Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Dana Transfer Jatim Dipangkas, Khofifah Minta Menkeu Naikkan DBHCHT ke 10 Persen

Dana Transfer Jatim Dipangkas, Khofifah Minta Menkeu Naikkan DBHCHT ke 10 Persen

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
  • comment 0 komentar

Pengurangan Dana Transfer ke Daerah Berdampak pada Anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur

DIAGRAMKOTA.COM – Pengurangan dana transfer ke daerah (TKD) untuk tahun 2026 telah menimbulkan kekhawatiran di berbagai wilayah di Jawa Timur. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memangkas alokasi dana tersebut, yang berdampak langsung pada anggaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Tidak hanya Pemprov Jatim yang merasa terganggu, tetapi seluruh kabupaten dan kota di Jatim juga mengalami penurunan dana transfer, kecuali Sumenep yang justru mengalami peningkatan sebesar Rp 20 miliar.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan kekhawatiran ini secara langsung kepada Menteri Keuangan. Ia menyarankan agar alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dinaikkan dari 3 persen menjadi 10 persen. Dengan peningkatan ini, tambahan dana tersebut diharapkan dapat mengimbangi pengurangan dana transfer pusat yang mencapai sekitar 24,21 persen.

Dampak Pengurangan Dana Transfer

Pengurangan dana transfer berdampak signifikan pada pendapatan Pemprov Jatim. Khofifah menyebutkan bahwa pendapatan provinsi berkurang sebesar Rp 4,8 triliun akibat opsi pajak, seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), yang berdampak pada distribusi pendapatan antara provinsi dan kabupaten/kota. Selain itu, pengurangan dana transfer dari pusat mencapai Rp 2,8 triliun untuk tahun depan.

Kondisi ini sangat berdampak pada anggaran belanja Pemprov Jatim. Gubernur Khofifah mengkhawatirkan kemungkinan adanya pengurangan belanja wajib (mandatory spending), yang bisa berdampak pada layanan dasar masyarakat.

Kekhawatiran dari Kabupaten dan Kota

Selain Pemprov Jatim, seluruh kabupaten dan kota di Jatim juga mengalami pengurangan dana transfer. Total pengurangan mencapai Rp 17,5 triliun. Salah satu daerah yang paling terdampak adalah Lumajang, di mana belanja rutin gaji pegawai hanya cukup sampai Agustus atau September. Oleh karena itu, Khofifah memutuskan untuk bertemu langsung dengan Menteri Keuangan guna menyampaikan keluhan dan solusi yang dapat diambil.

Solusi yang Diajukan

Khofifah menyarankan agar DBHCHT dinaikkan dari 3 persen menjadi 10 persen. Dengan peningkatan ini, dana tambahan diharapkan mampu menutupi pengurangan dana transfer yang signifikan. Menkeu Purbaya, menurut Khofifah, sangat terbuka terhadap masukan dari pemda Jatim. Ia bahkan meminta Jatim membuat catatan terkait dampak pengurangan dana transfer tersebut.

DBHCHT sendiri merupakan salah satu sumber pendapatan terbesar bagi Jawa Timur. Pada tahun 2025, Jatim menerima alokasi DBHCHT sebesar Rp 3,57 triliun, yang menjadi porsi terbesar di Indonesia. Dengan peningkatan alokasi DBHCHT, diharapkan dapat memberikan dukungan finansial yang lebih besar untuk mendukung pembangunan dan layanan publik di Jatim.

Langkah Lanjutan

Khofifah menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mencari solusi terbaik dalam menghadapi pengurangan dana transfer. Ia juga berharap agar langkah-langkah yang diambil dapat memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat di Jawa Timur. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah provinsi dan pusat, diharapkan dapat menjaga kualitas layanan publik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovatif, Polsek Bojonegoro Kota Raih Penghargaan Kompolnas RI Awards 2024

    Inovatif, Polsek Bojonegoro Kota Raih Penghargaan Kompolnas RI Awards 2024

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 203
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polsek Bojonegoro Kota, bagian dari Polres Bojonegoro, berhasil terpilih mewakili Polda Jatim dalam ajang Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Republik Indonesia (RI) Awards 2024. Penghargaan ini diberikan kepada satuan kerja kepolisian yang menunjukkan kinerja maksimal dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Kapolres Bojonegoro, AKBP Mario Prahatinto, S.H., S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa kunjungan tim Kompolnas […]

  • Polisi dan Demonstran Perlu Evaluasi Diri

    Polisi dan Demonstran Perlu Evaluasi Diri

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Tindakan Kepolisian Dalam Demonstrasi Di Jayapura DIAGRAMKOTA.COM – Demonstrasi yang berlangsung di Abepura, Kota Jayapura pada hari Rabu (15/10) menimbulkan banyak kecaman dari masyarakat. Hal ini terjadi setelah aparat kepolisian menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa. Namun, tindakan tersebut dinilai tidak tepat karena arah tembakan mengenai kawasan pemukiman yang dihuni oleh banyak anak-anak dan orang […]

  • Subandi bupati Sidoarjo

    Hasil Pembenahan SE: Kegiatan ODL Wajib Dilaksanakan di Jawa Timur, Ini Ungkap Bupati Sidoarjo

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 326
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan segera melakukan pembenahan terhadap Surat Edaran (SE) tentang pelaksanaan kegiatan Outdoor Learning (ODL) bagi peserta didik. Langkah ini diambil menyusul munculnya kegiatan ODL ke luar provinsi yang dinilai berisiko, terutama bagi siswa usia dini. Bupati Sidoarjo, Subandi, menjelaskan bahwa revisi SE ini bertujuan membatasi kegiatan ODL hanya di wilayah […]

  • Polres Probolinggo Kota Ungkap Kasus Tawuran Antar Gengster, 7 Pemuda Diamankan

    Polres Probolinggo Kota Ungkap Kasus Tawuran Antar Gengster, 7 Pemuda Diamankan

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 218
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Setelah mengamankan 4 tersangka, Polres Probolinggo Kota Polda Jatim kembali menangkap Tiga pemuda warga Probolinggo pasca aksi tawuran antar gengster, yang mengakibatkan sembilan orang mengalami luka bacok, pada Sabtu (7/9/2024) kemarin. Kapolres Probolinggo Kota AKBP Oki Ahadian P melalui Wakapolres Probolinggo Kota, Kompol Muhammad Lutfi mengatakan, kronologi awal tawuran dua kubu gengster Raja […]

  • Jumat Berkah, Polres Sumenep Gelar Baksos di TPA Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

    Jumat Berkah, Polres Sumenep Gelar Baksos di TPA Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

    • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 200
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu dengan melakukan bakti sosial di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Jumat (11/04/2025). Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Sumenep bersama jajaran memberikan bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya kepada puluhan warga yang tinggal dan mencari nafkah di sekitar TPA. […]

  • Kejari Sidoarjo Tahan Eks Pejabat Terkait Dugaan Korupsi Pengelolaan Rusunawa Tambaksawah

    Kejari Sidoarjo Tahan Eks Pejabat Terkait Dugaan Korupsi Pengelolaan Rusunawa Tambaksawah

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo kembali mengambil langkah tegas dalam penanganan perkara korupsi. Kali ini, empat mantan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tambaksawah, Waru. Kasus yang diselidiki ini melibatkan dugaan penyimpangan selama lebih dari satu dekade, yakni sejak 2008 hingga 2022, […]

expand_less