Penyempurnaan Keselamatan di Jalur Perlintasan Kereta Api, Palang Pintu di Rembang dan Rejoso Pasuruan Mulai Beroperasi

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berupaya meningkatkan keselamatan masyarakat yang melintasi jalur kereta api. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan palang pintu di dua lokasi strategis. Proses ini telah selesai dan kini mulai beroperasi, memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.

Pemilihan Lokasi Palang Pintu

Dua titik yang dipilih untuk pemasangan palang pintu adalah JPL 03 Rembang dan JPL 141 Rejoso. Kedua lokasi ini dipilih karena memiliki volume lalu lintas kendaraan yang tinggi. JPL 03 Rembang sebelumnya merupakan underpass, namun kini berubah menjadi perlintasan sebidang. Hal ini memungkinkan warga untuk mengakses wilayah Bangil dan sekitarnya tanpa harus melewati jalur pantura.

Sementara itu, JPL 141 Rejoso sering digunakan oleh masyarakat sebagai akses menuju kawasan tambak dan permukiman utara. Dengan adanya palang pintu, keamanan di area ini ditingkatkan secara signifikan.

Pelatihan Petugas Penjaga

Untuk memastikan operasional palang pintu berjalan efektif, Dishub Kabupaten Pasuruan merekrut dan melatih petugas penjaga. Proses seleksi dilakukan secara khusus, dan para peserta mengikuti diklat intensif selama seminggu di Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun. Dari delapan peserta yang ikut, semua telah mendapatkan teori dan praktik langsung di lapangan.

Alasan Pemilihan Palang Pintu

Kebutuhan akan palang pintu di beberapa titik sangat mendesak. Selain menjadi kawasan industri yang padat, Kabupaten Pasuruan dilalui jalur kereta api dengan frekuensi tinggi. Hal ini disebabkan oleh posisi daerah tersebut yang berada di lintasan dua Daerah Operasi sekaligus: Daops 9 Jember dan Daops 8 Surabaya. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak dilengkapi sarana keselamatan yang memadai.

Komitmen Pemerintah Daerah

Pembangunan palang pintu ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan keselamatan masyarakat. Proses pembangunan, pengisian tenaga penjaga, serta operasional JPL ini dilakukan sebagai upaya nyata untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.

Peran Pengguna Jalan

Meski fasilitas seperti palang pintu sangat penting, peran pengguna jalan tetap menentukan keselamatan. Masyarakat diminta untuk tetap tertib berlalu lintas, mematuhi rambu-rambu, tidak menerobos palang pintu yang sudah tertutup, serta selalu berhenti sejenak untuk melihat kanan dan kiri sebelum melintasi rel.

Peningkatan Keselamatan di Wilayah Industri

Kabupaten Pasuruan yang menjadi kawasan industri yang padat membutuhkan peningkatan keselamatan yang lebih maksimal. Dengan adanya palang pintu di dua titik strategis, diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan yang sering terjadi di jalur perlintasan kereta api. ***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *