Kerja Sama Olahraga KONI Jawa Timur dengan Jepang untuk Meningkatkan Prestasi Atlet
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur sedang menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Jepang melalui Konsulat Jenderal yang berada di Surabaya. Tujuan dari kolaborasi ini adalah untuk meningkatkan prestasi atlet daerah ke level internasional, khususnya dalam cabang olahraga bela diri dan cabang lainnya.
Dukungan Teknis dari Jepang
Konsul Muda Konjen Jepang di Surabaya, Kaori Morohira, menyatakan kesiapan negaranya memberikan dukungan teknis bagi pengembangan olahraga di Jawa Timur. Dukungan ini mencakup pelatihan atlet, peningkatan kapasitas pelatih, hingga standardisasi peralatan bertaraf internasional.
“Kami sedang melakukan survei dan angket untuk mengetahui kebutuhan konkret di lapangan,” ujar Kaori saat audiensi di kantor KONI Jatim, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026).
Jepang memiliki komunitas yang kuat di bidang bela diri seperti judo, kendo, karate, hingga aikido. Negara tersebut membuka ruang seluas-luasnya untuk komunikasi lebih lanjut dengan pihak KONI Jatim.
Fokus pada Cabang Olahraga Bela Diri
Menurut Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil, sejumlah cabang bela diri seperti judo, karate, dan kempo masih perlu peningkatan prestasi agar mampu bersaing di tingkat internasional.
“Ini peluang positif. Dengan bantuan langsung dari negara asalnya, kami ingin menghadirkan standardisasi baru, agar atlet kami memiliki daya saing setara atlet kelas dunia,” katanya.
Selain bela diri, kerja sama tersebut juga berpotensi mencakup cabang olahraga lain seperti panjat tebing, softball, senam, dan gulat. Nabil menilai khusus cabang gulat, kualitas atlet Jawa Timur sudah cukup baik sehingga kolaborasi dengan Jepang diharapkan dapat memperkuat sistem pelatihan yang ada.
Pendekatan Efisien dalam Kolaborasi
Untuk mencapai target yang diharapkan, KONI Jatim akan memprioritaskan opsi mendatangkan pelatih Jepang ke Surabaya. Pendekatan ini dinilai lebih efisien karena dapat melatih banyak atlet sekaligus dan meningkatkan kapasitas pelatih lokal.
“Yang paling efisien adalah mendatangkan pelatihnya ke sini sehingga bisa melatih banyak atlet sekaligus dan meningkatkan kapasitas pelatih daerah,” tuturnya.
Target Implementasi Tahun 2026
Kedua pihak sepakat segera menyusun draf kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) agar kerja sama dapat direalisasikan. Target implementasi mulai tahun anggaran 2026.
“Targetnya tahun ini sudah mulai berjalan. Kami akan terus berkomunikasi untuk mematangkan detail bantuan peralatan serta jadwal kedatangan pelatih,” kata Nabil.***

>

Saat ini belum ada komentar