Perayaan HJKS 2026 Menjadi Ajang Penguatan City Branding Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 tahun ini menjadi momentum penting bagi pemerintah kota untuk memperkuat citra pariwisata dan ekonomi kreatif. Rangkaian acara yang berlangsung dari April hingga Juni 2026 dirancang untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Acara ini juga menjadi ajang promosi budaya, olahraga, dan ekonomi kreatif yang diharapkan mampu meningkatkan kunjungan serta pengakuan terhadap identitas Kota Surabaya.
Agenda Wisata dan Hiburan yang Beragam
Beberapa agenda utama HJKS 2026 telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, seperti Festival Rujak Uleg dan Surabaya Vaganza Festival of Lights. Dua event ini menjadi bagian dari strategi pemerintah kota untuk memperkenalkan Surabaya sebagai destinasi wisata berbasis event. Festival Rujak Uleg akan digelar pada 9 Mei 2026 di Surabaya Expo Center, sementara Surabaya Vaganza akan berlangsung pada 16 Mei 2026 dengan rute dari Jalan Pahlawan menuju Balai Kota.
Konsep wisata malam menjadi fokus utama dalam perayaan kali ini. Acara diselenggarakan pada malam hari agar wisatawan dapat menikmati suasana kota dengan lebih nyaman. Selain itu, Surabaya Vaganza menghadirkan konsep baru dengan instalasi bunga dan permainan cahaya yang diharapkan memberikan pengalaman visual yang lebih menarik.
Kerja Sama dengan Hotel dan Agen Perjalanan
Untuk meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas, Pemkot Surabaya menggandeng hotel dan agen perjalanan melalui paket bundling yang mencakup tiket event unggulan HJKS 2026. Hal ini dilakukan agar tamu hotel mitra dapat mengikuti rangkaian acara dengan lebih mudah. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, optimistis antusiasme pengunjung akan tinggi, terlebih setelah adanya kerja sama dengan berbagai agen perjalanan dan hotel.
Program Pelayanan Publik dan Ekonomi Daerah
Selain agenda wisata dan hiburan, HJKS 2026 juga diisi oleh program pelayanan publik dan penguatan ekonomi daerah. Salah satu inisiatifnya adalah pembebasan denda Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga akhir Mei 2026 sebagai bentuk stimulus bagi masyarakat. Selain itu, ada Surabaya Industrial & Labour Festival, Piala Wali Kota yang melibatkan 40 cabang olahraga, serta Surabaya Shopping Festival di 19 pusat perbelanjaan.
Agenda lainnya termasuk pertandingan liga profesional di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya Tourism Award, peresmian rumah pompa di kawasan Margorejo, hingga festival UMKM. Festival Tepi Pantai di THP Kenjeran akan menjadi penutup agenda bulan Mei, sedangkan puncak HJKS dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026 bersamaan dengan peluncuran kembali Hi-Tech Mall serta penampilan grup musik Wali Band.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Penguatan City Branding
Pelaksana Tugas Kepala Disbudporapar Surabaya, Herry Purwadi, menjelaskan bahwa perayaan HJKS tahun ini diarahkan sebagai strategi penguatan city branding. Kolaborasi lintas sektor diperkuat melalui program Surabaya Sightseeing and City Tour Traktiran setiap Jumat dan promo tiket wisata Rp733 selama akhir pekan dan hari libur sepanjang Mei 2026. Program ini berlaku di sejumlah destinasi seperti THP Kenjeran, Museum 10 November, Wisata Perahu Kalimas, hingga Kebun Raya Mangrove.
Khusus Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar, tiket promo Rp733 diberikan kepada 25 pengunjung pertama setiap akhir pekan dan hari libur sebagai bagian dari pengenalan wisata edukasi lingkungan. Selain itu, UMKM juga dilibatkan dalam berbagai event besar agar dampak ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Optimisme Kunjungan Wisatawan
Kepala Bidang Pariwisata Disbudporapar Surabaya, Farah Andita Ramdhani, optimistis kunjungan wisatawan selama Mei 2026 akan mengalami peningkatan. Sebagai perbandingan, pada Mei 2025 lalu tercatat kenaikan kunjungan ke destinasi wisata sebesar 12,5 persen serta peningkatan okupansi hotel sebesar 4 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Ia berharap pendekatan penyelenggaraan yang semakin terintegrasi mampu menjadikan HJKS berkembang menjadi event berskala nasional hingga internasional.***

>
>

Saat ini belum ada komentar