Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Emas Antam Kembali Tergelincir, Apa Penyebabnya?

Emas Antam Kembali Tergelincir, Apa Penyebabnya?

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menorehkan penurunan setelah periode stabil. Hari ini, harga emas Antam turun Rp 8.000 per gram, menjadi Rp 1.483.000 per gram.

Penurunan ini terjadi setelah harga emas Antam berada di level Rp 1.491.000 per gram pada hari sebelumnya. Beberapa analis mencatat, penurunan harga emas Antam ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor.

Salah satunya adalah fluktuasi harga emas global. Di pasar internasional, harga emas tertekan oleh penguatan dollar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Kondisi ini mendorong investor untuk beralih ke instrumen investasi yang menawarkan keuntungan lebih tinggi.

Selain itu, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS juga menjadi faktor yang memengaruhi harga emas Antam. Permintaan emas di pasar domestik juga melemah, yang turut memberikan tekanan pada harga emas Antam.

Para analis memprediksi bahwa harga emas kemungkinan masih akan berfluktuasi dalam beberapa hari ke depan. Perkembangan ekonomi global serta kebijakan moneter bank sentral dunia akan menjadi faktor penentu arah pergerakan harga emas.

Berikut adalah daftar harga emas batangan Antam untuk per 9 Oktober 2024, dikutip dari laman resmi Logam Mulia:

● 0,5 gram: Rp 791.000. ● 1 gram: Rp 1.483.000. ● 2 gram: Rp 2.913.265. ● 3 gram: Rp 4.344.835. ● 5 gram: Rp 7.207.975 ● 10 gram: Rp 14.360.813.

● 25 gram: Rp 35.776.218. ● 50 gram: Rp 71.473.238. ● 100 gram: Rp 142.868.280. ● 250 gram: Rp 356.905.038. ● 500 gram: Rp 713.599.550. ● 1 kilogram: Rp 1.427.159.000.

Untuk diingat, setiap transaksi buyback emas dengan nominal di atas Rp 10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen bagi yang belum memiliki NPWP.

Aturan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/2017, di mana potongan pajak dilakukan langsung saat transaksi.

Sebagai catatan tambahan, pembelian emas batangan juga dikenakan PPh Pasal 22 dengan tarif 0,45 persen untuk pemilik NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP. Memiliki NPWP dapat memberikan keuntungan dalam bentuk pengenaan tarif pajak yang lebih rendah.

Oleh karena itu, bagi mereka yang rutin bertransaksi emas, sangat disarankan untuk memiliki NPWP dan memastikan pelaporan transaksi emas dalam SPT Tahunan agar tetap mematuhi aturan perpajakan yang berlaku.

Pergerakan harga emas memang selalu menarik untuk diikuti. Fluktuasi harga emas dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Bagi para investor, memahami faktor-faktor yang memengaruhi harga emas sangat penting untuk menentukan strategi investasi yang tepat. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Kapal Laut untuk Rute Semarang-Sampit di Tahun 2026

    Jadwal Kapal Laut untuk Rute Semarang-Sampit di Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 57
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perjalanan laut dari Semarang menuju Sampit menjadi salah satu opsi transportasi penting bagi masyarakat yang ingin berpindah antar wilayah di Indonesia. Khususnya, rute ini sangat diminati oleh penduduk Jawa Tengah yang ingin menuju Kalimantan Tengah melalui jalur laut. Dalam bulan Mei 2026, terdapat dua operator kapal yang menyediakan layanan pelayaran, yaitu PT Dharma Lautan Utama […]

  • Kader PDIP Surabaya

    Hari AIDS Sedunia, Kader PDIP Surabaya: Hapus Stigma, Kita Setara dan Hadapi Bersama!

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 149
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Memperingati Hari AIDS Sedunia 1 Desember, Kader PDIP Surabaya, Achmad Hidayat, menyerukan pentingnya menghapus stigma dan memperkuat solidaritas terhadap penyintas HIV/AIDS di Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Data terbaru Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Jawa Timur tahun 2025 menunjukkan bahwa Jawa Timur menjadi provinsi dengan lonjakan kasus baru HIV/AIDS tertinggi secara nasional. Total […]

  • Skandal Ujian Perangkat Desa: OTT Polresta Sidoarjo Sita Uang Rp 1 Miliar Lebih

    Skandal Ujian Perangkat Desa: OTT Polresta Sidoarjo Sita Uang Rp 1 Miliar Lebih

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 320
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo mengungkap kasus dugaan praktik korupsi dalam seleksi perangkat desa di wilayah Kecamatan Tulangan. Tiga orang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar Selasa dini hari, 27 Mei 2025. Dari operasi ini, polisi menyita barang bukti uang tunai dan rekening dengan total lebih dari Rp 1 miliar. Kapolresta […]

  • Catatan Tak Terlupakan dari “Menelusuri Kuliner Surabaya”

    Catatan Tak Terlupakan dari “Menelusuri Kuliner Surabaya”

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 289
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya terkenal sebagai kota yang memiliki beragam hidangan lezat dengan cita rasa dan sejarah yang kaya. Dalam artikel “Menelusuri Kuliner Surabaya Seri 1”, kita telah membahas beberapa ikon seperti rujak cingur, sate klopo hingga pecel semanggi. Namun, terdapat tiga makanan khas yang justru sering diabaikan meskipun sama-sama berasal dari Surabaya dan memiliki kisah panjang: […]

  • Warung Remang-remang ,Kawasan Suramadu , DPRD Surabaya

    Penertiban Warung Remang-remang di Kawasan Suramadu Didesak oleh DPRD Surabaya

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 107
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kawasan pesisir sekitar Jembatan Suramadu, khususnya di Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, kembali menjadi perhatian setelah aktivitas warung remang-remang masih terlihat berjalan meski memasuki bulan Ramadan. Pemantauan yang dilakukan pada malam hari menunjukkan bahwa beberapa warung tetap beroperasi seperti biasa. Musik keras terdengar dari dalam dan ada indikasi adanya kehadiran pemandu lagu yang […]

  • Kunci Sukses Pengajuan KUR BRI 2025! Rahasia Disetujui Bank Terungkap

    Kunci Sukses Pengajuan KUR BRI 2025! Rahasia Disetujui Bank Terungkap

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 271
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2025 kembali menjadi pilihan utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Sejak pertama kali diperkenalkan, KUR BRI diakui sebagai alternatif pembiayaan yang ramah masyarakat dengan suku bunga rendah dan jangka waktu panjang, membantu jutaan pengusaha berkembang tanpa beban keuangan yang berat. Bagi banyak […]

expand_less