Rotasi Jabatan di Pemkot Surabaya: 7 Kepala Dinas Baru Dilantik Wali Kota Eri Cahyadi
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemkot Surabaya kembali melakukan perubahan struktur kepemimpinan dengan pelantikan sejumlah pejabat baru. Proses ini dilakukan oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, pada Jumat (2/1/2026). Rotasi jabatan ini menjadi bagian dari upaya untuk menjaga dinamika dan efisiensi dalam pemerintahan daerah.
Daftar Pejabat Baru yang Dilantik
Dalam pelantikan tersebut, terdapat tujuh kepala dinas dan satu asisten yang diangkat. Beberapa posisi penting seperti Asisten Perekonomian dan Pembangunan serta Kepala Badan Rekrutmen dan Informasi Daerah (BRID) juga mengalami perubahan.
Beberapa nama yang tercantum dalam daftar adalah:
– SYAMSUL HARIADI: Menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan
– AGUS IMAM SONHAJI: Menjadi Kepala BRID
– HIDAYAT SYAH: Diangkat sebagai Kepala DSDABM
– MIA SANTI DEWI: Bertugas sebagai Kepala Dinkop UKM dan Perdagangan
– FEBRINA KUSUMAWATI: Menggantikan Yusuf Masruh sebagai Kepala Dindik
– YUSUF MASRUH: Digeser menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip)
– T. IMAN KRISTIAN MAHARHANDONO: Menjabat sebagai Kepala DPRKPP
– LASIDI: Mengisi posisi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
– ARIO BAGUS PERMADI: Bertugas sebagai Kepala Bagian Umum dan Prokompim
Perubahan di Sektor Pendidikan
Salah satu perubahan yang menarik perhatian adalah pergantian Kepala Dinas Pendidikan Surabaya. Yusuf Masruh, yang sebelumnya menjabat sejak Juni 2022, digeser ke posisi baru sebagai Kepala Dispusip. Ia digantikan oleh Febrina Kusumawati, mantan Kepala Dinkop UKM dan Perdagangan.
Eri Cahyadi menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dan diperlukan untuk menjaga kinerja organisasi tetap optimal. Menurutnya, jabatan struktural tidak boleh terlalu lama ditempati oleh satu orang.
“Rotasi ini sebagai perputaran. Seperti yang sering saya katakan, kalau sudah 4 tahun, 3 tahun [menjabat] ya kudu diputar. Kayak [kepala] Dinas Pendidikan sudah 3 tahun ya diputar,” ujarnya.
Penyesuaian di Lembaga Lain
Selain perubahan di Dindik dan Dispusip, Eri Cahyadi juga melakukan rotasi di tiga dinas lain. Misalnya, posisi Kepala Dinkopdag yang kosong setelah Febri dilantik sebagai Kadispendik baru akan diisi oleh Mia Santi Dewi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial.
Perubahan ini mencerminkan komitmen Pemkot Surabaya untuk terus memperbaiki sistem pemerintahan melalui penataan struktur organisasi. Hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan publik dan menjaga semangat inovasi di lingkungan birokrasi.
Tantangan dan Harapan
Meski rotasi jabatan menjadi langkah positif, masyarakat dan pengamat tetap mengamati bagaimana perubahan ini akan berdampak pada kebijakan dan program pemerintahan. Mereka berharap perubahan ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar mampu membawa perubahan nyata dalam pelayanan masyarakat.
Dengan penataan ulang struktur pemerintahan, Pemkot Surabaya diharapkan mampu menjawab tantangan-tantangan yang semakin kompleks, termasuk dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan pelayanan publik.

>
>
>

Saat ini belum ada komentar