Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » KUHP Baru, Kesiapan Sistem Pemasyarakatan Menghadapi Implementasi

KUHP Baru, Kesiapan Sistem Pemasyarakatan Menghadapi Implementasi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia terus mempersiapkan berbagai langkah strategis dalam menghadapi implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang akan diberlakukan pada tahun 2026. Salah satu inisiatif utama adalah persiapan tempat kerja sosial sebagai alternatif pelaksanaan pidana non-penjara. Dalam rangka memastikan keberhasilan sistem ini, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) telah menyiapkan sejumlah fasilitas dan sumber daya untuk mendukung pelaksanaan putusan hukum yang tidak melibatkan penahanan di lembaga pemasyarakatan.

Fasilitas yang Tersedia untuk Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial

Menurut Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, pihaknya telah mengidentifikasi sebanyak 968 lokasi yang dapat digunakan sebagai tempat kerja sosial. Lokasi-lokasi tersebut mencakup berbagai sektor masyarakat seperti sekolah, tempat ibadah, taman kota, panti asuhan, dan pesantren. Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan bagi warga binaan agar dapat menjalani pidana kerja sosial di lingkungan yang lebih dekat dengan masyarakat dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Selain itu, Kemenimipas juga menyiapkan 94 Griya Abhipraya (GA) yang dikelola oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas). Di dalam GA tersebut, terdapat 1.880 mitra yang siap membantu proses pembimbingan selama pelaksanaan pidana kerja sosial. Pembimbingan ini dilakukan sesuai dengan hasil asesmen dan atau penelitian kemasyarakatan (litmas) yang dibuat oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas, serta keputusan hakim dan eksekusi jaksa.

Peran Pembimbing Kemasyarakatan dalam Proses Pemasyarakatan

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menjelaskan bahwa saat ini jumlah Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas yang siap bekerja mencapai 2.686 orang. Selain itu, pihaknya juga sedang mengusulkan penambahan sebanyak 11 ribu PK tambahan. Selain itu, rencana pembangunan 100 unit Bapas dan Pos Bapas juga tengah dipertimbangkan guna meningkatkan kapasitas layanan pemasyarakatan.

Harapan dari Implementasi KUHP Baru

Menteri Agus Andrianto menyampaikan harapan bahwa pelaksanaan pidana kerja sosial ini akan berdampak positif terhadap penurunan overcrowding di lapas dan rutan. Selain itu, hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pembinaan terhadap warga binaan. Tujuan utamanya adalah agar warga binaan dapat menyadari kesalahannya, memiliki keterampilan yang cukup, serta mampu mandiri secara ekonomi.

“Harapan kita bersama adalah warga binaan yang kembali ke masyarakat dapat menjadi warga negara yang baik, mandiri, dan sadar akan kesalahan mereka,” ujar Menteri Agus. “Dengan demikian, diharapkan dapat menekan angka pengulangan tindak pidana atau residivi, serta berkontribusi aktif terhadap pembangunan negara.”

Persiapan Awal dan Uji Coba

Sebelum implementasi resmi, Kemenimipas melalui 94 Bapas di seluruh Indonesia telah melakukan uji coba pelaksanaan kerja sosial pada periode Juli hingga November 2025. Uji coba ini melibatkan 9.531 klien dan bekerja sama dengan berbagai mitra, termasuk instansi pemerintah dan lembaga non-pemerintah.

Selain itu, Kemenimipas juga telah melayangkan surat kepada Ketua Mahkamah Agung tentang persiapan pidana kerja sosial pada tanggal 26 November 2025. Surat tersebut berisi daftar lokasi pelaksanaan pidana kerja sosial yang telah disiapkan.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Implementasi KUHP baru ini tentu membawa tantangan tersendiri, namun juga memberikan peluang besar untuk memperbaiki sistem pemasyarakatan yang lebih manusiawi dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pemasyarakatan, diharapkan sistem ini dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi semua pihak.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prakiraan Cuaca Surabaya

    Prakiraan Cuaca Surabaya: Gerimis Mengguyur Beberapa Wilayah Pagi hingga Malam

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota metropolitan yang menjadi pusat kehidupan di Jawa Timur, terus memantau perubahan iklim dan cuaca. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), prakiraan cuaca hari ini menunjukkan kondisi yang cukup dinamis. Pagi hingga malam akan dihiasi oleh gerimis di beberapa wilayah, memberikan tantangan tersendiri bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. […]

  • CV. Bali Marine Service Alami Kerugian Miliaran Akibat Pembongkaran Paksa

    CV. Bali Marine Service Alami Kerugian Miliaran Akibat Pembongkaran Paksa

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 265
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – CV. Bali Marine Service (BMS) mengalami kerugian besar setelah kantor mereka dibongkar secara paksa oleh PT. Pelindo Properti Indonesia (PPI). Gugatan yang diajukan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Senin (19/02/2025) mencatat kerugian hingga Rp12 miliar akibat tindakan tersebut. Kuasa hukum BMS, Drs. Heru Suroto, SH, MH, MM, menyebut bahwa pembongkaran ini dilakukan […]

  • Solo Ngangeni QRIS Migunani, Sinergi Digitalisasi Pembayaran dan Promosi Wisata

    Solo Ngangeni QRIS Migunani, Sinergi Digitalisasi Pembayaran dan Promosi Wisata

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 268
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bank Indonesia Solo bersama Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Surakarta menggelar Kick Oqff ADIPATI (Akselerasi Digitalisasi Pembayaran Terkini) 2025 yang bersinergi dengan ajang promosi pariwisata tahunan Bengawan Solo Travel Mart 2025. Kegiatan kolaboratif ini mengusung tema “Solo Ngangeni, QRIS Migunani” sebagai wujud dukungan nyata terhadap perluasan digitalisasi sistem pembayaran dan penguatan ekosistem […]

  • Tiga Pilar di Sidoarjo Kompak Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Padi Serentak

    Tiga Pilar di Sidoarjo Kompak Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Padi Serentak

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 236
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia guna mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan nasional, Tiga pilar Desa Gelang, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, kompak turun ke sawah melakukan penanaman padi secara serentak. Kegiatan ini diikuti oleh Bhabinkamtibmas Desa Gelang Aiptu Udjang Purwanto, Babinsa Serda Putut, perangkat desa, serta kelompok tani setempat. Aksi […]

  • Kasus OTT KPK di Banten

    Kasus OTT KPK di Banten: 3 Jaksa dan Pengacara Ditangkap Terkait Pengondisian Perkara

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah oknum pegawai kejaksaan dan pengacara di Provinsi Banten. Dalam insiden ini, tiga jaksa dan satu pengacara diamankan karena diduga terlibat dalam praktik pengondisian perkara. Penangkapan ini menunjukkan bahwa upaya pemberantasan korupsi masih terus dilakukan oleh lembaga anti-korupsi. Dugaan Pelibatan Jaksa dalam Pengondisian […]

  • bus trans jatim

    Kecelakaan Beruntun Bus Trans Jatim di Gresik: Masalah Struktur dan Operasional yang Tidak Terduga

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kecelakaan beruntun yang melibatkan Bus Trans Jatim di wilayah Gresik pada akhir pekan lalu menunjukkan tantangan besar dalam sistem transportasi umum di Jawa Timur. Insiden ini tidak hanya menggambarkan risiko kecelakaan, tetapi juga menyoroti kurangnya infrastruktur khusus untuk kendaraan umum. Penyebab Utama Kecelakaan Insiden terjadi di Jalan Raya Purwodadi, Desa Purwodadi, Kecamatan Sidayu, Kabupaten […]

expand_less