Akibat Insiden Bekasi, Penyesuaian Operasional Kereta Api di Wilayah Daop 8 Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengambil langkah penyesuaian operasional terkait insiden yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa kereta api. Dalam pernyataannya, pihak KAI menjelaskan bahwa tiga perjalanan kereta api dibatalkan pada Rabu, 29 April 2026, dengan pertimbangan utama adalah aspek keselamatan.
Langkah Keselamatan yang Diambil
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa pembatalan perjalanan dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan, keamanan, dan keandalan layanan. “Kami menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan perjalanan tiga KA di wilayah Daop 8 Surabaya pada 29 April 2026. Penyesuaian operasional ini dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan sebagai prioritas utama,” ujarnya.
Adapun tiga perjalanan yang dibatalkan yaitu:
– KA 263 Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi–Semarang Tawang
– KA 66F Arjuno Ekspres relasi Malang–Surabaya Gubeng
– KA 65F Arjuno Ekspres relasi Surabaya Gubeng–Malang
Pembatalan ini berdampak pada sebanyak 588 pelanggan, dengan 190 tiket telah diproses untuk pembatalan serta pengembalian bea. Mahendro menegaskan bahwa seluruh hak pelanggan tetap terpenuhi melalui kebijakan pengembalian bea secara penuh.
Proses Pengembalian Bea dan Penjadwalan Ulang
KAI memberlakukan pengembalian bea atau refund sebesar 100 persen di luar bea pesan bagi pelanggan terdampak, dengan batas waktu pengajuan maksimal tujuh hari sejak jadwal keberangkatan. Selain itu, pelanggan juga diberikan opsi penjadwalan ulang perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku.
“KAI berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan perjalanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” tambah Mahendro. Ia juga mengimbau pelanggan yang belum melakukan pembatalan untuk segera mengajukan refund atau reschedule melalui kanal resmi, serta memastikan kesiapan petugas di stasiun untuk membantu proses tersebut.
Tanggung Jawab Sosial dan Kepercayaan Pelanggan
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, KAI menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Pihaknya juga memastikan bahwa semua pelanggan yang terdampak mendapatkan hak-haknya secara adil dan transparan.
Dalam beberapa bulan terakhir, KAI telah sering kali mengambil langkah-langkah penyesuaian operasional akibat berbagai insiden, baik itu terkait jalur kereta, cuaca ekstrem, maupun insiden di stasiun. Hal ini menunjukkan bahwa pihak KAI sangat memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa.
Peran Penting Petugas dan Layanan Pelanggan
Petugas di stasiun juga diwajibkan untuk siap sedia membantu pelanggan dalam proses pengajuan refund atau penjadwalan ulang. Dengan demikian, pelanggan tidak merasa kesulitan dalam mengambil tindakan terkait pembatalan perjalanan mereka.***

>

Saat ini belum ada komentar