Kasih Palestina salurkan secara bersamaan bantuan untuk korban bencana Sumatera dan korban perang Gaza
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hal ini dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab Kasih Palestina sebagai lembaga kemanusiaan Indonesia Palestina yang universal.
Penyaluran bantuan ini dilakukan tim Kasih Palestina secara langsung kepada warga Palestina yang mengungsi di Mesir dan Jalur Gaza.
Sedangkan untuk korban bencana Sumatera, seorang Syekh Palestina turut membantu dalam penyaluran bantuan dari Kasih Palestina tersebut.
Di Mesir, Kasih Palestina melakukan penyaluran bantuan langsung kepada pengungsi Palestina di kawasan Ain Shams. Bantuan yang disalurkan meliputi 100 paket sembako untuk 100 kepala keluarga pengungsi, serta program kafalah berupa bantuan tunai sebesar USD 100 per keluarga.
Selain itu, Kasih Palestina juga mengirimkan bantuan pangan skala besar ke Jalur Gaza berupa 900 paket bahan pangan lengkap yang diperuntukkan bagi 900 keluarga Palestina atau sekitar 5.400 jiwa.
Penguatan bantuan pangan ke Gaza juga dilakukan melalui pengiriman tiga truk tepung berisi 2.400 karung tepung.
Bantuan tersebut disalurkan melalui jalur logistik dari Pabrik Tepung Al-Marwah (El Salheya El Gedida) di Mesir sebelum akhirnya masuk ke Jalur Gaza. Bantuan ini diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan pangan 2.400 keluarga Palestina selama kurang lebih 20 hari.
Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatera

Di saat yang sama, Kasih Palestina turut merespons bencana banjir yang melanda Indonesia. Bantuan kemanusiaan disalurkan kepada warga terdampak di Desa Keutapang, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, serta Desa Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Total sebanyak 200 jiwa menerima manfaat berupa paket sembako, perlengkapan tidur, pakaian hangat, dan pakaian sehari-hari.
CEO Kasih Palestina, Nandang Cahya, menegaskan bahwa kepedulian kemanusiaan harus bersifat menyeluruh dan tidak terbatas pada satu wilayah.
“Kasih Palestina hadir untuk Palestina, namun kami juga merasa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir saat saudara-saudara kami di Indonesia tertimpa musibah. Nilai kemanusiaan harus diwujudkan secara nyata, baik di tingkat global maupun nasional,” jelas Nandang, Sabtu 27 Desember 2025.
Dalam aksi kemanusiaan di Sumatera, terdapat cerita yang mengharukan. Dalam penyaluran bantuan bagi korban banjir di Aceh, Kasih Palestina menggandeng seorang syeikh asal Gaza bernama Syeikh Taufik.
Ulama asal Gaza ini terlibat langsung dalam penyaluran bantuan sembako di lokasi terdampak, menyampaikan belasungkawa dan empati warga Gaza kepada masyarakat Indonesia.
“Kami di Gaza memahami arti kehilangan dan penderitaan. Karena itu, ketika saudara-saudara kami di Sumatera tertimpa musibah banjir, kami merasa terpanggil untuk ikut hadir. Meski kami hidup dalam keterbatasan, hati dan doa kami selalu bersama Indonesia,” tuturnya.
Melalui rangkaian penyaluran bantuan ini, Kasih Palestina menegaskan posisinya sebagai lembaga kemanusiaan yang tidak hanya fokus pada isu Palestina, tetapi juga tanggap terhadap krisis kemanusiaan di dalam negeri. Solidaritas lintas bangsa, empati, dan keberpihakan pada nilai-nilai kemanusiaan universal menjadi fondasi utama setiap langkah yang dijalankan.
Kasih Palestina meyakini bahwa kemanusiaan tidak mengenal batas negara. Di mana pun penderitaan terjadi, di sanalah kepedulian harus dihadirkan—untuk Palestina dan untuk Indonesia. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar