Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » NASIONAL » Kasus TPPO Anak di Gion SPA Surabaya Memicu Kecaman dari KPI Nasional

Kasus TPPO Anak di Gion SPA Surabaya Memicu Kecaman dari KPI Nasional

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan anak-anak di bawah umur di Gion SPA Surabaya kembali menjadi sorotan. Kejadian ini menimbulkan reaksi keras dari Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Nasional, yang menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia.

Dugaan Eksploitasi Terhadap Anak di Bawah Umur

Menurut laporan yang beredar, kasus ini diduga melibatkan praktik eksploitasi terhadap anak perempuan usia 14 hingga 15 tahun yang direkrut dari luar daerah dengan janji pekerjaan dan penghasilan besar. Dugaan tersebut semakin kuat setelah adanya penggunaan identitas palsu serta ketergantungan korban terhadap perekrut.

Presidium KPI Nasional, Mufida Atmaja, mengecam segala bentuk eksploitasi terhadap perempuan, khususnya anak-anak yang dijadikan korban prostitusi terselubung maupun perdagangan orang.

Kasus yang Menjadi Fenomena Gunung Es

Mufida menjelaskan bahwa kasus yang sedang viral di media sosial merupakan gambaran nyata bagaimana jaringan perdagangan orang bekerja dengan memanfaatkan kerentanan ekonomi dan usia korban. Ia menyebutkan bahwa kasus ini hanya sebagian kecil dari persoalan yang sesungguhnya terjadi di lapangan.

“Semua ini adalah fenomena gunung es, melihat kasus-kasus lain yang marak di daerah, di mana yang menjadi korban adalah anak di bawah umur, terutama anak dan remaja. Bahkan dalam beberapa kasus sampai merenggut nyawa korban,” tambah aktivis perempuan yang juga merupakan eksponen 1998 tersebut.

Penindakan Hukum yang Tegas

Menurut Mufida, praktik perdagangan orang merupakan kejahatan terorganisir yang harus ditindak secara tegas oleh aparat penegak hukum. Penanganan hukum, kata dia, tidak boleh hanya menyasar perekrut, tetapi juga pihak-pihak yang mempekerjakan anak di bawah umur.

Ia menegaskan bahwa seluruh mata rantai dalam praktik TPPO harus diusut hingga tuntas agar memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

Pencegahan Berbasis Kolaborasi

Selain penegakan hukum, KPI Nasional juga menyoroti pentingnya penguatan sistem perlindungan perempuan dan anak melalui edukasi, literasi digital, pengawasan keluarga, serta kolaborasi lintas sektor.

Mufida menilai pencegahan TPPO tidak bisa dibebankan kepada individu atau keluarga semata, melainkan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, sekolah, aparat penegak hukum, dan masyarakat.

Ajakan untuk Bersama Melawan TPPO

Di akhir pernyataannya, Mufida mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melawan praktik perdagangan orang yang dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia.

“Stop TPPO! Perdagangan orang adalah kejahatan serius yang melanggar hak asasi manusia. Kami mendukung perlindungan korban, penegakan hukum yang tegas, dan kerja sama semua pihak untuk mencegah terjadinya eksploitasi terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan,” seru Mufida.

Kasus dugaan TPPO yang melibatkan anak di bawah umur ini kembali menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak harus menjadi prioritas bersama. Penindakan tegas terhadap pelaku serta pengawasan yang berkelanjutan dinilai menjadi kunci untuk memutus mata rantai perdagangan orang di Indonesia.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gig Economy Kian Tumbuh, CIPS Minta Pemerintah Siapkan Regulasi Tepat Sasaran

    Gig Economy Kian Tumbuh, CIPS Minta Pemerintah Siapkan Regulasi Tepat Sasaran

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertumbuhan Gig economy di Indonesia semakin pesat seiring meningkatnya platform digital dan kebutuhan kerja fleksibel. Melihat tren ini, Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) mendorong pemerintah menghadirkan regulasi yang lebih tepat sasaran agar mampu memberikan perlindungan bagi pekerja tanpa menghambat perkembangan sektor tersebut. Namun hingga saat ini, kerangka regulasi yang mengatur sektor tersebut […]

  • Sanksi Fifa Malaysia

    Penangguhan Sanksi FIFA Malaysia untuk Pemain Naturalisasi

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 128
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah mengambil keputusan penting terkait sanksi yang diberikan oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) terhadap tujuh pemain naturalisasi Malaysia. Keputusan ini menjadi angin segar bagi para pemain dan federasi sepak bola negara tersebut. Peran CAS dalam Proses Hukuman CAS, yang dikenal sebagai lembaga pengadilan olahraga terkemuka, menerima permohonan penangguhan […]

  • Pers dan Kedaulatan Ekonomi, Refleksi Hari Pers Nasional 2026

    Pers dan Kedaulatan Ekonomi, Refleksi Hari Pers Nasional 2026

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 145
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang diperingati setiap 9 Februari menjadi momen refleksi bagi insan pers di seluruh Indonesia. Tahun ini, HPN mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, yang menegaskan pentingnya kemandirian ekonomi sebagai fondasi utama bagi kebebasan dan profesionalisme pers. Kedaulatan ekonomi pers menjadi isu krusial di tengah dinamika dunia […]

  • Bernardo Tavares, Bonek, Persebaya Surabaya,

    Bernardo Tavares Minta Dukungan Bonek, Jadi Kunci Kesuksesan Persebaya Surabaya

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 158
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya terus menunjukkan tren positif dalam kompetisi Super League 2025/2026. Salah satu faktor utama yang mendukung keberhasilan tim ini adalah dukungan luar biasa dari para suporter, khususnya Bonek dan Bonita. Total penonton yang hadir di Stadion Gelora Bung Tomo mencapai angka impresif sebesar 131.121 orang, sebuah pencapaian yang menegaskan betapa kuatnya dukungan masyarakat […]

  • Sejarah dan Perubahan Kota Surabaya: Dari Bank of Taiwan ke Pasar Terang

    Sejarah dan Perubahan Kota Surabaya: Dari Bank of Taiwan ke Pasar Terang

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 208
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, sebagai kota yang kaya akan sejarah, memiliki banyak jejak perubahan yang tercatat dalam berbagai bangunan dan infrastruktur. Salah satu contohnya adalah lokasi yang kini dikenal sebagai Pasar Terang di Jalan Kembang Jepun. Tempat ini dulunya merupakan bekas gedung Bank of Taiwan, sebuah bangunan yang memiliki nilai historis tinggi. Jejak Sejarah yang Tertelan Perkembangan […]

  • Rayakan HUT Presiden Prabowo, Nasi Goreng dan Telur Ceplok Jadi Menu Spesial di Seluruh Indonesia

    Rayakan HUT Presiden Prabowo, Nasi Goreng dan Telur Ceplok Jadi Menu Spesial di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Perayaan Ulang Tahun Presiden Prabowo dengan Menu Favorit DIAGRAMKOTA.COM – Pada hari Jumat, 17 Oktober 2025, berbagai pihak menyambut hari ulang tahun Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Salah satu cara yang dilakukan untuk merayakan momen spesial ini adalah dengan menyajikan menu favorit Presiden, yaitu nasi goreng dan telur ceplok. Seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di […]

expand_less