Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Tetap Saling Hormat Meski Pilih Politik Berbeda

Tetap Saling Hormat Meski Pilih Politik Berbeda

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AAUAPU0

DIAGRAMKOTA.COM – “Serius kamu mendukung dia?” Tanya itu awalnya hanya sekadar lelucon di grup WhatsApp keluarga dan teman, namun akhirnya berubah menjadi perdebatan sengit. Beberapa orang keluar dari grup, sementara yang lain diam-diam menjaga jarak dalam kehidupan nyata. Di media sosial pun hal yang sama terjadi, perbedaan pilihan politik bisa membuat orang saling memblokir, bahkan lupa bahwa dulu pernah akrab.

Peristiwa ini tidak hanya berkaitan dengan pilihan kita, tetapi juga bagaimana politik saat ini mengubah cara kita melihat satu sama lain. Setiap kali masa pemilu tiba, ruang publik terasa seperti medan kompetisi, siapa yang benar dan siapa yang salah.

Politik Identitas yang berawal dari ide berubah menjadi emosi. Dalam ilmu sosial, hal ini dapat dijelaskan melalui konsep politik identitas. Menurut Manuel Castells, identitas sosial terbentuk dari rasa memiliki terhadap suatu kelompok tertentu, baik itu partai, tokoh, atau nilai yang kita percayai. Masalahnya, ketika identitas politik telah tercampur dengan perasaan, perbedaan pendapat tidak lagi dianggap wajar. Hal ini berubah menjadi ancaman.

Kita tidak lagi mengevaluasi gagasan itu sendiri, melainkan “siapa yang menyampaikannya”. Akibatnya, diskusi mengenai masa depan bangsa berubah menjadi persaingan kekuasaan, dan ruang publik kehilangan maknanya sebagai tempat pertukaran pikiran.

Media sosial merupakan mesin yang memperlebar jurang perbedaan. Media sosial memperkuat perpecahan ini. Algoritma hanya menampilkan konten yang sesuai dengan pandangan kita, menciptakanecho chamberruang yang mengulang-ulang pendapat yang sama.

Pierre Bourdieu menggunakan istilah habitus untuk menggambarkan cara berpikir dan bertindak yang dibentuk oleh lingkungan sosial. Di dunia digital, habitus ini berupa kebiasaan menggulir layar dengan cepat, memberi like pada pendapat yang sejalan, dan menyerang pandangan yang berbeda. Secara tidak sadar, kita terbiasa hidup dalam kotak pandangan sendiri. Ketika melihat sesuatu yang berbeda, respons pertama bukan lagi rasa ingin tahu, melainkan sikap defensif.

Mempelajari kembali seni berdialog, polarisasi di Indonesia sebenarnya sudah tampak sejak Pemilu Presiden 2014 dan 2019. Bahkan hingga saat ini, sisa ketegangannya masih terasa dalam percakapan keluarga, lingkungan kerja, hingga dunia kampus.

Sebagai seorang mahasiswa, aku juga pernah mengalaminya. Pernah suatu saat, diskusi santai di kelas mengenai politik berubah menjadi suasana yang kaku. Dari pengalaman itu, aku belajar bahwa perbedaan tidak perlu dihindari selama kita mampu berkomunikasi dengan empati, bukan sekadar terbawa oleh emosi.

Menyambung jurang, bukan memperluas Politik identitas pada dasarnya tidak selalu negatif. Ia mampu menjadi sumber solidaritas dan kesadaran bersama, selama tidak menghalangi ruang diskusi. Demokrasi yang baik justru berkembang dari kemampuan kita untuk berbeda tanpa saling menghilangkan.

