Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Luhut: China Ingin Lanjutkan Kereta Cepat ke Surabaya, Tapi…

Luhut: China Ingin Lanjutkan Kereta Cepat ke Surabaya, Tapi…

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Dapat Lampu Hijau dari China

DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa pihak Tiongkok telah memberikan persetujuan untuk melanjutkan proyek kereta cepat yang akan menghubungkan Jakarta hingga Surabaya. Namun, keputusan tersebut bergantung pada tindakan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam menyelesaikan masalah restrukturisasi utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Perusahaan ini saat ini mengelola operasional Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau Whoosh.

Luhut menyampaikan hal ini dalam acara “1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran” pada Kamis (16/10/2025). Ia menjelaskan bahwa Tiongkok bersedia melanjutkan proyek tersebut jika masalah restrukturisasi utang segera diselesaikan.

“China hanya bilang, kita akan mau terus sampai ke Surabaya kalau kalian (Indonesia) menyelesaikan masalah restructuring ini segera,” ujar Luhut. Ia juga menyebut bahwa ia sudah berbicara dengan CEO Danantara Rosan P Roeslani mengenai pembentukan tim restrukturisasi. Luhut meminta Rosan agar segera membentuk tim tersebut dan menyiapkan Keppres sebagai dasar pelaksanaannya.

Keppres Sebagai Langkah Awal Penyelesaian Utang

Dalam kesempatan yang sama, Luhut juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan segera menerbitkan Keppres untuk menyelesaikan masalah utang KCIC kepada Tiongkok. Penerbitan Keppres ini berkaitan langsung dengan proses restrukturisasi utang yang sedang dikerjakan.

“Sekarang sedang dikerjakan, dari kantor saya Seto yang paham betul mengenai itu. Dan tadi pagi saya tanya, kita tinggal tunggu Keppres saja,” jelas Luhut. Menurutnya, proses ini sudah di koordinasikan dengan Rosan karena ia pernah menjadi pengawas dalam proyek tersebut.

Luhut juga menyatakan bahwa Rosan Roeslani selaku CEO Danantara sudah sepakat untuk menangani utang KCIC secara bersama. Meski begitu, ia belum bisa memastikan apakah pembayaran utang tersebut akan diambil dari dividen Danantara.

Skema Pembayaran Utang Diperkirakan Mirip dengan Proyek LRT

Luhut memberikan perkiraan mengenai skema pembayaran utang KCIC, yang kemungkinan mirip dengan cara penyelesaian utang proyek light rail transit (LRT). Ia menyebut bahwa proyek LRT pernah mengalami masalah keuangan dan akhirnya diselesaikan melalui restrukturisasi.

“Nanti kita lihat-lah. Sama dengan LRT mungkin ada gap-nya itu berapa triliun nanti dari situ kita cicil sehingga dengan itu nanti bisa jalan,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa proses restrukturisasi akan membantu proyek kereta cepat berjalan lancar seperti yang terjadi pada proyek LRT.

Kesiapan Tim Restrukturisasi dan Komitmen Pemerintah

Luhut menekankan bahwa tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, asalkan semua pihak bekerja sama. Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki kewenangan yang cukup besar, terutama di tangan Presiden, untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

“Jadi teman-teman sekalian, enggak ada yang enggak bisa diselesaikan. Wong negara sebesar ini, kewenangan di Presiden, sepanjang kita kompak, apa sih? Itu bisa diselesaikan,” tegasnya.

Dengan adanya Keppres yang segera diterbitkan, proses restrukturisasi utang KCIC akan lebih mudah diproses. Hal ini juga akan mempercepat langkah-langkah lanjutan dalam pengembangan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek PT Biru Semesta Abadi Dihentikan,DPRD Surabaya Temukan Pelanggaran

    Proyek PT Biru Semesta Abadi Dihentikan,DPRD Surabaya Temukan Pelanggaran

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 299
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi C DPRD Kota Surabaya menegaskan bahwa PT Biru Semesta Abadi telah melakukan sejumlah pelanggaran serius dalam pelaksanaan proyek pembangunannya. Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan hari ini, anggota Komisi C, Sukadar, meminta penghentian sementara kegiatan proyek dan mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) segera mengeluarkan surat teguran kedua. “PT Biru Semesta Abadi seharusnya menggunakan […]

  • Optimalisasi Pelayanan Informasi Publik: Diskominfo Jatim Gelar Rakor dengan PPID

    Optimalisasi Pelayanan Informasi Publik: Diskominfo Jatim Gelar Rakor dengan PPID

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 232
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur (Diskominfo Jatim) mengadakan rapat koordinasi (Rakor) bersama Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Jawa Timur dengan tema “Pemetaan Usulan PPID Pelaksana Atas Informasi yang Dikecualikan.” Acara ini berlangsung di Ruang Anjasmoro, Diskominfo Jatim, dipimpin oleh Sherlita Ratna Dewi Agustin, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (Kabid IKP). […]

  • Persebaya Surabaya Tempel Persija Jakarta, Persaingan Sengit di Papan Atas Liga 1 Indonesia

    Persebaya Surabaya Tempel Persija Jakarta, Persaingan Sengit di Papan Atas Liga 1 Indonesia

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 114
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan sepak bola di Liga 1 Indonesia terus memanas, dengan persaingan ketat antara tim-tim besar seperti Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan Arema FC. Dalam beberapa pertandingan terakhir, situasi ini menjadi sorotan utama, terutama setelah hasil kemenangan yang mengejutkan mengubah dinamika kompetisi. Arema FC Tampil Mengesankan Arema FC berhasil meraih kemenangan penting dalam laga melawan Persija […]

  • AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H : Isue Yang di hembuskan Tangkap-lepas, Itu Tidak Benar

    AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H : Isue Yang di hembuskan Tangkap-lepas, Itu Tidak Benar

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – “Tangkap-lepas”, Isue yang di hembuskan ke jajaran Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya terus bergulir di tengah masyarakat kian melebar sehingga mencuat ke berbagai media. Didalam pemberitaan media Online, sempat di tuduhan adanya dugaan permintaan uang sebagai syarat pembebasan tersangka sempat memicu polemik bernacam-macam spekulasi. Mengenai hal tersebut di atas, AKP Adik Agus […]

  • Rute Perjalanan Ke Nusa Penida

    Rute Perjalanan Ke Nusa Penida

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 537
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rute perjalanan ke Nusa PenidaPopularitasnya yang terus meningkat menjadikannya destinasi wajib bagi para petualang dan pencinta alam. Merencanakan perjalanan ke Nusa Penida memerlukan persiapan yang matang, terutama terkait rute perjalanan dan transportasi. Artikel ini akan memandu Anda melalui rute perjalanan yang paling umum dan efisien untuk memaksimalkan pengalaman Anda di pulau yang menakjubkan […]

  • Gerakan Mahasiswa Hukum (GEMAH) membeberkan dugaan serius terhadap Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem, Muhammad Idris. 

    Gerakan Mahasiswa Hukum (GEMAH) membeberkan dugaan serius terhadap Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem, Muhammad Idris. 

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 343
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – GEMAH menuding Idris telah melakukan pemerasan terhadap sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta demi kepentingan pribadi, termasuk untuk berjudi sabung ayam. Dalam keterangan yang disampaikan kepada media pada Rabu (21/5), perwakilan GEMAH – yang enggan disebut identitasnya – menyebut bahwa Idris kerap memeras kepala dinas yang masuk dalam lingkup Komisi […]

expand_less