Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Kekhawatiran tentang Pengangkatan Dokter Militer di BPJS Kesehatan

Kekhawatiran tentang Pengangkatan Dokter Militer di BPJS Kesehatan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pengangkatan seorang dokter militer yang telah pensiun sebagai kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) menimbulkan kekhawatiran mengenai potensi pengaruhnya terhadap sistem pemerintahan sipil dan kinerja lembaga tersebut. Keputusan ini dinilai oleh beberapa ahli sebagai langkah yang berpotensi memperkuat dominasi militer dalam sektor kesehatan negara.

Peran Dokter Militer dalam Pemimpinan BPJS Kesehatan

Maj. Jend. (Purn) Prihati Pujowaskito, seorang dokter jantung militer yang telah pensiun, dilantik sebagai presiden direktur BPJS Kesehatan untuk periode 2026 hingga 2031. Ia menggantikan Ali Ghufron Mukti yang telah menjabat sejak 2021. Pengangkatan ini diatur dalam Keppres No. 17/P/2026 yang menetapkan anggota baru dewan pengawas dan dewan direksi BPJS Kesehatan.

Prihati adalah seorang ahli jantung dengan latar belakang militer yang kuat. Ia akan memimpin badan yang bertanggung jawab atas layanan asuransi kesehatan nasional (JKN) yang mencakup ratusan juta penduduk Indonesia. Namun, pengangkatannya ini mendapat kritik dari berbagai pihak yang khawatir akan dampaknya terhadap prinsip meritokrasi dalam institusi sipil.

Kekhawatiran terhadap Dominasi Militer

Beberapa analis menyatakan bahwa pengangkatan prihati dapat memicu peningkatan dominasi militer dalam sektor kesehatan. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana kinerja BPJS Kesehatan akan dipengaruhi oleh latar belakang militer dari pemimpinnya. Sejumlah pengamat menilai bahwa hal ini bisa berdampak pada proses pengambilan keputusan yang lebih terpusat dan kurang transparan.

Seorang ahli politik menjelaskan, “Kehadiran pemimpin dengan latar belakang militer dapat mengubah dinamika dalam pengambilan keputusan. Ini bisa menjadi ancaman bagi prinsip demokratis dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan layanan kesehatan.”

Struktur Pengelolaan BPJS Kesehatan

Selain Prihati, beberapa orang lain juga dilantik sebagai anggota dewan direksi dan dewan pengawas BPJS Kesehatan. Mereka termasuk dokter Abdi Kurniawan Purba, staf ahli dari Kementerian Kesehatan, serta akademisi dan pejabat pemerintah. Anggota dewan pengawas telah melalui sidang konfirmasi dengan Komisi IX DPR yang mengawasi urusan demografi dan kesehatan sesuai UU BPJS tahun 2011.

Pemilihan langsung oleh Presiden menunjukkan bahwa keputusan ini didasarkan pada rekomendasi eksternal, bukan proses seleksi yang transparan dan terbuka. Hal ini memicu diskusi tentang keterbukaan dan akuntabilitas dalam pengangkatan jabatan strategis di lembaga pemerintah.

Dampak pada Layanan Kesehatan Nasional

BPJS Kesehatan memiliki peran penting dalam memberikan akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan adanya perubahan kepemimpinan, ada harapan bahwa kebijakan dan program yang dijalankan akan lebih efektif dan berkelanjutan. Namun, ada juga kekhawatiran bahwa kebijakan yang diambil mungkin lebih berorientasi pada kepentingan militer daripada kebutuhan masyarakat umum.

Para ahli menyarankan agar BPJS Kesehatan tetap menjaga prinsip keterbukaan dan transparansi dalam pengambilan keputusan. Mereka menekankan pentingnya melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat, dalam proses pengambilan keputusan agar layanan kesehatan dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Tantangan di Masa Depan

Dalam beberapa tahun terakhir, isu militarisme di berbagai sektor pemerintahan semakin meningkat. Pengangkatan Prihati sebagai kepala BPJS Kesehatan merupakan salah satu contoh dari tren ini. Para pengamat menilai bahwa ini bisa menjadi indikasi pergeseran kekuasaan yang lebih besar dari militer dalam sektor-sektor kritis seperti kesehatan dan sosial.

Mereka berharap agar pemerintah tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan militer dan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, layanan kesehatan nasional dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Elche ,Sevilla ,La Liga

    Prediksi Skor Elche vs Sevilla: Kekuatan Tuan Rumah dan Tekanan Tim Tamu

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga antara Elche dan Sevilla di La Liga 2025/2026 menjadi salah satu pertandingan yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar sepak bola. Pertemuan ini akan berlangsung di Estadio Manuel Martínez Valero, markas Elche, pada Selasa, 20 Januari 2026, pukul 03.00 WIB. Dalam laga ini, Elche diunggulkan untuk meraih kemenangan, mengingat performa mereka yang stabil di kandang, […]

  • THR dan Gaji 13 2025 Cair Serentak Tanggal Ini

    THR dan Gaji 13 2025 Cair Serentak Tanggal Ini

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 456
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Teka-teki kapan pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) 100 persen dan gaji ke-13 akhirnya terpecahkan. Beredar jadwal dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait pencairan TPG triwulan keempat, TPG 100 persen, serta gaji ke-13. Pengajuan TPG triwulan keempat sedang berlangsung. Saat ini memasuki tahap kedua. Pencairan TPG Triwulan IV direncanakan akan dilaksanakan […]

  • Kondisi Terkini Pencarian Korban Hilang di Sungai Bodeng, Tulungagung

    Kondisi Terkini Pencarian Korban Hilang di Sungai Bodeng, Tulungagung

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 75
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.CAOM – Tim SAR gabungan telah menghentikan sementara operasi pencarian terhadap korban hilang di Sungai Bodeng, Desa Tiudan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung. Penghentian ini dilakukan karena kondisi cuaca yang memburuk dan hari mulai gelap, sehingga memperbesar risiko keselamatan bagi anggota tim. Korban yang masih dalam pencarian adalah Rizal (11), seorang anak laki-laki yang hilang setelah tenggelam […]

  • Bukan Razia Biasa, Polres Jember Jadikan Operasi Patuh Semeru Aksi Senyum dan Cokelat untuk Keselamatan

    Bukan Razia Biasa, Polres Jember Jadikan Operasi Patuh Semeru Aksi Senyum dan Cokelat untuk Keselamatan

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 179
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ada cara unik dan simpatik yang dilakukan Sat Lantas Polres Jember Polda Jawa Timur dalam Operasi Patuh Semeru 2025. Bukan hanya menertibkan pengendara, tapi juga menyebar semangat positif melalui aksi berbagi coklat kepada pengguna jalan yang tertib berlalu lintas. Kegiatan ini berlangsung di depan Kantor Satlantas Jember, Jl. DI Panjaitan No. 46, Kebonsari, […]

  • Ketua KPU Sidoarjo Tegas Bantah Tuduhan Konsumsi Minuman Keras

    Ketua KPU Sidoarjo Tegas Bantah Tuduhan Konsumsi Minuman Keras

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Ketua KPU Sidoarjo, Fauzan Adhim, membantah tuduhan bahwa dirinya telah mengonsumsi minuman keras sebagaimana yang dituduhkan dalam foto yang beredar di media sosial. Ia menegaskan bahwa dalam foto tersebut, dirinya hanya menikmati kopi. “Saya hanya minum kopi, di depan saya ada meja, dan gelas kopi itu jelas terlihat. Tidak ada minuman keras di […]

  • Program Dandan Omah 2025, Aning Rahmawati Desak Pemkot Prioritaskan Yang Paling Parah

    Program Dandan Omah 2025, Aning Rahmawati Desak Pemkot Prioritaskan Yang Paling Parah

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 201
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Ketua Komisi C  Aning Rahmawati, mendesak Pemkot Surabaya untuk memberikan prioritas pada rumah yang kondisi ketidaklayakannya paling parah dalam program Dandan Omah atau Rutilahu. Menurutnya, rumah yang nyaris roboh dan membahayakan keselamatan penghuni harus menjadi fokus utama. “Tim dari Pemkot Surabaya yang akan menyeleksi kemudian tim yang akan mengerjakan bedah rumah. Namun […]

expand_less