Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kisruh Persela: Imran Batal Latih, Pemain Pindah ke PSIS

Kisruh Persela: Imran Batal Latih, Pemain Pindah ke PSIS

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM Persela Lamongan pada 10 November 2025 mengumumkan penunjukan Imran Nahumarury sebagai pelatih utama. Namun, hal tersebut tidak terwujud.

Manajemen Persela mengumumkan pembatalan ini karena kesepakatan yang sebelumnya dibuat hanya berupa ucapan dengan mantan CEO Persela Faris Julinar. Oleh karena itu, tidak ada perjanjian tertulis yang kuat.

Keadaan ini memperpanjang daftar masalah dalam pengelolaan tim Laskar Joko Tingkir menjelang putaran kedua Pegadaian Championship.

Di tengah berita pembatalan Imran, isu lain mulai muncul. Sejumlah pemain Persela disebut akan pindah mengikuti Datu Nova, istri Faris Julinar, yang kini menjabat sebagai CEO di PSIS Semarang.

Wawan Febrian dan Ocvia Chanigio secara resmi telah bergabung dengan PSIS. Nama-nama seperti Beto, Dutra, Viscara dan beberapa pemain Persela disebut akan segera menyusul bergabung dengan Laskar Mahesa Jenar.

Situasi ini memicu respons yang tajam dari para pendukung Persela. Terutama di media sosial, banyak yang meragukan status pemain-pemain Persela tersebut.

Akun X @sarwanvanjavamengajukan pertanyaan sindiran kepada akun@mafiawasitdengan mengunggah foto Imran dan Esteban Viscara.

“Karyawan Persela atau Belikopi Mbah?” tulis akun tersebut.

Ungkapan tersebut mencerminkan kebingungan dari para penggemar, apakah para pemain masih memiliki kontrak resmi dengan Persela atau justru terikat kontrak dengan Faris Julinar.

Menanggapi hal tersebut, akun @mafiawasitmemberikan jawaban yang singkat dan teknis.

Ia menekankan bahwa kontrak dan gaji pemain Persela secara resmi pasti berada di bawah PT Persela Jaya. Bahkan, masa berlaku kontrak disebut masih tersisa sekitar tiga hingga empat bulan ke depan.

Namun, masalah utama menurut akun Mafia Wasit bukan terletak pada keabsahan perjanjian, melainkan kemampuan keuangan klub.

Ia meragukan dari mana PT Persela Jaya akan membayar gaji pemain selanjutnya. Apakah darioperating expenses, cash flowpendapatan klub, atau kembali mengandalkan bantuan dari para donatur seperti yang terjadi sebelumnya.

Selain itu, pendapatan dari penjualan tiket hampir tidak ada karena Persela menerima sanksi larangan bermain di kandang tanpa penonton selama satu musim, akibat kerusuhan pada musim sebelumnya.

Dalam konteks tersebut, akun Mafia Wasit menganggap keputusan klub untuk melepas pemain tanpa meminta kompensasi sisa kontrak justru bisa menjadi tindakan yang menguntungkan secara finansial.

Biaya gaji berkurang, sementara klub dapat memfokuskan diri pada penyusunan kembali struktur keuangan yang saat ini tidak stabil. Keadaan ini menunjukkan bahwa masalah Persela Lamongan saat ini bukan hanya terkait teknis di lapangan, tetapi juga manajemen dan kelangsungan klub.

Gagalnya Imran Nahumarury, kemungkinan pemain meninggalkan klub, serta perdebatan mengenai kontrak menjadi tanda bahwa Persela membutuhkan kejelasan arah dan transparansi agar kepercayaan para pendukung tidak semakin berkurang.

