Emil Dardak Penanganan Bencana Gempa di Pacitan: Kesiapan Pemerintah dan Kesadaran Masyarakat
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Gempa bumi berkekuatan 6,4 skala Richter yang mengguncang wilayah perairan selatan Jawa Timur pada Jumat (6/2/2026) menimbulkan dampak signifikan terhadap masyarakat di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Sejumlah bangunan warga mengalami kerusakan, dengan beberapa di antaranya membutuhkan penanganan darurat. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak langsung melakukan inspeksi ke lokasi untuk memastikan proses penanganan bencana berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Langkah Pemerintah dalam Penanganan Bencana
Emil Elestianto Dardak menyatakan bahwa pihaknya akan memastikan bantuan yang diberikan kepada warga terdampak gempa tepat sasaran. Ia menjelaskan bahwa kerusakan bangunan akan diklasifikasikan menjadi tiga kategori, yaitu ringan, sedang, hingga berat. Hal ini bertujuan agar bantuan dapat disalurkan secara proporsional sesuai tingkat kerusakan yang dialami masing-masing warga.
“Penanganan dampak bencana kami pastikan akan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran,” ujar Wagub Emil saat berkunjung ke Desa Menadi, Kecamatan Pacitan, Sabtu (7/2/2026).
Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pacitan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan terukur. Selain itu, kebutuhan dasar masyarakat terdampak seperti makanan, air bersih, dan penginapan akan segera dipenuhi.
Peran BPBD dalam Pendataan dan Asesmen
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan mencatat adanya sejumlah bangunan warga yang mengalami kerusakan akibat gempa. Proses pendataan dan asesmen dampak masih terus dilakukan untuk menentukan langkah penanganan lanjutan. Dalam waktu dekat, BPBD akan melakukan evaluasi lebih lanjut terhadap kondisi bangunan dan kebutuhan masyarakat terdampak.
Menurut informasi yang diperoleh, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan parah, termasuk retak pada dinding dan atap yang tidak stabil. Beberapa korban luka juga telah dirawat di tempat-tempat khusus. Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan resmi tentang jumlah korban jiwa.
Imbauan untuk Masyarakat
Wagub Emil Elestianto Dardak mengimbau masyarakat tetap waspada dan memantau kondisi bangunan tempat tinggal mereka, terutama rumah yang berpotensi mengalami kerusakan lanjutan. Ia menekankan pentingnya mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan lembaga berwenang guna menghindari kepanikan dan kesalahan informasi.
“Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta lembaga berwenang,” katanya.
Kesiapan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana
Selain upaya pemerintah, partisipasi aktif masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menghadapi bencana alam. Di beberapa daerah, masyarakat telah membentuk kelompok gotong royong untuk membersihkan area yang terkena dampak gempa dan memastikan lingkungan tetap bersih dan aman.
Selain itu, beberapa komunitas lokal juga telah mempersiapkan perlengkapan darurat seperti tenda, makanan, dan obat-obatan untuk dibagikan kepada warga yang terdampak. Inisiatif ini menunjukkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
Tindak Lanjut dan Evaluasi
Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi pasca-gempa. Evaluasi terhadap efektivitas penanganan bencana akan dilakukan secara berkala untuk memastikan semua pihak bekerja secara optimal.
Dengan kombinasi antara upaya pemerintah dan partisipasi masyarakat, diharapkan kondisi di Pacitan dapat pulih dengan cepat dan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan aman dan nyaman.***

>

Saat ini belum ada komentar