Tips Efektif Cegah Dehidrasi Saat Cuaca Panas di Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 20 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Cuaca yang terik sering kali menjadi tantangan bagi masyarakat, terutama di kota-kota besar seperti Surabaya. Kondisi ini bisa memicu dehidrasi, yang berdampak pada penurunan energi dan daya tahan tubuh. Untuk menghadapi hal ini, ahli gizi memberikan beberapa saran penting yang perlu diperhatikan.
Pentingnya Konsumsi Cairan Harian
Ahli gizi dari Ottimmo International Surabaya, Dr. Heni Adhianata menekankan bahwa asupan cairan harian harus mencapai minimal 2 liter. Jika aktivitas di luar ruangan meningkat, jumlah tersebut bisa ditingkatkan menjadi 2,5 liter per hari.
“Konsumsi air secara merata dari pagi hingga malam sangat penting,” ujarnya. Ia menyarankan untuk membagi minum air putih dalam porsi kecil, seperti dua gelas setiap waktu, mulai dari pagi hari hingga sebelum tidur.
Hindari Minuman Diuretik
Selain air putih, konsumsi minuman diuretik seperti kopi dan teh perlu dibatasi. Jenis minuman ini dapat mempercepat proses kehilangan cairan tubuh, sehingga meningkatkan risiko dehidrasi.
Heni menyarankan untuk lebih fokus pada minuman yang tidak memiliki efek diuretik, seperti infused water atau air kelapa. Selain itu, buah-buahan dan sayuran dengan kadar air tinggi juga bisa menjadi sumber cairan alami.
Sumber Cairan Alami dari Makanan
Beberapa makanan seperti semangka, mentimun, dan selada memiliki kandungan air yang tinggi. Konsumsi makanan-makanan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh tanpa harus terlalu banyak minum air putih.
“Kandungan air dalam makanan juga berkontribusi terhadap hidrasi tubuh,” tambah Heni.
Peran Vitamin dan Antioksidan
Selain cairan, Heni menekankan pentingnya asupan vitamin, terutama vitamin C dan antioksidan. Keduanya berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh, terutama saat cuaca sering berubah antara siang yang panas dan malam yang hujan.
Ia menyarankan untuk mengonsumsi buah dan sayuran seperti jeruk, jambu, wortel, serta kacang-kacangan. Bahan-bahan ini tidak hanya menyediakan nutrisi tetapi juga membantu tubuh tetap sehat di tengah kondisi iklim yang tidak menentu.
Pola Makan Sehat untuk Daya Tahan Tubuh
Dengan kombinasi asupan cairan yang cukup, konsumsi vitamin yang seimbang, dan pola makan sehat, tubuh akan lebih siap menghadapi cuaca panas. Hal ini membantu menjaga stamina dan kesehatan secara keseluruhan.
Heni menekankan bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tentang menghindari dehidrasi, tetapi juga memastikan tubuh mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan. Dengan langkah-langkah ini, masyarakat Surabaya bisa tetap aktif dan sehat meski cuaca terasa sangat panas.***

>
>
Saat ini belum ada komentar