Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Wagub Erwan: Semua Pihak Bertanggung Jawab Atasi Stunting

Wagub Erwan: Semua Pihak Bertanggung Jawab Atasi Stunting

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM — Tingginya angka stunting di Jawa Barat memerlukan upaya yang menyeluruh dan terpadu dari berbagai pihak. Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan yang menegaskan bahwa stunting merupakan isu yang sangat penting.

“Maka kita harus bekerja sama, kita perlu serius dalam menghadapi stunting,” ujar Wakil Gubernur Erwan saat Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPPS) Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Jawa Barat Tahun 2025, di Bale Asri Pusdai Bandung, pada Kamis 20 November 2025.

Erwan mengatakan, berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, tingkat stunting di Jawa Barat mengalami penurunan sebesar 5,8 persen, dari sebelumnya 21,7 persen pada 2023 menjadi 15,9 persen pada 2024. “Angka penurunan ini merupakan yang terbesar di seluruh Indonesia, dan kami mendapatkan apresiasi sebagai provinsi dengan penurunan stunting terbaik di Indonesia dari Pemerintah Pusat melalui Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia,” kata Erwan.

Meski demikian, jumlah penduduk Jawa Barat mencapai 51 juta jiwa. Angka tersebut menjadi tantangan besar dalam mengurangi stunting.

Erwan menekankan bahwa masalah stunting bukan hanya berkaitan dengan kesehatan. Masalah ini juga melibatkan upaya memastikan generasi penerus tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan mampu bersaing, sehingga dapat mendukung bonus demografi.

Ia menambahkan, Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia menghadapi tantangan dalam memastikan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Oleh karena itu, menurut Erwan, calon generasi penerus harus bebas dari hal-hal yang tidak hanya mengganggu perkembangan fisik, tetapi juga perkembangan otak.

Ia juga menyatakan bahwa anak yang mengalami stunting rentan terkena berbagai penyakit hingga kesulitan dalam menunjukkan prestasi, sehingga masa produktifnya akan kurang maksimal. Bahkan, dari segi produktivitas, stunting dapat menimbulkan kerugian bagi negara. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengamanan Suran Agung di Madiun, Polda Jatim Siagakan 3.000 Personel Gabungan

    Pengamanan Suran Agung di Madiun, Polda Jatim Siagakan 3.000 Personel Gabungan

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 213
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka mengamankan kegiatan Suroan dan Suran Agung yang akan berlangsung pada 6 dan 7 Juli mendatang di Madiun, Polda Jawa Timur menyiagakan 3.000 personel gabungan. Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Imam Sugianto, bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, serta perwakilan dari berbagai perguruan pencak […]

  • Tammy Abraham ke Aston Villa

    Kembalinya Tammy Abraham ke Aston Villa: Impian yang Menjadi Nyata

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kembalinya Tammy Abraham ke Aston Villa menjadi momen penting dalam kariernya. Setelah sebelumnya bermain di klub lain, pemain asal Inggris ini kembali ke klub yang pernah ia bela dan memiliki kenangan istimewa. Pemulangan ini terjadi setelah proses transfer yang cukup panjang, dengan nilai mencapai 18,25 juta poundsterling. Abraham mengungkapkan bahwa kembalinya ke Villa Park […]

  • Galaxy Note 10

    Galaxy Note 10 tanpa jack audio, sekarang pakai apa dan masih layak di 2026?

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 57
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketika Samsung Galaxy Note 10 pertama kali diperkenalkan, salah satu keputusan yang paling banyak menuai perdebatan adalah hilangnya jack audio 3,5 mm. Keputusan ini sempat membuat banyak pengguna setia seri Note merasa ragu, karena selama bertahun-tahun jack audio dianggap sebagai fitur penting, terutama bagi pengguna profesional yang sering menggunakan earphone kabel untuk bekerja maupun […]

  • Gold War, Harga Emas ,

    Gold War: Harga Emas Tembus Rekor Baru di Tengah Ketidakpastian Global

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Emas kembali mencatat rekor baru, melampaui level $5.000 per ounce pada hari Senin. Kenaikan ini menjadi bukti bahwa logam mulia tetap menjadi pilihan utama bagi investor yang mencari perlindungan dari risiko global dan ketidakstabilan ekonomi. Dalam situasi saat ini, emas tidak hanya dianggap sebagai aset penyelamat, tetapi juga sebagai alat investasi jangka panjang […]

  • Wisata Sejarah Di Surabaya Yang Wajib Dikunjungi Setiap Bulan

    Wisata Sejarah Di Surabaya Yang Wajib Dikunjungi Setiap Bulan

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 298
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Setiap sudut kota ini menyimpan cerita perjuangan, keberanian, dan semangat arek-arek Suroboyo dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Mengunjungi Surabaya bukan hanya sekadar jalan-jalan, tetapi juga menyelami masa lalu dan menghargai jasa para pahlawan. Berikut adalah beberapa destinasi wisata sejarah di Surabaya yang wajib Anda kunjungi setiap bulan untuk memperdalam rasa cinta tanah […]

  • Dampak MSCI, Pemulihan Pasar Saham Indonesia: Strategi Buyback dan Tantangan Tekanan Asing

    Dampak MSCI, Pemulihan Pasar Saham Indonesia: Strategi Buyback dan Tantangan Tekanan Asing

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pasar saham Indonesia mengalami tekanan signifikan setelah pengumuman penangguhan sementara oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait rebalancing indeks saham. Peristiwa ini memicu aksi jual massal yang mengakibatkan penurunan tajam pada sebagian besar saham. Investor asing melakukan aksi jual bersih senilai Rp 6,12 triliun hanya dalam satu hari perdagangan. Kondisi ini berlanjut hingga akhir […]

expand_less