Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Eddy Tansil: Dari Korupsi Miliaran Hingga Aset yang Disita Negara

Eddy Tansil: Dari Korupsi Miliaran Hingga Aset yang Disita Negara

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Seorang buron legendaris sejak 1996, Eddy Tansil, akhirnya menjadi sorotan kembali setelah kejaksaan mengumumkan penyerahan aset senilai Rp 51,6 miliar. Meski masih dalam status buron, proses pemulihan aset ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan keadilan.

Perjalanan Kasus Eddy Tansil

Eddy Tansil dikenal sebagai pelaku korupsi besar-besaran pada era Orde Baru. Ia terbukti melakukan penggelapan dana sebesar USD 565 juta (sekitar Rp 10,1 triliun) melalui Bank Bapindo. Perbuatan ini dilakukan melalui perusahaan Golden Key Group. Pada tahun 1994, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis bersalah terhadap Eddy Tansil, dan hukuman tersebut tetap berlaku hingga tingkat kasasi pada 1995.

Dalam putusan pengadilan, Eddy Tansil dihukum 20 tahun penjara dan denda Rp 30 juta. Selain itu, dia juga harus membayar uang pengganti sebesar Rp 500 miliar serta mengganti kerugian negara sebesar Rp 1,3 triliun. Namun, pada 4 Mei 1996, Eddy Tansil kabur dari LP Cipinang dan menghilang hingga saat ini.

Kabur dengan Bantuan Sipir Penjara

Menurut informasi yang beredar, pelarian Eddy Tansil disebut telah direncanakan. Ada dugaan bahwa ia dibantu oleh sipir penjara. Pada 2013, Kejaksaan Agung (Kejagung) mengklaim mendapatkan informasi bahwa Eddy Tansil berada di China sejak 2011. Informasi ini kemudian ditindaklanjuti dengan permohonan ekstradisi kepada pihak berwenang di sana. Namun, sampai saat ini, jejak Eddy Tansil masih misterius.

Aset Eddy Tansil Disita Negara

Meskipun belum ditangkap, Kejagung tetap memproses aset Eddy Tansil. Sejak 2021, rumah dan beberapa aset lainnya mulai dilelang. Pada Senin (15/6/2026), Kejagung mengumumkan bahwa aset Eddy Tansil senilai Rp 51,6 miliar telah diserahkan ke negara.

Kepala Badan Perwalian Aset (BPA) Kejagung RI, Kuntadi, menyampaikan bahwa PPA berhasil menelusuri aset atas nama Eddy Tansil. “Dalam kesempatan ini juga dapat kami laporkan bahwa PPA berhasil melakukan penelusuran aset atas nama terpidana Eddy Tansil berupa uang sebanyak Rp 51.682.537.000 (Rp 51,6 miliar),” katanya.

Pujian dari Menteri Keuangan

Menteri Keuangan, Purbaya, memuji Kejagung atas keberhasilannya menemukan aset Eddy Tansil. Menurutnya, temuan ini merupakan prestasi luar biasa karena kasus ini sudah lama menjadi ingatan publik.

“Yang saya kaget tadi, kasus Eddy Tansil yang telah lama menjadi ingatan publik, uangnya masih bisa diperoleh lagi ya. Ini saya pikir prestasi yang luar biasa, Pak, karena sudah puluhan tahun kan dikejar terus,” ujar Purbaya.

Ia menekankan bahwa kasus seperti ini tidak boleh dibiarkan menguap begitu saja. “Kasus Eddy Tansil mengingatkan bahwa kerugian negara tidak boleh menjadi masa lalu tanpa penyelesaian. Jadi siapa yang merugikan negara, sampai kapan pun akan kita kejar ya, Pak ya? Waktu boleh berjalan, tapi hak negara tidak boleh hilang.”

