Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Pemain Keturunan yang Menolak Naturalisasi Jadi Bintang di Klub Inggris

Pemain Keturunan yang Menolak Naturalisasi Jadi Bintang di Klub Inggris

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemain keturunan yang menolak tawaran naturalisasi untuk membela Timnas Indonesia kini menjadi bintang utama di klubnya. Salah satu contohnya adalah Pascal Struijk, bek Leeds United yang sebelumnya sempat digadang-gadang akan bergabung dengan Timnas Indonesia. Meski gagal meyakinkan pemain tersebut, PSSI justru merasa menyesal karena keputusan Struijk berdampak positif bagi klubnya.

Struijk, yang saat ini menjadi bagian dari skuad Leeds United, pernah menerima tawaran untuk dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia. Namun, ia memilih untuk fokus pada karier klubnya di Liga Inggris. Keputusan ini terbukti menguntungkan bagi Leeds United, karena Struijk menjadi salah satu pembelian terbaik dalam sejarah klub tersebut.

Program Naturalisasi PSSI: Kesuksesan dan Tantangan

Sejak beberapa tahun lalu, PSSI aktif menjalankan program naturalisasi untuk meningkatkan kualitas Timnas Indonesia. Dalam lima tahun terakhir, sekitar 15 pemain berhasil didapatkan dan telah debut bersama skuad Garuda. Beberapa nama seperti Kevin Diks, Jay Idzes, dan Calvin Verdonk menjadi bukti bahwa program ini memberikan dampak signifikan.

Hasilnya, Timnas Indonesia berhasil mencapai berbagai prestasi yang membuat dunia sepak bola terkejut. Tim Merah Putih berhasil lolos hingga babak 16 besar Piala Asia 2023 dan naik drastis dalam ranking FIFA. Bahkan, mereka berhasil melaju hingga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Antusiasme Masyarakat Indonesia Terhadap Sepak Bola

Meski banyak pemain yang sukses dinaturalisasi, tidak semua pemain keturunan tertarik bergabung dengan Timnas Indonesia. Salah satu yang menolak adalah Pascal Struijk. Ia mengaku sering melihat komentar netizen Indonesia di akun media sosialnya. Menurutnya, antusiasme tersebut menunjukkan besarnya kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sepak bola.

“Saya senang melihat bagaimana para penggemar di sana dan betapa mereka sangat ingin saya ke sana,” ujar Struijk sembari tertawa. Ia juga menyebut bahwa komentar-komentar tersebut cukup lucu dan menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara sepak bola yang sangat besar.

Fokus pada Karier Klub

Meski tersanjung dengan antusiasme masyarakat Indonesia, Struijk menegaskan bahwa ia belum menjadikan opsi membela Timnas Indonesia sebagai prioritas. Ia lebih memilih fokus membantu klubnya bertahan di Premier League musim ini. “Itu bukan sesuatu yang saya fokuskan. Saya ingin mengakhiri musim ini dengan kuat bersama Leeds United. Kami ingin bertahan di Premier League dan finis setinggi mungkin.”

Pembelian Terbaik Klub Inggris

Keputusan Struijk untuk menolak naturalisasi ternyata memberikan dampak positif bagi Leeds United. Sejak bergabung dengan klub, ia menjadi bagian penting dari skuad dan membantu klub mencapai prestasi yang baik. Hal ini membuat banyak pihak menyebutnya sebagai pembelian terbaik sepanjang sejarah klub tersebut.

Dengan performa yang konsisten, Struijk membuktikan bahwa keputusan untuk tetap bermain di Liga Inggris adalah langkah yang tepat. Meskipun tidak bisa membela Timnas Indonesia, ia tetap menjadi salah satu pemain terbaik di Eropa dan memberikan kontribusi besar bagi klubnya.

Peran Pemain Naturalisasi dalam Prestasi Timnas Indonesia

Program naturalisasi PSSI berhasil membawa Timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi. Para pemain yang berhasil dinaturalisasi memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan standar sepak bola nasional. Mereka tidak hanya membantu Timnas meraih prestasi, tetapi juga meningkatkan reputasi sepak bola Indonesia di kancah internasional.

Namun, keberhasilan ini juga menghadirkan tantangan. PSSI harus terus mencari pemain-pemain berkualitas yang siap dinaturalisasi dan siap berkompetisi di level internasional. Selain itu, mereka juga harus memastikan bahwa pemain-pemain tersebut memiliki komitmen yang kuat untuk membela negara dan timnas.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Meski ada pemain yang menolak naturalisasi, PSSI tetap optimistis untuk terus menjalankan program ini. Mereka percaya bahwa masih banyak pemain keturunan yang bisa diajak untuk bergabung dan membantu Timnas Indonesia meraih prestasi lebih besar lagi.

Selain itu, PSSI juga berupaya meningkatkan kualitas pelatihan dan pengembangan pemain lokal. Dengan kombinasi pemain naturalisasi dan pemain lokal, Timnas Indonesia diharapkan bisa menjadi kekuatan yang lebih kuat di tingkat regional maupun internasional.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Kapal Pelni Rute Sorong ke Surabaya Tahun 2026

    Jadwal Kapal Pelni Rute Sorong ke Surabaya Tahun 2026

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapal pelni kembali menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan laut antar pulau. Salah satu rute yang sering digunakan adalah dari Sorong menuju Surabaya. Pada bulan April 2026, dua kapal besar milik PT Pelni akan melintasi jalur tersebut, yaitu KM Dorolonda dan KM Sinabung. Kedua kapal ini menawarkan berbagai pilihan kelas dan […]

  • Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

    Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Puncak arus mudik dan balik lebaran tahun ini diprediksi akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Polisi memperkirakan lonjakan pergerakan masyarakat akan terbagi dalam dua gelombang. Hal ini disebabkan oleh libur Idul Fitri 1447 Hijriah yang berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi. Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Dedi Prasetyo, menjelaskan bahwa lonjakan pertama […]

  • Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah dan Toko di Sawocangkring, Warga Panik

    Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah dan Toko di Sawocangkring, Warga Panik

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 272
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kobaran api meluluhlantakkan sebuah rumah yang juga difungsikan sebagai toko di Dusun Lumbang, RT 13 RW 03, Desa Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Kamis pagi (7/8/2025). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian besar karena seluruh bangunan hangus terbakar. Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB dan langsung membuat geger […]

  • DPRD Jatim Tekankan Penyaluran Modal Jamkrida Harus Efektif

    DPRD Jatim Tekankan Penyaluran Modal Jamkrida Harus Efektif

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 61
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – DPRD Jawa Timur menegaskan bahwa penyaluran modal tambahan untuk PT Jamkrida Jawa Timur harus dilaksanakan secara efektif dan tepat sasaran, terutama untuk mendukung UMKM mikro dan kecil. Pernyataan ini disampaikan oleh Lilik Hendarwati, Ketua Fraksi PKS sekaligus anggota Pansus BUMD DPRD Jatim, dalam rapat pembahasan kinerja Jamkrida periode 2020–2025. Lilik menilai Jamkrida sehat […]

  • Satresnarkoba Polres Tanjung Perak Amankan 12 Poket Sabu di Sisi Suramadu, Total Barang Bukti 20 Gram

    Satresnarkoba Polres Tanjung Perak Amankan 12 Poket Sabu di Sisi Suramadu, Total Barang Bukti 20 Gram

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 105
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah pesisir Surabaya. Seorang pria berinisial MG (37), warga Tambak Wedi yang berprofesi sebagai nelayan, diamankan petugas karena diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Penangkapan dilakukan di kawasan sisi Jembatan Suramadu. Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan 12 poket sabu […]

  • Gubernur Khofifah Jawa Timur

    Jembatan Bubak: Simbol Konektivitas dan Harapan Baru bagi Masyarakat Mojokerto

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jembatan Bubak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, kini menjadi salah satu ikon baru yang menghubungkan dua desa sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat setempat. Peresmian jembatan ini dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Kamis (19/2) malam, tepat pada momentum awal bulan Ramadan 1447 Hijriah. Sebelumnya, jembatan ini sempat putus akibat banjir, sehingga menyebabkan […]

expand_less