Kita tidak mampu menghilangkan perbedaan, tetapi kita dapat memutuskan cara menghadapinya. Karena di balik perbedaan pandangan politik, kita masih memiliki tujuan yang sama, yaitu ingin menciptakan Indonesia yang lebih baik.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengungkapan Kasus Peredaran Rokok Ilegal di Banyuwangi: Modus Unik dan Penindakan Tegas

    Pengungkapan Kasus Peredaran Rokok Ilegal di Banyuwangi: Modus Unik dan Penindakan Tegas

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 281
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polrestabes surabaya bersama aparat gabungan dari Polsek Simokerto,dan Bea Cukai Kanwil Jatim I, dan tim satreskrim, kepolisian polrestabes berhasil mengungkap peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai yang rencananya akan didistribusikan ke wilayah Banyuwangi. Pengungkapan ini disampaikan kombes pol Dr. Luthfie sulistiawan, S. I. K.,M.H..,M.Si yang didampingi kasat reskrim AKBP Aris purrwanto, S. H.,S.I.K.,dan […]

  • Prediksi Skor Laga Klasik PSM Makassar vs Persebaya Surabaya

    Prediksi Skor Laga Klasik PSM Makassar vs Persebaya Surabaya di Super League Kick Off 19.00 WIB

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga klasik antara PSM Makassar dan Persebaya Surabaya akan digelar dalam pertandingan tunda Super League. Duel ini menjadi salah satu laga yang paling dinantikan oleh para penggemar sepak bola di Indonesia. Pertandingan akan berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Sabtu (6/12/2025) pukul 19.00 WIB. Lokasi dan Sejarah Stadion Gelora BJ Habibie Stadion […]

  • Gardu Prabowo Jatim: Kepala Daerah Adalah Milik Rakyat, Bukan Petugas Partai

    Gardu Prabowo Jatim: Kepala Daerah Adalah Milik Rakyat, Bukan Petugas Partai

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 525
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Instruksi Ketua Umum PDIP, Megawati Sukarnoputri, kepada kepala daerah terpilih dari kader PDIP untuk menunda mengikuti retret di Magelang menjadi sorotan. Ketua Gardu Prabowo Jawa Timur, R. Hariadi Nugroho, menyayangkan instruksi tersebut. “Perlu diingat bahwa mereka terpilih menjadi kepala daerah karena dipilih oleh rakyat, bukan dipilih oleh partai, apalagi dikategorikan sebagai petugas partai,” […]

  • Kritik Politik Melalui Seni Instalasi di National Mall

    Kritik Politik Melalui Seni Instalasi di National Mall

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah instalasi seni yang mengekspresikan kritik terhadap mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, muncul di National Mall, Washington, D.C. Instalasi ini merupakan bagian dari proyek yang dilakukan oleh kelompok seniman yang mengidentifikasi diri sebagai “The Secret Handshake.” Proyek ini menampilkan replika 10 kaki tinggi dari pesan ulang tahun yang dikaitkan dengan Trump dan tersangka […]

  • Neng Ummi Laila Menikah

    Kehidupan dan Perjalanan Karier Neng Ummi Laila Menikah dengan Anas Hidayatullah

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 233
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Neng Ummi Laila, yang lahir pada 8 Agustus 2000 di Surabaya, adalah putri sulung dari almarhum Edy Rahmatullah (dikenal sebagai Kiai Granat) dan Sulastri. Keluarganya aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Ayahnya dikenal sebagai ulama yang disegani dan pernah menjadi pengurus NU Surabaya. Sejak kecil, Neng Ummi Laila […]

  • Momentum Natal: Tahanan Rutan Polrestabes Surabaya Rayakan dalam Kedamaian

    Momentum Natal: Tahanan Rutan Polrestabes Surabaya Rayakan dalam Kedamaian

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 229
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM Para tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Sat Tahti Polrestabes Surabaya menikmati momen spesial pada Kamis , dengan pelaksanaan ibadah Natal yang penuh khidmat. Kegiatan ini, hasil kolaborasi Gereja Mawar Sharon, Polda Jawa Timur, dan Polrestabes Surabaya, menjadi sarana bagi para tahanan untuk merayakan kelahiran Yesus Kristus dalam suasana yang damai dan sarat makna. Puluhan […]

expand_less