Gempa Bumi Mengguncang Berbagai Wilayah di Indonesia
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Beberapa wilayah di Indonesia kembali mengalami gempa bumi dengan berbagai magnitudo. Gempa yang terjadi pada hari Sabtu, 31 Januari 2026, mengguncang beberapa daerah seperti Keerom, Papua; Ternate, Maluku Utara; Daruba, Maluku Utara; Melonguane, Sulawesi Utara; dan Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Magnitudo gempa berkisar antara 3.2 hingga 5.3. Meski tidak menimbulkan kerusakan besar, kejadian ini memicu perhatian masyarakat dan instansi terkait.
Operasi SAR Longsor Cisarua Diperpanjang
Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban bencana tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, diperpanjang selama tujuh hari ke depan. Perpanjangan ini dilakukan setelah pemerintah setempat menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari. Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah dilakukan evaluasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung Barat.
“Operasi SAR akan terus dilanjutkan selama masih ada harapan untuk menemukan korban. Kami mohon doa agar cuaca tetap bersahabat sehingga pencarian sisa korban dapat berjalan maksimal,” ujar Kabasarnas.
Pada hari ketujuh operasi SAR (H+7), tim gabungan berhasil menemukan lima bodypack di area worksite A1 dan A2. Hingga saat ini, total 60 bodypack telah dievakuasi, sementara 20 lainnya masih dalam proses pencarian.
Anggaran Darurat Bencana Disiapkan
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,3 miliar dari pos Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD untuk penanganan darurat bencana longsor di Desa Pasirlangu. Dana ini dialokasikan untuk tiga klaster utama, yaitu bidang kesehatan melalui Dinas Kesehatan, bidang sosial melalui Dinas Sosial, serta penanganan kebencanaan melalui BPBD.
Incident Commander (IC) Bencana Longsor Pasirlangu, Ade Zakir, menjelaskan bahwa status darurat bencana telah ditetapkan selama 14 hari. Penetapan masa darurat maupun penambahan anggaran akan dievaluasi setelah masa tanggap darurat berakhir.
Pengelolaan Bencana dan Kesiapan Masyarakat
Kesiapan masyarakat dan instansi terkait menjadi kunci dalam menghadapi bencana alam. Selain upaya evakuasi, penting juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang mitigasi bencana. Dalam hal ini, pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat berperan penting dalam memberikan edukasi dan pelatihan.
Selain itu, kerja sama antar lembaga seperti Basarnas, BPBD, dan dinas kesehatan harus terus ditingkatkan agar respons terhadap bencana lebih cepat dan efektif. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan bisa meminimalkan risiko dan dampak bencana terhadap masyarakat.
Peran Media dalam Informasi Bencana
Media memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi terkini tentang bencana. Dengan adanya laporan yang akurat dan cepat, masyarakat dapat segera mengetahui kondisi terkini dan mengambil langkah-langkah pencegahan. Di samping itu, media juga dapat menjadi sarana untuk menyebarluaskan pesan-pesan kepedulian dan dukungan bagi korban bencana.
Dalam konteks ini, media seperti RRI dan Tribratanews.polri.go.id menjadi sumber informasi yang dapat dipercaya. Laporan mereka membantu masyarakat memahami situasi secara lebih jelas dan mendapatkan pemahaman tentang upaya-upaya yang sedang dilakukan oleh pihak berwenang.
Gempa bumi dan tanah longsor yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia menunjukkan bahwa bencana alam masih menjadi ancaman yang nyata. Namun, dengan persiapan yang matang, kerja sama yang baik, dan komunikasi yang efektif, dampak bencana dapat diminimalkan. Masyarakat, pemerintah, dan lembaga terkait harus terus bekerja sama untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan alam.

>

Saat ini belum ada komentar