Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HANKAM » Akhir Penantian Panjang, Jembatan Perintis Garuda Hadir untuk Warga Bungkal

Akhir Penantian Panjang, Jembatan Perintis Garuda Hadir untuk Warga Bungkal

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Bagai mimpi yang akhirnya menjadi nyata, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Bungkal, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, menghadirkan harapan baru bagi warga setempat.

Selama puluhan tahun, masyarakat di sana harus bergelut dengan keterbatasan aksesibilitas. Ketiadaan jembatan memaksa warga menyeberangi aliran sungai demi menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari pergi ke sekolah, bekerja, hingga mengakses layanan kesehatan.

“Kalau pas airnya dangkal ya kita bisa lewati, tapi tetap kesulitannya lumayan tinggi, karena kan licin, jadi kadang ada yang jatuh. Anak-anak sekolah kadang juga harus pulang lagi ke rumah, karena saat berangkat sekolah bajunya basah atau kotor,” ujar Hariyanto, salah satu warga Bungkal, Senin (30/3/2026).

Namun situasi berubah saat debit air sungai meningkat dan arus yang semakin deras membuat penyeberangan menjadi berbahaya.

Hariyanto mengakui, kondisi seperti itu membuat warga tidak punya pilihan dan harus mengambil jalur lain yang lebih aman. Sayangnya, jalur alternatif tersebut tidaklah dekat. Warga harus memutar melewati desa lainnya hingga beberapa kilometer.

Dandim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra menjelaskan bahwa program Jembatan Perintis Garuda merupakan inisiatif langsung dari Presiden Prabowo yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat (TNI AD).

Menurutnya, program tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi aksesibilitas di sejumlah daerah yang masih terbatas, khususnya bagi anak-anak sekolah.

“Program ini merupakan arahan langsung dari bapak Presiden saat peringatan Hari Pendidikan Nasional. Ketika itu ditayangkan video yang memperlihatkan banyak anak sekolah harus menyeberangi sungai tanpa jembatan, bahkan berjalan di dasar sungai. Dari situ beliau memerintahkan untuk segera dibangun (jembatan) dan TNI AD merespon cepat supaya dapat terbangun di titik-titik yang dibutuhkan masyarakat,” terangnya.

Sedangkan untuk kriteria, sebut dia, penentuan lokasi pembangunan dilakukan berdasarkan tingkat urgensi kebutuhan masyarakat terhadap akses penghubung.

“Prioritasnya adalah wilayah yang memang belum memiliki jembatan dan itu menjadi akses banyak masyarakat, seperti anak-anak sekolah, kemudian juga petani yang ke sawah, dan juga untuk akses masyarakat lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyebut bahwa sasaran jembatan tersebut merupakan salah satu dari belasan Jembatan Perintis Garuda Tahap III yang akan dibangun di wilayahnya.

“Total pada Tahap III ini ada 16 jembatan yang akan kita bangun di wilayah Korem 081/DSJ, sepuluh di antaranya merupakan jembatan beton,” katanya usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Bungkal dan memberikan bantuan bagi warga sekitar.

Ia menargetkan seluruh pembangunan tersebut dapat rampung dalam waktu dua bulan agar bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu membuka akses yang selama ini terbatas. Mobilitas warga akan menjadi lebih mudah, distribusi hasil pertanian lebih lancar, serta akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan semakin terjangkau.

Jembatan ini juga diyakininya akan memperlancar konektivitas antar wilayah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

“Jika akses semakin baik, tentu aktivitas warga akan lebih mudah. Kondisi ini pada akhirnya akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, jembatan sepanjang 26 meter tersebut akan menghubungkan Desa Bungkal dan Desa Belang. Keberadaannya diperkirakan memberikan dampak signifikan bagi sekitar 200 kepala keluarga yang tinggal di sekitar lokasi.(dk/tgh)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungi Korban Kebakaran Sidotopo, Ketua Fraksi PDI-P Beri Bantuan dan Dorong Pemkot Segera Bertindak

    Kunjungi Korban Kebakaran Sidotopo, Ketua Fraksi PDI-P Beri Bantuan dan Dorong Pemkot Segera Bertindak

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 339
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah momen bulan suci Ramadan, Fraksi PDI-P DPRD Surabaya menunjukkan kepeduliannya terhadap korban kebakaran di Jalan Sidotopo Jaya Gang 7.

  • Bank Indonesia, Uang Baru ,Lebaran

    Bank Indonesia Perpanjang Jadwal dan Tambah Kuota Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 102
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bank Indonesia (BI) kembali mengambil langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menyambut perayaan Lebaran 2026. Dengan meningkatkan kuota pemesanan dan memperpanjang jadwal penukaran uang baru, BI berupaya memastikan akses yang lebih mudah bagi warga. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari program Semarak Rupiah Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026, yang dirancang untuk menjaga kelancaran arus […]

  • Anggota DPRD Surabaya

    Respon Josiah Michael Soal Surat Keputusan Mengenai Konflik Iuran Warga Dengan Manajemen Petra

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Diagramkota.com Surabaya : Terkait iuran dikomplek tompotika yang telah menyebabkan konflik antara warga RW 4, RW 5 dan RW 7, dengan manajemen SMP Kristen Petra 2 dan SMA Kristen Petra 2 di Jalan Raya Manyar Tirtosari, pengurus RW komplek Tompotika  mengeluarkan surat keputusan mengenai iuran warga. Menyikapi isi surat keputusan tersebut, , Anggota Komisi A […]

  • Takjil Ramadhan

    20 Ide Takjil Murah Meriah untuk Jualan di Pinggir Jalan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Pengantar Takjil: Apa Itu dan Kenapa Penting? Takjil, yang merupakan istilah Bahasa Arab, secara umum mengacu pada makanan atau minuman yang disajikan untuk berbuka puasa. Di Indonesia, takjil sering kali menjadi bagian penting dari tradisi berbuka puasa, terutama saat bulan Ramadan. Masyarakat biasanya menyantap takjil sebagai pendahulu sebelum menikmati hidangan utama. Takjil berfungsi untuk memberdayakan […]

  • Kasdam V/Brawijaya Pimpin Rakor Virtual Percepatan Pembangunan KDKMP Bersama Wapang TNI di SICC

    Kasdam V/Brawijaya Pimpin Rakor Virtual Percepatan Pembangunan KDKMP Bersama Wapang TNI di SICC

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si. menegaskan komitmen percepatan pembangunan KDKMP melalui rakor virtual bersama Wapang TNI. “Koordinasi yang terintegrasi menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan KDKMP secara efektif dan tepat sasaran.” ujarnya saat kegiatan di SICC Makodam V/Brawijaya berlangsung efektif. Rakor berlangsung Selasa 21 April 2026 di SICC Makodam V/Brawijaya […]

  • GARDASATU JATIM: Surat Penolakan BEM UGM ke UNICEF Tolak MBG Sudah Keterlaluan

    GARDASATU JATIM: Surat Penolakan BEM UGM ke UNICEF Tolak MBG Sudah Keterlaluan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 100
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – GARDASATU JATIM mengecam keras langkah Ketua BEM Universitas Gadjah Mada yang mengirimkan surat kepada UNICEF untuk meminta agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan. Ketua GARDASATU JATIM, Badrul Aini, menilai langkah tersebut sebagai tindakan yang di luar nalar akal sehat dan tidak mencerminkan suara mayoritas masyarakat, khususnya para penerima manfaat program MBG. “Dia […]

expand_less