Revitalisasi Eks Hi-Tech Mal, Ruang Baru Ekonomi Kreatif Surabaya
- account_circle Shinta ms
- calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Bangunan eks Hi-Tech Mal Surabaya kini bersiap memasuki babak baru. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menyulap kawasan yang sempat identik dengan pusat perdagangan elektronik tersebut menjadi ruang ekonomi kreatif dan hiburan yang menyasar generasi muda.
Transformasi ini dilakukan sebagai upaya menghidupkan kembali kawasan strategis di pusat kota sekaligus merespons kebutuhan anak muda akan ruang berekspresi, berkreasi, dan berwirausaha.
Eks Hi-Tech Mal dirancang tidak lagi sekadar menjadi bangunan komersial, melainkan ekosistem kreatif yang memadukan seni, teknologi, dan hiburan.
Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, Pemkot Surabaya segera melakukan perbaikan gedung eks Hi-Tech Mal. Yang menjadi fokus perbaikan adalah bagian basement dan lantai dasar. Selain itu, bagian fasad dan pilar-pilar gedung juga akan diperbaiki total.
“Jadi ada beberapa perbaikan yang akan kita lakukan, sekaligus teman-teman pariwisata mendata (pelaku) ekonomi kreatif dan anak-anak muda yang akan masuk ke sini. Insya Allah kita akan berikan gratis selama enam bulan,” kata Eri.
Setelah diperbaiki, tempat ini akan menjadi pusat hiburan anak-anak, ekonomi kreatif, olahraga, hingga tempat berkumpulnya anak muda Kota Surabaya. Tidak hanya itu, pemkot juga akan menggandeng sejumlah usaha food and beverage (FnB) untuk meramaikan gedung ini ke depannya.
“Untuk namanya nanti kita sayembarakan lagi, sehingga nanti di bulan Mei ulang tahun Surabaya (gedung) ini sudah bisa ditempati yang lantai basement dan lantai dasar. Sedangkan lantai dua dan tiganya semoga juga bisa ditempati, sudah bisa digunakan untuk tempat pertunjukan anak-anak ya,” paparnya.
Eri mengungkapkan beberapa perbaikan sudah ada yang memasuki tahap penyelesaian akhir.
“Ini tinggal finishing-nya. Kayak membungkus pilar-pilarnya, terus permainan lampunya. Kalau strukturnya sudah, tinggal detailing-nya sehingga target kita adalah 31 Mei,” ungkap Cak Eri.
Eri berharap, perbaikan gedung eks Hi-Tech bisa dilakukan secara menyeluruh hingga bagian lantai tiga. Rencananya, setelah lantai tiga diperbaiki, bisa segera digunakan sebagai tempat pertunjukkan untuk anak-anak.
“Nanti ada tempat-tempat lainyalah kita kerja dengan investor yang ada di Kota Surabaya. Nah, itu nanti di situ kita akan connect dengan FNB yang atasnya kita gunakan dengan industri kreatif dan ekonomi kreatif,” harapnya.
Di samping itu, Kepala Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Iman Kristian Maharhandono menambahkan, pedagang elektronik pada bagian lantai satu masih tetap bisa berjualan di gedung eks Hi-Tech mal. Karena, sementara ini fokus perbaikan yang dilakukan saat ini hanya pada bagian basement, lantai dasar, pilar, dan fasad gedung.
“Jadi nggak dipindah, tetap di lantai satu,” tandasnya. (sms)
- Penulis: Shinta ms

>
>
>
