Gubernur Khofifah Hadiri Pasar Murah di Surabaya, Fokus pada Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, hadir dalam kegiatan Pasar Murah yang digelar di halaman Masjid At-Taqwa, Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya. Acara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Dalam acara tersebut, ratusan warga memadati lokasi untuk mendapatkan berbagai bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan pasar tradisional.
Daftar Harga Bahan Pokok yang Disediakan
Pasar Murah kali ini menawarkan berbagai jenis kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. Beberapa contoh harga yang ditawarkan antara lain:
– Beras premium dijual seharga Rp14.000 per kilogram
– Beras medium seharga Rp11.000 per kilogram
– Minyak goreng Rp13.000 per liter
– Telur ayam ras Rp22.000 per kemasan
– Tepung terigu Rp10.000 per kilogram
– Gula pasir Rp14.000 per kilogram
– Bawang putih Rp6.000 per 250 gram
– Bawang merah Rp7.000 per 250 gram
– Cabai rawit merah Rp4.000 per 100 gram
– Cabai merah besar Rp2.000 per 100 gram
– Daging ayam Rp30.000 per kemasan
Harga-harga ini dirancang agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dasar tanpa khawatir terhadap lonjakan harga yang sering terjadi saat bulan puasa.
Upaya Pemerintah untuk Menjaga Stabilitas Harga
Khofifah menyampaikan bahwa Pasar Murah akan terus digelar selama Ramadan dan menjelang Lebaran. Ia menekankan pentingnya intervensi pemerintah dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok, terutama karena permintaan logistik meningkat secara signifikan selama periode tersebut.
“Setiap bulan puasa dan nanti menjelang Lebaran, permintaan logistik kebutuhan bahan pokok meningkat dan itu berpotensi memicu kenaikan harga,” ujar Khofifah.
Ia menambahkan bahwa kegiatan Pasar Murah bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, sehingga mereka tidak merasa terbebani oleh kenaikan harga. Selain itu, ia juga berharap masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang dan lancar.
Strategi Jangka Panjang untuk Meningkatkan Akses Kebutuhan Pokok
Khofifah menegaskan bahwa program Pasar Murah akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan, baik selama Ramadan maupun sepanjang tahun 2026. Ia menilai bahwa kegiatan ini efektif dalam membantu pemenuhan logistik bagi keluarga, terutama di tengah situasi ekonomi yang masih dinamis.
“Kami sudah agendakan supaya program strategis seperti Pasar Murah ini bisa terus eksis sebagai ikhtiar menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok. Kita berseiring dengan apa yang dilakukan Kab/Kota jadi sifatnya melengkapi,” tambahnya.
Selain itu, Khofifah juga memastikan bahwa lokasi Pasar Murah dipilih sedemikian rupa agar mudah diakses oleh masyarakat. Ia menekankan bahwa setiap kegiatan harus berada jauh dari pasar tradisional agar lebih dekat dengan masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan untuk Lansia dan Keluarga Kurang Mampu
Dalam kesempatan ini, Khofifah juga menyerahkan bantuan beras kepada ratusan lansia. Selain itu, ia membagikan telur kepada para ibu rumah tangga yang membawa anak-anak sebagai bentuk dukungan untuk pemenuhan gizi keluarga.
Program Pasar Murah menjadi salah satu langkah strategis yang diambil oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menjaga kesejahteraan masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan. Dengan harga yang terjangkau dan akses yang mudah, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa merasa terbebani. Keberlanjutan program ini juga menjadi komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di masa depan.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar