Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Kekhawatiran tentang Pengangkatan Dokter Militer di BPJS Kesehatan

Kekhawatiran tentang Pengangkatan Dokter Militer di BPJS Kesehatan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pengangkatan seorang dokter militer yang telah pensiun sebagai kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) menimbulkan kekhawatiran mengenai potensi pengaruhnya terhadap sistem pemerintahan sipil dan kinerja lembaga tersebut. Keputusan ini dinilai oleh beberapa ahli sebagai langkah yang berpotensi memperkuat dominasi militer dalam sektor kesehatan negara.

Peran Dokter Militer dalam Pemimpinan BPJS Kesehatan

Maj. Jend. (Purn) Prihati Pujowaskito, seorang dokter jantung militer yang telah pensiun, dilantik sebagai presiden direktur BPJS Kesehatan untuk periode 2026 hingga 2031. Ia menggantikan Ali Ghufron Mukti yang telah menjabat sejak 2021. Pengangkatan ini diatur dalam Keppres No. 17/P/2026 yang menetapkan anggota baru dewan pengawas dan dewan direksi BPJS Kesehatan.

Prihati adalah seorang ahli jantung dengan latar belakang militer yang kuat. Ia akan memimpin badan yang bertanggung jawab atas layanan asuransi kesehatan nasional (JKN) yang mencakup ratusan juta penduduk Indonesia. Namun, pengangkatannya ini mendapat kritik dari berbagai pihak yang khawatir akan dampaknya terhadap prinsip meritokrasi dalam institusi sipil.

Kekhawatiran terhadap Dominasi Militer

Beberapa analis menyatakan bahwa pengangkatan prihati dapat memicu peningkatan dominasi militer dalam sektor kesehatan. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana kinerja BPJS Kesehatan akan dipengaruhi oleh latar belakang militer dari pemimpinnya. Sejumlah pengamat menilai bahwa hal ini bisa berdampak pada proses pengambilan keputusan yang lebih terpusat dan kurang transparan.

Seorang ahli politik menjelaskan, “Kehadiran pemimpin dengan latar belakang militer dapat mengubah dinamika dalam pengambilan keputusan. Ini bisa menjadi ancaman bagi prinsip demokratis dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan layanan kesehatan.”

Struktur Pengelolaan BPJS Kesehatan

Selain Prihati, beberapa orang lain juga dilantik sebagai anggota dewan direksi dan dewan pengawas BPJS Kesehatan. Mereka termasuk dokter Abdi Kurniawan Purba, staf ahli dari Kementerian Kesehatan, serta akademisi dan pejabat pemerintah. Anggota dewan pengawas telah melalui sidang konfirmasi dengan Komisi IX DPR yang mengawasi urusan demografi dan kesehatan sesuai UU BPJS tahun 2011.

Pemilihan langsung oleh Presiden menunjukkan bahwa keputusan ini didasarkan pada rekomendasi eksternal, bukan proses seleksi yang transparan dan terbuka. Hal ini memicu diskusi tentang keterbukaan dan akuntabilitas dalam pengangkatan jabatan strategis di lembaga pemerintah.

Dampak pada Layanan Kesehatan Nasional

BPJS Kesehatan memiliki peran penting dalam memberikan akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan adanya perubahan kepemimpinan, ada harapan bahwa kebijakan dan program yang dijalankan akan lebih efektif dan berkelanjutan. Namun, ada juga kekhawatiran bahwa kebijakan yang diambil mungkin lebih berorientasi pada kepentingan militer daripada kebutuhan masyarakat umum.

Para ahli menyarankan agar BPJS Kesehatan tetap menjaga prinsip keterbukaan dan transparansi dalam pengambilan keputusan. Mereka menekankan pentingnya melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat, dalam proses pengambilan keputusan agar layanan kesehatan dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Tantangan di Masa Depan

Dalam beberapa tahun terakhir, isu militarisme di berbagai sektor pemerintahan semakin meningkat. Pengangkatan Prihati sebagai kepala BPJS Kesehatan merupakan salah satu contoh dari tren ini. Para pengamat menilai bahwa ini bisa menjadi indikasi pergeseran kekuasaan yang lebih besar dari militer dalam sektor-sektor kritis seperti kesehatan dan sosial.

Mereka berharap agar pemerintah tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan militer dan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, layanan kesehatan nasional dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raperda Kampung Cerdas Dikawal DPRD Surabaya: Jangan Cuma Label, Warga Harus Rasakan Layanan Modern

    Raperda Kampung Cerdas Dikawal DPRD Surabaya: Jangan Cuma Label, Warga Harus Rasakan Layanan Modern

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 126
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Pengembangan Kampung Cerdas DPRD Surabaya, Azhar Kahfi, menegaskan bahwa modernisasi layanan publik harus benar-benar menembus hingga level kampung. Ia menilai, konsep Kampung Cerdas tidak boleh berhenti sebagai jargon kebijakan, tetapi harus mampu mengurangi kesenjangan antarkawasan di Kota Surabaya. Menurut Kahfi, Raperda Kampung Cerdas dirancang agar seluruh kampung mampu […]

  • Sinopsis Melody of Secrets: Drama BL Thriller-Mystery GMMTV

    Sinopsis Melody of Secrets: Drama BL Thriller-Mystery GMMTV

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 269
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – GMMTV tiada henti menghadirkan drama berkualitas produksinya. Di akhir tahun 2025 ini, mereka akan menayangkan beberapa drama andalan mereka salah satunya adalah proyek BL bertajuk Melody Of Secrets. Mengusung genre thriller-mysterydrama ini tidak hanya menceritakan perjalanan cinta yang romantis, tetapi juga penyelidikan kasus kriminal, trauma masa lalu, dunia musik, serta teka-teki rumit yang harus […]

  • Hidup di Dunia Fantasi? 3 Zodiak Ini Rasakan Segalanya Seperti Mimpi

    Hidup di Dunia Fantasi? 3 Zodiak Ini Rasakan Segalanya Seperti Mimpi

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM–Banyak orang hidup seakan dunia adalah mimpi, selalu mengarang dan melihat kehidupan dengan pendekatan yang berbeda. Hari ini, kita fokus pada tiga tanda zodiak yang memiliki sifat ajaib ini: mereka melihat dunia sebagai petualangan setiap hari, dengan cara yang menarik dan memotivasi. Dikutip dari Astrotalk, Sabtu (29/11), tiga tanda zodiak berikut ini dikenal menjalani kehidupan […]

  • Presiden Prabowo Subianto, Wali Kota Surabaya

    Kontroversi Seremonial Wali Kota Surabaya: Pemborosan Imbas Tak Patuh, Ancam Kepercayaan Publik

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 266
    • 0Komentar

    *Oleh: Agung (Arek Surockboyo) DIAGRAMKOTA.COM – Kebijakan efisiensi anggaran yang digaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tampaknya tidak berlaku di Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya justru menggelar acara seremonial “Silaturahmi dan Tasyakuran Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya” di tengah desakan penghematan. Ini bukan sekadar acara biasa, melainkan […]

  • bansos BPNT, PKH, BLT Kesra

    Kesalahan Kecil Penyebab BPNT, PKH, dan BLT Kesra 900 Ribu Tidak Cair: Dicoret Sistem

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 364
    • 0Komentar

     DIAGRAMKOTA.COM – Kesalahan yang sangat kecil ternyata menjadi penyebab terhentinya bantuan sosial (bansos PKH, BPNT, dan BLT Kesra sebesar 900 ribu. Oleh karena itu, masyarakat jangan sampai melakukan kesalahan ini agar bansos masih cair pada bulan November ini. Pencairan hari ini akan merata di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini terlihat dari kode yang muncul di SIKS-NG […]

  • Penataan Balai Pemuda Tuai Protes, Pemkot Surabaya Kedepankan Dialog

    Penataan Balai Pemuda Tuai Protes, Pemkot Surabaya Kedepankan Dialog

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 37
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Penataan kawasan Balai Pemuda Surabaya menuai protes dari kalangan seniman. Pemerintah Kota Surabaya merespons dinamika tersebut dengan mengedepankan dialog sebagai langkah penyelesaian. Polemik mencuat setelah Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya menerbitkan surat bernomor 500.17/2390/436.7.16/2026 tertanggal 26 Maret 2026. Surat tersebut ditujukan kepada sejumlah lembaga kesenian, yakni Galeri Merah Putih, […]

expand_less