Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Kebijakan Pajak Kapal di Selat Malaka: Risiko Hukum dan Diplomasi yang Perlu Diperhatikan

Kebijakan Pajak Kapal di Selat Malaka: Risiko Hukum dan Diplomasi yang Perlu Diperhatikan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Selat Malaka, sebagai jalur pelayaran internasional, memiliki peran penting dalam perdagangan global. Namun, wacana penerapan pajak terhadap kapal yang melintas di wilayah ini menimbulkan berbagai pertanyaan tentang konsekuensi hukum dan diplomasi. Anggota Komisi I DPR RI, Tubagus Hasanuddin, menyampaikan kekhawatiran terkait potensi konflik internasional jika kebijakan ini diterapkan.

Perspektif Hukum Internasional

Menurut Hasanuddin, Selat Malaka tunduk pada ketentuan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982. Pasal 38 UNCLOS menjelaskan bahwa kapal memiliki hak lintas transit di wilayah selat dan tidak boleh dihambat atau diganggu. Selain itu, Pasal 44 menyatakan bahwa negara tepi tidak diperkenankan menunda lintasan kapal yang melintas.

Hasanuddin menekankan bahwa Selat Malaka merupakan perairan alami yang secara tradisional digunakan untuk pelayaran internasional, berbeda dengan Terusan Suez atau Panama yang bersifat buatan dan diatur melalui perjanjian khusus. Oleh karena itu, penerapan pajak terhadap kapal yang melintas berpotensi bertentangan dengan prinsip-prinsip tersebut.

Potensi Konflik dengan Negara Tetangga

Selain risiko hukum, kebijakan ini juga berpotensi mengganggu hubungan diplomatik dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Kedua negara tersebut sama-sama menjadi negara tepi Selat Malaka. Tanpa dukungan dari kedua negara tersebut, kebijakan ini bisa menimbulkan friksi kawasan.

Hasanuddin menegaskan bahwa pemerintah perlu melakukan kalkulasi ulang secara matang, baik dari sisi hukum, diplomasi, maupun kesiapan operasional di lapangan. Jangan sampai kebijakan ini justru merugikan posisi Indonesia di mata dunia.

Penegakan Hukum dan Pengawasan

Selain itu, Hasanuddin mempertanyakan kesiapan pemerintah dalam aspek pengawasan dan penegakan hukum jika kebijakan tersebut diterapkan. Pengelolaan Selat Malaka membutuhkan koordinasi kuat serta kapasitas pengawasan yang memadai.

Wacana Menteri Keuangan

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan wacana pemungutan pajak terhadap kapal di Selat Malaka. Namun, rencana ini mendapat tanggapan beragam dari berbagai pihak, termasuk dari Menteri Luar Negeri yang membantah kemungkinan penerapan tarif di wilayah tersebut.

Tantangan dan Perhitungan Matang

Pemerintah harus mempertimbangkan berbagai aspek sebelum mengambil keputusan. Termasuk dalam hal ini adalah dampak ekonomi, hubungan internasional, dan kesiapan infrastruktur. Kebijakan yang tidak matang bisa berdampak buruk terhadap reputasi Indonesia dan hubungan dengan negara-negara lain.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Berada di Lokasi Banjir Saat Tahun Baru

    Presiden Prabowo Berada di Lokasi Banjir Saat Tahun Baru

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 120
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM.CO – Presiden Prabowo Subianto rencananya akan kembali mengunjungi langsung tempat bencana banjir yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara menjelang pergantian Tahun Baru 2026. Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan rencana perjalanan presiden tersebut. “Diatur demikian (akan mengunjungi lokasi bencana),” kata Prasetyo kepada para jurnalis, di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin (29/12/2025). Saat ditanya […]

  • Tukar Uang Lebaran

    Tukar Uang Lebaran: Tradisi yang Menggerakkan Ekonomi dan Mempertahankan Budaya

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 82
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tukar uang Lebaran tidak hanya sekadar ritual tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas masyarakat Indonesia. Setiap menjelang Idul Fitri, kebiasaan menukar uang kertas atau logam dengan pecahan baru menjadi fenomena yang sering dijumpai. Proses ini tidak hanya berdampak pada perputaran uang tunai, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai sosial dan ekonomi yang terkandung dalam tradisi […]

  • Operasi Zebra Semeru 2025 Dimulai, Ini 8 Target Tilang di Jombang

    Operasi Zebra Semeru 2025 Dimulai, Ini 8 Target Tilang di Jombang

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 223
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Jombang mulai melaksanakan Operasi Zebra Semeru pada hari Senin, 17 November 2025. Berlangsung selama dua minggu ke depan, terdapat delapan sasaran operasi yang menjadi prioritas. Operasi Zebra Semeru 2025 dimulai dengan upacara pengarahan yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Jombang, Kompol Christian Bagus Yulianto. “Dengan izin Bapak Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, apel gelar […]

  • Gus Afif Sebut PT KAI Jegal Hak Dasar Hidup Warga Surabaya

    Gus Afif Sebut PT KAI Jegal Hak Dasar Hidup Warga Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 316
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Krisis akses air bersih di Surabaya Utara kembali menjadi perhatian publik. Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, M Faridz Afif, mengungkapkan temuan penting saat melakukan reses. Banyak warga yang masih kesulitan mengakses layanan air bersih dari Perumda Air Minum Surya Sembada (PDAM), terutama mereka yang belum dapat memenuhi syarat legal administrasi akibat status […]

  • Israel , Serangan Rudal Iran

    Perspektif Geopolitik Iran dalam Konteks Konflik Regional

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Guru Besar Geopolitik Timur Tengah Universitas Gadjah Mada, Siti Muti’ah Setyawati, menyampaikan pandangan bahwa Iran saat ini berada dalam posisi yang relatif sendirian menghadapi tekanan geopolitik dari Amerika Serikat dan Israel. Ia menyoroti bahwa sejumlah negara di kawasan Timur Tengah, termasuk negara-negara Teluk, cenderung enggan memberikan dukungan secara terbuka kepada Teheran. “Tidak ada […]

  • FF

    52 Kode Redeem FF Terbaru 9 Desember 2025, Dapatkan Skin dan Bundle Eksklusif Akhir Tahun

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Kode Redeem Free Fire Terbaru: Hadiah Menarik untuk Pemain Setia DIAGRAMKOTA.COM – Free Fire, salah satu game battle royale yang sangat populer di Indonesia, kembali menghadirkan berbagai hadiah menarik bagi para pemainnya. Pada Selasa, 9 Desember 2025, Garena merilis 52 kode redeem FF terbaru yang bisa langsung diklaim oleh para survivor. Kode-kode ini tidak hanya […]

expand_less