Penetapan Ketua DPRD Surabaya 2024–2029 oleh PDI Perjuangan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – PDI Perjuangan, partai politik yang memiliki pengaruh signifikan di Jawa Timur, telah menetapkan Syaifuddin Zuhri sebagai ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya untuk periode 2024–2029. Keputusan ini dilakukan setelah almarhum Adi Sutarwijono, yang sebelumnya menjabat posisi tersebut, wafat. Penetapan ini menjadi bagian dari proses konsolidasi internal partai untuk memastikan kepemimpinan di lembaga legislatif tetap stabil dan berjalan sesuai aturan.
Proses Penetapan dan Mekanisme Internal Partai
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDIP Jawa Timur, Didik Prasetiyono, menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang berjalan sesuai ketentuan. Ia menjelaskan bahwa penunjukan Syaifuddin Zuhri tertuang dalam surat keputusan DPP PDIP, yang menjadi tindak lanjut dari konsolidasi internal partai.
“Keputusan ini merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang berjalan sesuai ketentuan,” ujar Didik. “Partai juga menyampaikan penghormatan atas pengabdian almarhum Adi Sutarwijono yang dinilai telah menjalankan amanah rakyat dengan dedikasi tinggi.”
Tanggung Jawab dan Kepemimpinan yang Berintegritas
Didik menekankan bahwa jabatan Ketua DPRD bukan sekadar posisi struktural, tetapi juga amanah rakyat yang harus dijalankan dengan integritas dan komitmen terhadap kepentingan publik. Ia mengatakan bahwa ketua DPRD harus mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat, menjaga marwah lembaga, serta memastikan fungsi pengawasan dan penganggaran berjalan berpihak pada rakyat.
“Ketua DPRD harus mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat, menjaga marwah lembaga, serta memastikan fungsi pengawasan dan penganggaran berjalan berpihak pada rakyat,” tegas Didik.
Persiapan untuk Kepemimpinan yang Berkelanjutan
Sejalan dengan keputusan tersebut, DPP PDIP juga meminta seluruh kader untuk menjaga soliditas dan mendukung proses pengesahan sesuai mekanisme yang berlaku. Didik menekankan bahwa hal ini bagian dari disiplin organisasi yang bertujuan agar DPRD benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Ini bagian dari disiplin organisasi. Tujuannya agar DPRD benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Didik.
Reaksi dan Harapan dari Tokoh Politik
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, memberikan dukungan kepada Syaifuddin Zuhri. Ia meminta agar ketua DPRD baru dapat membangun sinergi yang kuat antara lembaga legislatif dan eksekutif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kerja pemerintah daerah dalam menjalankan program-program yang berdampak langsung pada masyarakat.
Said Abdullah menyatakan, “Ketua DPRD baru harus mampu membangun hubungan yang baik dengan pihak eksekutif, sehingga kebijakan yang diambil dapat lebih efisien dan berdampak positif bagi warga Surabaya.”
Konteks Lebih Luas dalam Pemilu 2024
Penetapan Syaifuddin Zuhri sebagai ketua DPRD Surabaya juga menjadi bagian dari strategi partai dalam menghadapi pemilu 2024. Dengan kepemimpinan yang stabil di tingkat daerah, PDI Perjuangan berharap dapat mempertahankan konsistensi dalam memperkuat basis dukungan di Jawa Timur.***

>

Saat ini belum ada komentar