Jembatan Bubak: Simbol Konektivitas dan Harapan Baru bagi Masyarakat Mojokerto
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Jembatan Bubak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, kini menjadi salah satu ikon baru yang menghubungkan dua desa sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat setempat. Peresmian jembatan ini dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Kamis (19/2) malam, tepat pada momentum awal bulan Ramadan 1447 Hijriah. Sebelumnya, jembatan ini sempat putus akibat banjir, sehingga menyebabkan gangguan besar dalam mobilitas warga dan distribusi barang.
Pembangunan yang Menjawab Aspirasi Masyarakat
Pembangunan Jembatan Bubak dimulai dari aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra (Gus Barra). Setelah jembatan terputus akibat bencana banjir pada tahun 2024, masyarakat sangat berharap adanya perbaikan infrastruktur tersebut. Gubernur Khofifah langsung menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan menginstruksikan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur untuk melakukan pengecekan lapangan dan percepatan pembangunan.
“Alhamdulillah, seminggu kemarin Jembatan Bubak selesai pengerjaan 100 persen,” ujar Khofifah. Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya tentang membangun fisik, tetapi juga membangun harapan dan masa depan bagi masyarakat.
Dampak Ekonomi dan Sosial yang Signifikan
Jembatan rangka baja standar ini memiliki panjang bentang 60 meter dan lebar 7 meter, dengan nilai pembangunan sekitar Rp13 miliar. Kehadirannya menjadi harapan baru bagi masyarakat, terutama untuk memperlancar mobilitas warga, distribusi barang, serta aktivitas sosial dan keagamaan.
Khofifah menyatakan bahwa hadirnya Jembatan Bubak tidak hanya memberi harapan baru bagi dua desa, tetapi juga berdampak pada aspek budaya, pendidikan, sosial, serta mobilitas barang dan jasa. “Ketika ada harapan baru, hidup baru, sumber ekonomi baru, maka semua bahagia,” katanya.
Selain itu, jembatan ini juga dirancang dengan desain yang indah dan fotogenik. Khofifah menyebut Jembatan Bubak kini menjadi ikon sekaligus magnet baru di wilayah Gondang. “Kita melihat bersama Jembatan Bubak menjadi ikon dan magnet baru wilayah Gondang. Bahkan saya mendapatkan laporan bahwa kawasan ini telah berkembang menjadi pusat kegiatan baru masyarakat, termasuk tumbuhnya pelaku UMKM di sekitarnya,” ujarnya.
Pemeliharaan dan Kebersihan Jembatan
Khofifah mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan bersama-sama. Ia mengingatkan agar keindahan, kebersihan, dan estetika jembatan tidak dirusak oleh aksi vandalisme, premanisme, maupun tindakan tidak bertanggung jawab.
“Tolong dijaga pemanfaatan Jembatan Bubak karena ini milik bersama. Jaga juga kebersihannya, termasuk sampai proses pemagaran kanan-kiri berlangsung aman dan nyaman, sehingga jembatan bisa dinikmati masyarakat Mojokerto,” tegasnya.
Tanggapan Positif dari Warga dan Tokoh
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur sehingga Jembatan Bubak yang dinantikan warga Desa Gondang dan Kebontunggul akhirnya bisa diresmikan. Ia menyebutkan bahwa jembatan ini bukan hanya menjadi penghubung, tetapi juga ikon baru bagi UMKM di Kecamatan Gondang.
Kepala Desa Kebontunggul, Siandi, turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Khofifah dan Bupati Mojokerto. Menurutnya, Jembatan Bubak menjadi penghubung dua desa dan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat, terutama UMKM.
Warga Desa Gondang, Ustumawuh, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah membangun kembali jembatan tersebut sehingga akses masyarakat kembali lancar. “Senang sekaligus bersyukur Jembatan Bubak sudah bisa digunakan lagi. Terima kasih Gubernur Khofifah dan Bupati Muhammad Al Barra,” ujarnya.
Miftahul Huda, warga Desa Gondang, menilai pembangunan Jembatan Bubak sangat bermanfaat dan membawa berkah bagi masyarakat. “Alhamdulillah Jembatan Bubak ini memang ditunggu masyarakat. Sangat bagus di luar ekspektasi kita sehingga membawa manfaat bagi warga Desa Gondang dan sekitarnya. Selain itu, pembangunan jembatan ini juga membawa pertumbuhan ekonomi bagi pelaku UMKM,” tuturnya.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar