Madiun Raih Penghargaan Digitalisasi Tertinggi di Jawa Timur
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rab, 26 Nov 2025
- comment 0 komentar

DIDAGRAMKOTA.COM – Kota Madiun kembali menorehkan prestasi yang membanggakan dengan meraih penghargaan sebagai wilayah dengan indeks digitalisasi tertinggi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Pencapaian ini diraih melalui upaya optimal dalam mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi layanan pemerintah daerah.
Kinerja Optimal dalam Digitalisasi
Penghargaan diberikan kepada Kota Madiun dalam acara High Level Meeting TPID, TP2DD, dan TP2ED Provinsi Jawa Timur 2025. Wakil Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menerima penghargaan tersebut. Menurutnya, digitalisasi di Kota Madiun telah berjalan secara efektif, mencakup hampir seluruh layanan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini turut berkontribusi pada tingginya indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), yang mencapai 99,75 poin.
Layanan Berbasis Digital
Layanan pemerintah di Kota Madiun kini berbasis digital, termasuk perizinan, pendapatan, administrasi kependudukan, dan tugas pemerintahan lainnya. Masyarakat pun sudah terbiasa dengan transaksi keuangan digital, seperti penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam kegiatan jual beli. Bahkan, pedagang kecil di lapak-lapak UMKM dan pasar tradisional juga mulai mengadopsi sistem pembayaran non-tunai ini.
Partisipasi Masyarakat
Selain kinerja pemerintah, partisipasi masyarakat dalam menggunakan layanan digital juga menjadi faktor penting dalam pencapaian ini. Penggunaan QRIS tidak hanya terbatas pada restoran atau kafe, tetapi juga menyebar ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk pedagang kecil. Ini menunjukkan bahwa digitalisasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kesadaran masyarakat akan manfaatnya.
Harapan untuk Masa Depan
Wakil Wali Kota berharap pencapaian ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Ia menegaskan bahwa layanan digital tidak hanya mempermudah proses, tetapi juga membuatnya lebih cepat dan efisien. Dengan indeks ETPD yang sangat tinggi, ia berharap nilai 0,25 yang masih kurang bisa dicapai pada tahun 2026 mendatang, sehingga mencapai skor sempurna 100 poin.
Manfaat Digitalisasi
Digitalisasi membawa banyak manfaat bagi masyarakat dan pemerintah. Dengan adanya layanan digital, masyarakat tidak perlu lagi antre atau menghadapi proses yang rumit. Proses administrasi menjadi lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Selain itu, penggunaan QRIS juga memberikan kemudahan dalam transaksi keuangan, baik untuk individu maupun pelaku usaha kecil.
Tantangan dan Solusi
Meskipun telah mencapai tingkat digitalisasi yang tinggi, masih ada tantangan yang perlu diatasi. Misalnya, peningkatan literasi digital di kalangan masyarakat yang lebih tua atau kurang akrab dengan teknologi. Untuk mengatasi ini, pemerintah perlu terus memberikan edukasi dan pelatihan agar semua lapisan masyarakat dapat memanfaatkan layanan digital secara optimal.
Kota Madiun berhasil menjadi contoh nyata dalam penerapan digitalisasi layanan pemerintah. Prestasi ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mengadopsi teknologi. Dengan terus meningkatkan indeks digitalisasi, Kota Madiun siap menjadi model bagi daerah-daerah lain di Jawa Timur dan Indonesia secara keseluruhan. ***





Saat ini belum ada komentar