Mondo Duplantis Kembali Pecahkan Rekor Dunia Lompat Tiang
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Atlet lompat tiang asal Swedia, Mondo Duplantis, kembali mencatatkan sejarah dengan memecahkan rekor dunia lompat tiang untuk kali ke-15. Rekor ini terjadi dalam ajang Mondo Classic yang diadakan di IFU Arena, Uppsala, pada Kamis (12/3/2026). Duplantis berhasil melompati tinggi 6,31 meter, meningkatkan rekor sebelumnya yang ia pegang sebesar satu sentimeter.
Duplantis, yang lahir di Amerika Serikat, pertama kali memecahkan rekor dunia pada Februari 2020 dengan mencapai 6,17 meter dalam Orlen Copernicus Cup di Torun. Sejak saat itu, ia terus meningkatkan rekor tersebut hingga mencapai 6,31 meter dalam acara terbaru ini.
Sebelum era Duplantis, rekor dunia lompat tiang dipegang oleh Renaud Lavillenie dari Prancis dengan catatan 6,16 meter sejak tahun 2014. Kini, Duplantis telah mengubah wajah olahraga ini dengan dominasi yang luar biasa.
Dominasi yang Mengesankan
Pada acara Mondo Classic, Duplantis mendapatkan dukungan luar biasa dari penonton, terutama di negara yang ia wakili secara internasional. Saat bar diturunkan ke tinggi 6,31 meter, penonton bersorak antusias. Dalam upaya pertamanya, bar sedikit bergetar, namun Duplantis berhasil melewatinya dengan sempurna, memicu pesta kemenangan yang luar biasa.
Beberapa atlet lain segera mendekati Duplantis untuk memberikan selamat atas rekor dunia pertamanya di tahun ini dan kemenangan ke-38 berturut-turut. Ini adalah kali kedua Duplantis memecahkan rekor dunia di tanah airnya setelah sebelumnya mencapai 6,28 meter di Stockholm sembilan bulan lalu.
Prestasi yang Menjanjikan
Duplantis, yang telah meraih dua medali emas Olimpiade, menjadi atlet lompat tiang pertama yang memenangkan tiga gelar juara dunia berturut-turut sejak Sergey Bubka memperoleh enam gelar antara 1983 dan 1997. Keberhasilannya ini menunjukkan kemampuan luar biasa yang tidak tergantikan.
Mondo Classic, yang diadakan di Uppsala, Swedia, merupakan ajang khusus untuk atlet lompat tiang terbaik dunia. Acara ini dihelat dalam format gala dan diselenggarakan hanya beberapa hari sebelum Kejuaraan Dunia Indoor di Kujawy Pomorze, Polandia, tempat Duplantis berusaha meraih gelar keempat berturut-turut.
Kompetisi yang Ketat
Dalam kompetisi laki-laki, Duplantis ditemani oleh atlet-atlet hebat seperti Sondre Guttormsen dari Norwegia yang finis kedua dengan 6,0 meter. Pasangan Amerika Serikat, Zachery Bradford dan Sam Kendricks, masing-masing menempati posisi ketiga dan keempat dengan 5,9 meter. Bradford berhasil mencapai angka tersebut pada usaha pertamanya, sementara Kendricks butuh dua kesempatan.
Masa Depan yang Cerah
Ajang Mondo Classic tidak hanya menjadi momen penting bagi Duplantis, tetapi juga menjadi ajang pengujian bagi atlet-atlet lain. Dengan prestasi yang terus meningkat, Duplantis membuktikan bahwa ia bukan hanya atlet lompat tiang, tetapi juga ikon olahraga yang mampu membangkitkan antusiasme global.
Kehadiran Duplantis dalam olahraga ini telah mengubah cara pandang dunia terhadap lompat tiang, menjadikannya sebagai salah satu cabang olahraga yang paling dinantikan. Dengan rekor yang terus dipatahkan, Duplantis menunjukkan bahwa ambisi dan kerja kerasnya tidak pernah berakhir.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar