Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Warga Istana Mentari Tagih Ketegasan Developer Relokasi Makam di Lahan Komersial

Warga Istana Mentari Tagih Ketegasan Developer Relokasi Makam di Lahan Komersial

  • account_circle Adis
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMWarga Perumahan Istana Mentari (Ismen), Sidoarjo, Jawa Timur, menuntut ketegasan developer untuk segera mengeksekusi relokasi makam “dadakan” yang berdiri di atas lahan komersial perumahan. Desakan ini menguat setelah aturan tata ruang dinyatakan tegas dilanggar dan direkomendasikan untuk ditertibkan.

Polemik pemakaman di area komersial Ismen hingga kini belum berujung keputusan final. Hearing DPRD Sidoarjo masih menyisakan ketidakpastian, sementara warga menilai pengakuan kesalahan developer harus dibuktikan dengan tindakan nyata di lapangan.

Kepala Dinas Perkim CKTR Sidoarjo, Bahruni Aryawan, sebelumnya menegaskan bahwa keberadaan makam di zona komersial melanggar total peruntukan lahan. Ia meminta ahli waris segera memindahkan makam, namun warga menilai relokasi hanya bisa berjalan jika developer turun langsung mengeksekusi.

Koordinator Komunitas Warga Ismen, NK, menyebut warga lelah menunggu proses administratif tanpa kepastian waktu.

“Aturannya sudah jelas. Kalau developer patuh, eksekusi relokasi harus segera dilakukan. Jangan sampai kepercayaan warga justru hilang,” ujarnya, Jumat (2/1).

Desakan serupa disampaikan Direktur Eksekutif Pusat Studi Kebijakan Publik Jawa Timur (Puskap Jatim), Ahmad Fauzi. Menurutnya, karena lahan berada di kawasan privat-komersial, peran developer menjadi kunci utama penyelesaian.

“Regulasi sudah jelas. Kini bola ada di developer. Penundaan hanya berpotensi memicu konflik sosial dan preseden buruk tata kelola perumahan,” tegasnya.

Fauzi menekankan bahwa penyelesaian bukan sekadar pengakuan, melainkan keberanian eksekusi dengan skema terukur dan timeline yang jelas. Tanpa itu, legitimasi aturan tata ruang dinilai melemah.

Sementara itu, Ketua Forum Pemantau Perumahan dan Lahan Komersial (FP2LK) Jatim, Dr. Marwan Hadi, menyebut kasus ini sebagai ujian komitmen pengembang.

“Kepatuhan bukan hanya di atas kertas, tapi kesigapan bertindak. Jika developer bergerak cepat, polemik bisa selesai tanpa ketegangan horizontal,” katanya.

Makam dadakan di Istana Mentari kini menjadi simbol tarik-menarik antara aturan yang sudah jelas, proses politik yang buntu, dan harapan warga akan ketegasan developer. Warga tak lagi menunggu rapat, melainkan langkah konkret eksekusi relokasi di lahan komersial yang bermasalah.

  • Penulis: Adis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reno, Anjing Pelacak Polda Riau Gugur dalam Penyelamatan Korban Bencana Sumbar

    Reno, Anjing Pelacak Polda Riau Gugur dalam Penyelamatan Korban Bencana Sumbar

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 174
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah anjing pelacak atau K-9 dari Kepolisian Daerah Riau meninggal saat menjalani tugas kemanusiaan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Kematian anjing bernama Reno dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto. “Benar, anjing pelacak meninggal saat menjalankan tugas pencarian korban bencana di Agam, Sumbar,” kata Anom kepadaKompas.dengan mengirim pesan melalui WhatsApp, Kamis […]

  • Cara Melacak Titik Lokasi Banjir

    Cara Melacak Titik Lokasi Banjir Deli Serdang hingga Sibolga Langsung di Google Maps (Fitur Tersembunyi)

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 160
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bencana banjir dan tanah longsor yang disebabkan oleh cuaca ekstrem telah melanda sejumlah kabupaten di Sumatera Utara, termasuk Deli Serdang, Tapanuli, dan Kota Sibolga, sejak 24 November lalu. Dalam respons terhadap situasi darurat ini, Google kini menyediakan fitur ‘Peringatan Darurat Banjir Sumatera’ untuk memudahkan pemantauan publik. Lewat fitur ini, masyarakat dapat secara kolektif […]

  • Tragedi umrah

    Tragedi Umrah: Berikut 6 Jemaah WNI Meninggal, 14 Lainnya Terluka dalam Kecelakaan Bus

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 424
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di Jeddah, Arab Saudi, Yusron Ambary, mengumumkan daftar nama jemaah umrah asal Indonesia yang menjadi korban dalam kecelakaan bus tragis. Dalam konferensi pers daring pada Jumat (21/3), Yusron mengungkapkan bahwa dari total 20 korban, enam di antaranya meninggal dunia, sementara 14 lainnya mengalami luka-luka. 6 Korban Meninggal […]

  • Polres Tulungagung dan BRI Berbagi Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

    Polres Tulungagung dan BRI Berbagi Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 254
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Suasana Ramadan semakin terasa di Tulungagung dengan aksi sosial yang dilakukan Polres Tulungagung bersama Bank BRI Tulungagung pada Selasa, 25 Maret 2025. Dalam semangat berbagi, kedua pihak bersinergi membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Kantor Bank BRI Tulungagung. Kegiatan ini menyasar pengendara, pejalan kaki, serta warga yang membutuhkan menjelang waktu berbuka […]

  • Anak 13 Tahun Boleh Berangkat Haji, MUI: Sah Secara Syara’

    Anak 13 Tahun Boleh Berangkat Haji, MUI: Sah Secara Syara’

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 128
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di dalam UU Haji dan Umrah terbaru, batas usia minimum seseorang untuk dapat berhaji kini berkurang dari 18 tahun menjadi 13 tahun. aturan terbaru ini mendapat apresiasi positif dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) MUI menganggap aturan terbaru ini sejalan dengan ketentuan syariat terkait kematangan ibadah, serta memberikan waktu yang lebih lama bagi calon jamaah […]

  • Kapolri Instruksikan Oknum Brimob di Maluku Dihukum Berat

    Kapolri Instruksikan Oknum Brimob di Maluku Dihukum Berat

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 111
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada jajarannya untuk memberikan hukum seberat-beratnya kepada oknum Brimob Bripda MS yang diduga menganiaya pelajar di Maluku hingga tewas. “Ya, saya sudah perintahkan untuk diberikan tindakan seberat beratnya,” kata Sigit di Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/2/2026). Sigit juga menyebut telah menginstruksikan kepada Kapolda Maluku dan Kadiv Propam […]

expand_less