Informasi Pendaftaran CPNS dan PPPK 2026 yang Beredar di Media Sosial Dinilai Tidak Akurat
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Banyak informasi terkait pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2026 beredar di media sosial. Namun, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrullah, menegaskan bahwa sejumlah klaim tersebut tidak benar dan termasuk hoaks.
Penjelasan Kepala BKN Mengenai Pendaftaran ASN
Prof. Zudan menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait pembukaan pendaftaran CPNS dan PPPK 2026. Ia menekankan bahwa seluruh proses rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) harus melalui mekanisme nasional yang terintegrasi dan diawasi langsung oleh BKN. “Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait pembukaan pendaftaran CPNS 2026 dan PPPK,” ujar Prof. Zudan.
Proses Rekrutmen ASN yang Transparan dan Akuntabel
Menurutnya, setiap tahapan pengadaan ASN selalu dimulai dengan penetapan kebutuhan nasional, persetujuan formasi, serta pengumuman resmi melalui portal pemerintah. Ia juga menegaskan bahwa semua pendaftaran ASN hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN yang dikelola BKN, bukan melalui tautan pribadi atau situs tidak dikenal.
Isu Hoaks yang Beredar di Media Sosial
Beberapa unggahan di media sosial mencantumkan klaim pembukaan seleksi Kementerian Kesehatan pada 2026, daftar tenaga kesehatan, besaran penghasilan, hingga tautan pendaftaran yang tidak berasal dari kanal resmi pemerintah. Prof. Zudan memperingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya.
Pentingnya Mewaspadai Informasi yang Tidak Jelas Sumbernya
BKN memiliki peran sentral dalam memastikan proses rekrutmen ASN berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penipuan. Ia menegaskan bahwa masyarakat harus menghindari tautan yang tidak dikenal dan selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi.
Langkah yang Harus Dilakukan Masyarakat
Untuk memastikan keamanan dan keakuratan informasi, masyarakat disarankan untuk selalu mengunjungi portal resmi SSCASN yang dikelola BKN. Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi BKN melalui saluran komunikasi resmi jika membutuhkan klarifikasi lebih lanjut.
Penegasan BKN Terkait Proses Seleksi ASN
Seluruh proses seleksi ASN, baik CPNS maupun PPPK, akan dilakukan secara terbuka dan berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan. Prof. Zudan menegaskan bahwa BKN akan terus memastikan bahwa semua tahapan berjalan sesuai aturan dan tanpa adanya manipulasi.
Kesimpulan
Dengan semakin maraknya informasi hoaks di media sosial, masyarakat perlu lebih waspada dan memverifikasi setiap informasi yang diterima. BKN tetap berkomitmen untuk memberikan layanan yang transparan dan akuntabel kepada calon ASN. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar dan terpercaya terkait perekrutan ASN.

>

Saat ini belum ada komentar