Kritik Wasit di Laga Madrid vs Betis, Arbeloa Sebut Dua Keputusan Penting
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memberikan komentar tajam terkait keputusan wasit dalam pertandingan melawan Real Betis. Ia menilai timnya dirugikan oleh dua keputusan yang dianggap tidak adil. Hal ini menjadi perbincangan hangat setelah laga berakhir dengan skor imbang 1-1.
Kondisi Tim dan Poin yang Hilang
Real Madrid bertandang ke kandang Real Betis pada Sabtu (25/4/2026) dini hari WIB. Mereka sempat unggul melalui gol Vinicius Junior di menit ke-17. Namun, Betis mampu menyamakan skor lewat Hector Bellerin di menit ke-94. Hasil ini membuat kans Madrid meraih gelar Liga Spanyol semakin tipis.
Jika Barcelona berhasil mengalahkan Getafe, jarak poin antara kedua klub bisa mencapai 11 poin. Ini menjadi ancaman serius bagi Madrid yang kini hanya berada di posisi kedua klasemen dengan 74 poin dari 33 laga.
Kritik Terhadap Keputusan Wasit
Setelah pertandingan, Arbeloa langsung menyampaikan kekecewaannya terhadap dua keputusan wasit. Pertama, ia menyoroti tembakan Brahim Diaz yang mengenai lengan Ricardo Rodriguez di kotak penalti. Meski terlihat jelas, wasit Cesar Soto tidak memberikan hadiah penalti.
“Bagi saya, itu jelas penalti. Tangannya (Rodriguez) terentang dan tidak dekat dengan tubuhnya saat Brahim menendang. Tak banyak lagi yang bisa dilihat dalam permainan yang begitu jelas,” ujar Arbeloa.
Selain itu, ia juga mengkritik proses terciptanya gol Bellerin. Diduga ada pelanggaran Antony terhadap Ferland Mendy sebelum bola berpindah ke Betis. Arbeloa heran karena wasit tidak mengambil tindakan.
“Ketika Ferland Mendy telah merebut posisi, jika mereka sedikit saja menarik atau menyentuh lengan Anda, itu pelanggaran. Itu hal yang sangat mendasar dalam dunia sepak bola,” tambahnya.
Insiden Tambahan yang Tidak Dianggap
Tidak hanya dua keputusan tersebut, beberapa menit sebelum gol Bellerin, Antony juga sempat terjatuh di kotak penalti Madrid usai dihambat oleh Mendy. Namun, wasit tidak memberi hukuman.
Arbeloa menyebut bahwa insiden-insiden ini bukan pertama kalinya terjadi. “Ini bukan pertama kalinya hal seperti ini terjadi pada kami,” katanya.
Kondisi Klasemen dan Peluang
Madrid kini duduk di urutan kedua klasemen dengan 74 poin dari 33 laga. Sementara Barca berada di puncak dengan 82 poin dari 32 pertandingan. Betis sendiri berada di posisi kelima dengan 50 poin dan masih memiliki peluang untuk lolos ke Liga Champions musim depan.***
- Penulis: Diagram Kota

>

Saat ini belum ada komentar