Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Ketum PWDPI Cium Aroma Busuk Dugaan Persekongkolan Oknum Pengadilan Karimun dan Pengusaha Untuk Kuasai Tanah Warga

Ketum PWDPI Cium Aroma Busuk Dugaan Persekongkolan Oknum Pengadilan Karimun dan Pengusaha Untuk Kuasai Tanah Warga

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMKetua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M.Nurullah RS mencium aroma busuk, dugaan adanya indikasi permainan dari pihak Pengadilan Negri Tanjung Bali Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dengan oknum pengusaha PT. Karimun Sejahtera Propertindo (KSP) untuk rebut lahan garapan warga

“Sejak bergulirnya sidang sengketa lahan milik warga selaku tergugat dengan PT. KSP hasil pantauan kami dari DPP PWDPI yang juga sebagai kuasa dari Ketua DPW PWDPI Kepri, Hesty bannyak kejanggalan yang kami temukan,”tegas Ketum PWDPI, saat dikonfirmasi usai acara Rapat Panitia Rakernas di Jakarta pada (31/5/2024).

Ketum PWDPI juga menilai dugaan ketidak netralan pihak pengadilan negri Tanjung Bali Karimun dalam menangani permasalahan sengketa lahan

“Diduga kuat ada sejumlah oknum mafia tanah dari pihak pengadilan Tanjung Bali Karimun maupun pengusaha untuk kuasai atau merampas lahan milik warga yang sudah dikuasai puluhan tahun,”ungkapnya

Nurullah minta kepada pihak kejaksaan Agung dan KPK RI agar turun tangan dalam permasalahan ini. Pasalnya sesuai program utama Presiden Prabowo salah satunya dalam rangka pemberantasan mafia tanah

“Jika terbukti ada dugaan persengkokolan oknum pengadilan dan pihak perusahaan untuk rampas lahan milik warga agar kiranya para oknum diseret kemeja hijau dan diproses secara hukum yang berlaku tanpa pandang bulu,”pungkasnya.

Terpisah, seperti diberitakan sebelumnya pada kamis 22mei2025, Pengadilan negeri tanjung balai karimun,KEPRI melakukan pemeriksaan langsung ke lahan yang bersengketa antara PT.Karimun sejahtera propertindo(KSP) dan warga Poros.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memperoleh bukti dan keterangan yang lebih akurat tentang sengketa tanah yang telah berlangsung lama.

Dalam pemeriksaan lahan, tim pengadilan yang dipimpin oleh Hakim Edy sameaputty, S.H., M.H. didampingi oleh PT.Karimun sejahtera propertindo(KSP) dan warga poros. Mereka melakukan pengecekan fisik lahan dan memeriksa batas-batas tanah yang disengketakan.

Tujuan pemeriksaan lahan ini adalah untuk memperoleh bukti yang lebih akurat tentang kepemilikan tanah dan untuk memastikan bahwa putusan pengadilan nantinya dapat adil dan sesuai dengan hukum. “Dengan pemeriksaan lahan ini, kita dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang sengketa tanah ini,” kata Edy sameaputty, S.H .,M.H.

Kedua belah pihak menyambut baik pemeriksaan lahan ini dan berharap bahwa proses ini dapat membantu menyelesaikan sengketa tanah dengan cepat dan adil.

Setelah pemeriksaan lahan, pengadilan akan melanjutkan proses persidangan dan mempertimbangkan semua bukti yang ada sebelum memberikan putusan. “Kita akan mempelajari semua bukti dan keterangan yang diperoleh dari pemeriksaan lahan ini untuk memberikan putusan yang adil,” kata Hakim Edy sameaputty, S.H.,M.H.

Dengan pemeriksaan lahan ini, diharapkan sengketa tanah dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan adil.

Warga sekitar lahan yang bersengketa, berharap agar sengketa tanah antara PT.Karimun sejahtera propertindo(KSP) dan warga Poros dapat segera selesai. “Kami sudah capek dengan sengketa ini, semoga pengadilan bisa memberikan putusan yang adil dan sesuai dengan hukum, Kami hanya ingin hidup tenang dan damai, tanpa adanya sengketa yang berkepanjangan”, kata warga.