Komitmen Pemerintah

Proses penelusuran dan pemulihan aset Eddy Tansil menunjukkan bahwa pemerintah tidak pernah berhenti mengejar para pelaku korupsi. Meskipun Eddy Tansil masih buron, upaya untuk mengembalikan aset negara terus dilakukan. Hal ini memberikan harapan bahwa keadilan akan tetap ditegakkan meskipun waktu berlalu.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Liga Super Trendyol, Pertandingan Tanpa Gol antara Göztepe dan Kayserispor

    Liga Super Trendyol, Pertandingan Tanpa Gol antara Göztepe dan Kayserispor

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 107
    • 0Komentar

    DIADGRAMKOTA.COM – Dalam pertandingan Liga Super Turki antara Göztepe dan Kayserispor, kedua tim bermain imbang tanpa gol. Meskipun keduanya memiliki beberapa peluang emas, mereka gagal memanfaatkannya. Pertandingan ini menunjukkan bahwa pertahanan kedua tim sangat kuat, namun penyerangan masih perlu ditingkatkan. Hari Valentine Perayaan Hari Valentine di Bilecik menarik perhatian masyarakat dengan berbagai aktivitas yang diselenggarakan di […]

  • Pengguna YouTube Bisa Buat Recap 2025 untuk Mengetahui Kebiasaan Menonton

    Pengguna YouTube Bisa Buat Recap 2025 untuk Mengetahui Kebiasaan Menonton

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 188
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – YouTube kembali meluncurkan fitur baru yang menarik perhatian pengguna. Tahun ini, platform video terbesar di dunia merilis YouTube Recap 2025, sebuah fitur yang memberikan gambaran lengkap tentang kebiasaan menonton pengguna sepanjang tahun. Fitur ini berbeda dari versi sebelumnya, karena kali ini tidak hanya mencakup data musik, tetapi juga konten non-musik seperti video pendek dan […]

  • Jawa Timur Tidak Masuk Daftar Peringkat Sekolah Terbaik Nasional: Kinerja Akademik dan TKA

    Jawa Timur Tidak Masuk Daftar Peringkat Sekolah Terbaik Nasional: Kinerja Akademik dan TKA

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 139
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemeringkatan sekolah berdasarkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) telah menjadi indikator penting dalam menilai kualitas pendidikan di Indonesia. Tahun ini, data terbaru yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengungkapkan daftar 30 satuan pendidikan terbaik di seluruh negeri. Daftar ini mencerminkan prestasi akademik siswa dari berbagai jenjang, mulai dari SMA Negeri hingga […]

  • Ketua Komisi A : Iuran HUT RI Wajar, Selama Tidak Memberatkan Warga

    Ketua Komisi A : Iuran HUT RI Wajar, Selama Tidak Memberatkan Warga

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 330
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, angkat suara soal polemik penarikan iuran HUT RI di kampung-kampung. Menurutnya, hal itu wajar dan sudah menjadi tradisi di masyarakat. “Fenomena tarikan ke warga untuk giat perayaan HUT RI di setiap pemukiman menurut saya adalah hal lumrah dan sudah menjadi tradisi di masyarakat kita,” tegas […]

  • blt klj kjp

    Kebijakan BLT di Awal Tahun 2026: Cair atau Tidak? Ini Cara Memeriksanya

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 337
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada awal tahun, masyarakat kembali memperhatikan status bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah. Salah satu yang menjadi perhatian adalah BLT Januari 2026. Pertanyaan utama yang sering muncul adalah apakah bantuan tersebut benar-benar cair atau tidak. Dalam artikel ini, akan dibahas berbagai informasi terkini mengenai pencairan bansos, cara mengecek penerima, serta solusi jika seseorang belum […]

  • Ketua Komisi A Desak KPU Manfaatkan Badan Ad-Hoc untuk Capai Target Partisipasi Masyarakat

    Ketua Komisi A Desak KPU Manfaatkan Badan Ad-Hoc untuk Capai Target Partisipasi Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 357
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memaksimalkan peran badan Ad-Hoc dalam mencapai target partisipasi masyarakat. Menurutnya, KPU Kota Surabaya menempatkan target dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 ini sebesar 77 persen. Akan tetapi, target tersebut dinilai memerlukan kerja […]

expand_less