Bagi para penggemar setia Persela, jawaban dari Mafia Wasit mungkin terasa pahit, namun jujur. Kini, harapan besar berada pada tindakan nyata dari manajemen untuk memperbaiki klub, bukan hanya ucapan kosong, agar Persela dapat kembali stabil dan bersaing. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • karoline Leavitt Menilai Artikel Vanity Fair

    Karoline Leavitt Menilai Artikel Vanity Fair Tidak Akurat

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 257
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kritik terhadap sebuah artikel yang diterbitkan oleh majalah Vanity Fair telah memicu perdebatan besar di kalangan pejabat pemerintahan Presiden Donald Trump. Caroline Leavitt, salah satu tokoh penting dalam pemerintahan tersebut, menilai artikel tersebut tidak jujur dan mengandung informasi yang tidak akurat. Leavitt menyatakan bahwa artikel yang dirujuknya mengandung informasi yang disajikan tanpa konteks yang […]

  • 10.000 Warga Magetan Tidak Layak Terima BLT, Tersandung Judi Online

    10.000 Warga Magetan Tidak Layak Terima BLT, Tersandung Judi Online

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 170
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, telah menyelesaikan tahap pemeriksaan dan pengesahan data calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berasal dari pemerintah pusat. Dari 49.110 calon penerima, sekitar 10.000 data dinilai tidak memenuhi syarat untuk menerima bantuan tersebut karena berbagai alasan seperti kematian, perpindahan alamat, tidak dapat ditemukan di lapangan, serta diduga terlibat dalam […]

  • Polsek Kenjeran Amankan Komplotan Curanmor Antarkota

    Polsek Kenjeran Amankan Komplotan Curanmor Antarkota

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 108
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) antarkota berhasil dibekuk usai beraksi di Jalan Tanah Merah Indah Sayur V, Surabaya. Tersangka RA, warga Jalan Kapas Madya, Surabaya, ditangkap Polsek Kenjeran. Sementara satu temannya ditangkap Polres Bojonegoro. Pencurian ini dilakukan tersangka RA ketika bersama temannya N di depan rumah korban di Jalan Tanah Merah Indah Sayur, […]

  • Mulai 2026, OPD Pemkot Surabaya Terapkan Rapor Kinerja Pejabat, Nilainya Dibuka ke Publik

    Mulai 2026, OPD Pemkot Surabaya Terapkan Rapor Kinerja Pejabat, Nilainya Dibuka ke Publik

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 195
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menerapkan sistem rapor kinerja bagi seluruh pejabat struktural mulai tahun 2026. Kebijakan ini ditegaskan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebagai upaya memastikan kinerja birokrasi benar-benar terukur, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, bukan kepentingan politik. Eri menegaskan, rapor kinerja tersebut berlaku menyeluruh, mulai dari kepala organisasi perangkat daerah […]

  • Performa Cade Cunningham Mengguncang Lapangan dalam Pertandingan Playoffs

    Performa Cade Cunningham Mengguncang Lapangan dalam Pertandingan Playoffs

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Detroit Pistons dan Orlando Magic di babak pertama playoff Konferensi Timur menunjukkan performa luar biasa dari Cade Cunningham. Pemain bintang ini mencatatkan 32 poin, 10 rebound, empat steal, tiga assist, dan satu blok dalam waktu 42 menit. Hasil ini membantu Pistons mengalahkan Magic dengan skor 93-79 dalam Game 6. Kondisi awal pertandingan […]

  • Polres Jember Evakuasi Korban Banjir di Rambipuji Pastikan Bantuan Tersalurkan

    Polres Jember Evakuasi Korban Banjir di Rambipuji Pastikan Bantuan Tersalurkan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 135
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Jember Jawa Timur sejak Kamis hingga Jumat 12-13 februari 2026 dini hari memicu banjir di sejumlah wilayah. Upaya penanganan dilakukan secara terpadu oleh tim gabungan yang terdiri dari Polres Jember Polda Jatim dan jajarannya, TNI, Basarnas, BPBD, PMI, Tagana, Dinas Sosial, pemerintah kecamatan dan desa, serta para […]

expand_less