Sengketa tanah ini telah menyebabkan ketegangan di masyarakat, terutama karena lokasi tanah yang strategis dan berpotensi ekonomi tinggi.

Warga berharap agar pengadilan dapat mempertimbangkan semua bukti dan keterangan yang ada untuk memberikan putusan yang adil.
Dengan demikian, warga sekitar berharap agar sengketa tanah ini dapat segera selesai dan kehidupan masyarakat dapat kembali normal. (dk/tgh)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Kapal Pelni Rute Balikpapan ke Makassar

    Jadwal Kapal Pelni Rute Balikpapan ke Makassar di Bulan Maret 2026

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 138
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jadwal kapal pelni untuk rute Balikpapan ke Makassar di bulan Maret 2026 telah dirilis dan menjadi informasi penting bagi para penumpang yang ingin melakukan perjalanan laut. Dengan berbagai pilihan kapal dan kelas, calon penumpang dapat memilih sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. Pilihan Kapal yang Tersedia Beberapa kapal yang melayani rute ini antara lain KM Bukit […]

  • Layanan Langsung di Cangkuang Kulon, Tingkatkan Pelayanan Disdukcapil Bandung

    Layanan Langsung di Cangkuang Kulon, Tingkatkan Pelayanan Disdukcapil Bandung

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Layanan Langsung Disdukcapil Kabupaten Bandung di Desa Cangkuang Kulon DIAGRAMKOTA.COM – Disdukcapil Kabupaten Bandung terus berupaya untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Kali ini, mereka menggelar kegiatan layanan langsung di Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis 4 September 2025, mulai pukul 09:00 hingga pukul 15:00 dan disambut antusias oleh warga setempat. Kegiatan ini […]

  • Program MBG, DPRD Surabaya Desak Vendor Gandeng UMKM di Kantin Sekolah

    Program MBG, DPRD Surabaya Desak Vendor Gandeng UMKM di Kantin Sekolah

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 448
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sekolah-sekolah di Surabaya kini tengah menerapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa. Sebuah inisiatif dari pemerintah guna memastikan anak-anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Namun, di balik kesuksesan program ini ada cerita lain yang luput dari perhatian, kantin sekolah yang mulai kehilangan pelanggan. Menanggapi hal ini,Anggota Komisi D DPRD Surabaya Dr Michael […]

  • Wapres Gibran Ingatkan Sekolah Bebas Perundungan

    Wapres Gibran Ingatkan Sekolah Bebas Perundungan

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 197
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menekankan perlunya membentuk lingkungan sekolah yang nyaman dan bebas dari tindakan perundungan (bullying). Pesan tersebut ia sampaikan saat menyentuh insiden ledakan yang terjadi di SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11). Insiden tersebut diperkirakan melibatkan seorang siswa dari sekolah tersebut. Pelaku juga dikabarkan menjadi […]

  • DPR RI, Program MBG, Generasi Emas 2045

    DPR RI: Program MBG Langkah Strategis Menuju Generasi Emas 2045

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu inisiatif penting yang digaungkan oleh pemerintah dalam rangka memperkuat sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Dalam upaya mempercepat pencapaian visi menuju generasi emas pada tahun 2045, program ini tidak hanya fokus pada pengadaan makanan gratis, tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan. […]

  • Dortmund

    Krisis Kemanusiaan, Kebutuhan Darurat untuk Penyelamatan Hidup di Kota Dortmund

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Krisis kemanusiaan yang terjadi di kota Dortmund, Jerman, telah memicu perhatian luas dari masyarakat dan lembaga bantuan. Dalam beberapa bulan terakhir, tiga orang tanpa tempat tinggal (ttn) meninggal dunia akibat cuaca ekstrem yang sangat dingin. Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya langkah-langkah darurat yang cepat dan efektif dalam menghadapi kondisi seperti ini. Peran Rumah Sementara […]

expand_less