pasar, karena kita punya populasi,” katanya.

Katanya, tren kejahatan non-konvensional, khususnya kejahatan siber, menunjukkan peningkatan signifikan berdasarkan big data laporan kejahatan Polri.

“Nyuri mobil masih, nyuri ayam masih, tetapi kejahatan cyber terus naik. Kita perlu membangun kapasitas Polri untuk menangani kejahatan semacam itu — mulai dari ransomware, deepfake, hingga sentimen analisis di media sosial,” katanya.

Mengutip dokumen Digital Indonesia Vision 2045 dari Kemenkominfo, ia menyebutkan bahwa terdapat tiga pilar penting untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045: pemerintahan digital, masyarakat digital dan ekonomi digital.

“Arahan Kapolri sudah jelas: bagaimana Polri bisa menyajikan layanan publik secara digital kepada masyarakat semudah memesan pizza. Kini mengurus SKCK dan perpanjangan SIM jauh lebih mudah menggunakan perangkat mobile,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa kesenjangan digital masih terjadi di Indonesia. Karena itu, layanan Polri harus tetap tersedia baik secara digital maupun non-digital.

Terkait ancaman keamanan siber nasional, Prof. Yudho mengungkapkan bahwa serangan ransomware yang menyerang Badan Data Nasional beberapa waktu lalu hanyalah “puncak gunung es”.

“Ransomware itu hanya satu dari 514.508 serangan ransomware yang tercatat. Tidak semuanya diberitakan media, tetapi banyak komponen masyarakat yang meminta bantuan Polri,” tegasnya.

Ia menambahkan, bahwa kebocoran data yang melibatkan institusi kepolisian kerap memancing reaksi cepat dari publik, meski sering kali kejadian tersebut telah berlangsung beberapa tahun sebelumnya.

Untuk menjawab berbagai tantangan siber, Pusat Studi Cyber STIK Lemdiklat Polri menerapkan tiga pilar utama pendidikan yakni riset, edukasi dan pengabdian masyarakat. Program studi Manajemen Teknologi Kepolisian (Mantekpol) juga telah memasukkan mata kuliah terkait keamanan informasi.

“Kalau bicara 5W1H, satu lagi adalah ‘where’. Tempatnya adalah ruang Pusat Studi Cyber yang kami gunakan untuk membimbing mahasiswa. Saat ini ada dua mahasiswa meneliti manajemen reputasi era post-truth dan digitalisasi kontra narasi radikalisme berbasis generative AI,” jelasnya.

Lebih lanjut Prof. Yudho menegaskan, pentingnya menjaga tiga komponen dalam keamanan informasi: confidentiality, integrity, dan availability, tidak hanya melalui aspek teknis seperti enkripsi dan firewall, tetapi juga edukasi dan kebijakan.

Ia juga menekankan, perlunya kolaborasi antarinstansi dalam menjaga keamanan siber nasional.

“Kolaborasi dengan pihak dalam maupun luar negeri perlu terus dilakukan — termasuk dengan BSSN, Kominfo, dan berbagai organisasi internasional. Ini menjadi kewajiban kita bersama untuk meningkatkan kapasitas Polri menjaga keamanan siber bangsa,” pungkasnya.(Dk/tgh)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Vandalisme ,Surabaya

    Aturan Baru untuk Mengatasi Vandalisme di Surabaya

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Surabaya kini memiliki aturan yang lebih tegas dalam menangani kasus vandalisme. Dengan diberlakukannya Peraturan Daerah (Perda) Surabaya Nomor 2 Tahun 2014 Junto 2/2020, pelaku tindakan merusak atau mencoret tempat umum bisa terkena sanksi pidana ringan hingga denda yang cukup besar. Sanksi yang Bisa Diterima Pelaku Vandalisme Menurut Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kota […]

  • Film Unsane: Ketegangan Antara Realitas dan Ilusi yang Mengguncang Penonton

    Film Unsane: Ketegangan Antara Realitas dan Ilusi yang Mengguncang Penonton

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 43
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Film Unsane adalah salah satu karya terbaru yang menawarkan pengalaman menonton yang unik dan memikat. Dengan alur cerita yang penuh teka-teki, film ini mengajak penonton untuk merenungkan batas antara realitas dan halusinasi. Di tengah ketegangan yang terus berlangsung, penonton akan diajak menyelami pikiran karakter utama yang terjebak dalam situasi yang tidak jelas. Pendekatan Unik dalam […]

  • Keluarga Joko Widodo Liburan di Solo Safari, Edukasi dan Hiburan di Tengah Kota

    Keluarga Joko Widodo Liburan di Solo Safari, Edukasi dan Hiburan di Tengah Kota

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 203
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Solo Safari, destinasi wisata edukasi satwa dan hiburan keluarga di Solo, Jawa Tengah, menjadi pilihan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) untuk menghabiskan liburan akhir tahun bersama keluarga. Dalam kunjungan tersebut Jokowi didampingi Iriana, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, serta para cucu, termasuk Jan Ethes, Sedah Mirah, dan Al Nahyan, Al Saud Nasution […]

  • Jadwal Kapal Feri Lombok-Bali Tahun 2026

    Jadwal Kapal Feri Lombok-Bali Tahun 2026

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 139
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelayanan kapal penyeberangan antara Pelabuhan Lembar di Lombok Barat dan Pelabuhan Padangbai di Karangasem, Bali, beroperasi selama 24 jam. Rute ini dilayani oleh sebanyak 13 kapal feri setiap hari. Jarak tempuh antar dua pelabuhan mencapai 38 mil laut dengan estimasi waktu perjalanan sekitar 4 jam 30 menit. Berikut rincian jadwal pelayaran kapal feri lintas Lombok-Bali […]

  • Ucapan Tahun Baru 2026

    Panduan Lengkap Menggunakan Twibbon Natal 2025 Terbaru untuk Media Sosial

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 182
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perayaan Natal tidak hanya menjadi momen keagamaan bagi umat Kristiani, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan kebersamaan dan semangat berbagi. Dalam era digital, banyak cara kreatif digunakan untuk merayakan hari besar ini. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan twibbon sebagai media ekspresi di media sosial. Twibbon atau banner digital telah menjadi tren populer dalam beberapa tahun […]

  • Wawali Armuji Turun Tangan Langsung Selesaikan Sengketa Hak Fasum Di Perumahan Greenlake

    Wawali Armuji Turun Tangan Langsung Selesaikan Sengketa Hak Fasum Di Perumahan Greenlake

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 227
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil walikota Surabaya Armuji melakukan sidak langsung laporan warga terkait tidak diberikan-nya hak fasum yang sudah dijanjikan developer perumahan Greenlake kepada warga. Warga yang awalnya membeli rumah dan dijanjikan adanya fasum oleh pihak developer sejak awal sampai saat ini tidak kunjung mendapatkan fasum yang sudah dijanjikan pihak developer tersebut. Kekecewaan warga tak terbendung […]

expand_less