KAI Daop 8 dan BTP Kelas I, Kesiapan Infrastruktur untuk Pengembangan Jalur Ganda di Wilayah Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya, bekerja sama dengan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), melakukan kegiatan pemeriksaan lintas jalan kaki pada jalur Stasiun Wonokromo hingga Stasiun Sepanjang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan jalur ganda yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kelancaran perjalanan kereta api.
Kegiatan dengan tema “High Performing Team, Railway Safety” menjadi langkah strategis dalam memastikan prasarana siap mendukung pengembangan jalur ganda. Pemeriksaan meliputi kondisi rel, bantalan, penambat, wesel, bangunan hikmat, perlintasan sebidang, serta area sekitar jalur dan fasilitas pendukung lainnya. Tujuannya adalah memastikan seluruh prasarana dalam kondisi optimal agar dapat menunjang keselamatan dan keandalan operasional.
Proses Pemeriksaan Lintas Jalan Kaki
Pemeriksaan lintas dilakukan secara menyeluruh oleh tim yang dipimpin langsung oleh Executive Vice President Daop 8 Surabaya bersama jajaran manajemen dan tim BTP Kelas I Surabaya DJKA. Proses ini mencakup pemantauan dan sterilisasi jalur guna meminimalisir potensi gangguan operasional. Dengan pemeriksaan langsung di lapangan, potensi masalah dapat diidentifikasi lebih dini dan ditangani secara cepat dan tepat.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa kesiapan prasarana menjadi faktor krusial dalam keberhasilan pengembangan jalur ganda. “Cek lintas ini kami lakukan untuk memastikan seluruh prasarana dalam kondisi optimal sehingga mampu menunjang peningkatan kapasitas dan keselamatan perjalanan kereta api,” ujarnya.
Kolaborasi dengan Pemerintah Kota Surabaya
Selain kegiatan pemeriksaan lintas, Pemerintah Kota Surabaya juga melakukan penataan infrastruktur di kawasan Stasiun Wonokromo. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa Pemkot akan melakukan pengaspalan dan pelebaran Jalan Stasiun Wonokromo guna mengembalikan fungsi jalan sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.
Peran Masyarakat dalam Keselamatan Transportasi
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak beraktivitas di jalur rel serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar jalur. Melalui kolaborasi ini, KAI Daop 8 Surabaya bersama BTP Kelas I Surabaya DJKA terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, andal, dan berkelanjutan.
Potensi Manfaat Pengembangan Jalur Ganda
Pengembangan jalur ganda diharapkan dapat meningkatkan kapasitas angkutan, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Dengan adanya jalur ganda, perjalanan kereta api akan lebih efisien dan mampu menampung jumlah penumpang yang lebih besar.***

>

Saat ini belum ada komentar