Pemain Legendaris Emiliano Tade Bergabung dengan Auckland FC untuk Kompetisi OFC Pro League
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jum, 12 Des 2025
- comment 0 komentar

(Auckland FC)
DIAGRAMKOTA.COM – Emiliano Tade, pemain legendaris yang telah berkontribusi besar dalam sejarah sepak bola Oseania, resmi bergabung dengan Auckland FC. Penandatanganan ini menjadi salah satu langkah strategis klub untuk memperkuat tim mereka dalam kompetisi OFC Pro League. Tade, yang telah menghabiskan hampir satu dekade di New Zealand, kembali ke lapangan setelah beberapa tahun berada di luar kompetisi.
Tade dikenal sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Oseania. Ia telah bermain dalam sembilan edisi Piala Dunia Klub FIFA sejak 2011, sebuah rekor yang belum pernah terpecahkan oleh pemain lain. Meskipun usianya kini mencapai 37 tahun, ia tetap menunjukkan performa yang luar biasa. Bagi Tade, ini adalah kesempatan terakhirnya untuk tampil di kompetisi resmi, dan ia menganggap ini sebagai “tarian terakhir” dalam karier sepak bolanya.
Perjalanan Karier Tade di Sepak Bola Oseania
Kehadiran Tade di New Zealand dimulai pada 2009 ketika ia datang dari Argentina melalui visa kerja sementara. Awalnya, ia bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran di pusat Wellington sebelum bergabung dengan Team Wellington. Dari sana, ia diboyong oleh Auckland City FC, yang menjadi awal dari hubungan panjang antara Tade dan klub tersebut.
Selama periode itu, Tade menjadi tulang punggung Auckland City FC, yang sukses dominasi di tingkat lokal maupun regional. Tim ini berhasil meraih tujuh gelar berturut-turut di Piala Konfederasi Oseania (OFC Champions League) antara 2011 dan 2017. Selama masa ini, Tade mencatatkan 211 pertandingan dan 138 gol, rekor yang masih bertahan hingga saat ini.
Setelah kembali ke New Zealand pada 2019, Tade terus berkontribusi di berbagai kompetisi. Di musim lalu, ia bermain untuk Auckland United di National League-North, mencetak 15 gol dalam 18 pertandingan. Ia juga membantu klub mencapai final Chatham Cup.
Faktor Kecantikan Emiliano Tade yang Membuatnya Tetap Segar
Tade menjelaskan bahwa keberhasilannya dalam menjaga kondisi fisik dan mental adalah kunci utamanya. Ia menerapkan latihan yang efektif, menjaga pola makan, serta rutin melakukan yoga dan meditasi. Menurutnya, kesehatan mental sama pentingnya dengan latihan fisik.
“Saya melakukan banyak yoga dan meditasi. Saya menjaga otak saya tetap sehat,” ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa genetika dan semangat kompetitif yang tinggi turut berperan dalam menjaga performanya selama bertahun-tahun.
Pengalaman Berharga di Piala Dunia Klub FIFA
Salah satu momen terpenting dalam kariernya adalah kampanye Piala Dunia Klub FIFA 2014 di Maroko. Saat itu, Auckland City FC berhasil mencapai posisi ketiga, menjadi tim Oseania pertama yang mencapai tahap semi-final. Dalam pertandingan semi-final melawan San Lorenzo (tim Amerika Selatan), Tade sempat melepaskan tendangan yang nyaris memasukkannya ke gawang Real Madrid, yang akhirnya menang dalam pertandingan tersebut.
Tade juga memiliki kenangan indah saat bermain di Afrika Selatan. Salah satunya adalah saat ia mencetak gol penentu untuk mengeliminasi Cape Town City dari turnamen. Selain itu, ia juga meraih gelar liga bersama Mamelodi Sundowns di Pretoria.
Peran Baru di Auckland FC
Meskipun akan bermain di OFC Pro League, Tade juga akan menjalani peran sebagai asisten pelatih dan bantuan bagi tim muda di Auckland FC. Namun, ia tetap ingin bermain jika ada kesempatan. “Jika saya mendapat kesempatan, saya ingin bermain,” katanya.
Auckland FC juga telah mengumumkan daftar pemain pertama mereka, termasuk Kian Donkers, Bailey Ferguson, Zac Zoricich, dan Tass Mourdoukoutas. Sementara itu, South Island United, lawan utama mereka di OFC Pro League, juga telah melakukan beberapa penandatanganan penting seperti Oskar Van Hattum dan David Yoo.
Jadwal Kompetisi OFC Pro League
Kompetisi OFC Pro League akan dimulai pada pertengahan Januari dengan pertandingan pembuka antara Auckland FC dan South Island United di Eden Park pada 17 Januari. Nantinya, tim akan berlaga di Papua Nugini, Australia, Solomon Islands, dan Fiji sebelum memasuki babak semi-final dan final di Auckland pada Mei. ***





Saat ini belum ada komentar