ODGJ Bersihkan Sampah, Pesannya Menyentuh Warga
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kamis, 18 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Warga dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang menjadi tanggung jawab Yayasan Mentari Hati melakukan kegiatan pembersihan lingkungan dengan mengumpulkan sampah tak teratur di berbagai titik di kawasan Tasikmalaya, pada hari Rabu tanggal 17 Desember 2025.
Dalam kegiatannya, mereka didampingi oleh pengurus yayasan, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, serta Karang Taruna. Selain itu, para ODGJ juga menerima bantuan alat dari SPTL Bekasi Kementerian Sosial RI yang turut serta mengumpulkan sampah.
Ketua Yayasan Mentari Hati, Dadang Heryadi menyampaikan, program ini telah berlangsung sejak tahun 2020. Namun, sempat terhenti akibat wabah Covid-19.
“Kegiatan ini telah berlangsung sebanyak 7 kali. Kegiatan ini dilakukan secara rutin dua hari sekali, kemarin di Jalan Letjend Mashudi. Sekarang berlangsung di Gubernur Sewaka dan sekitar pasar Cikurubuk,” ujar Dadang kepada wartawan.
Dadang menjelaskan, kegiatan semacam ini dianggap bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran teman jiwa yang dibina olehnya. Dadang juga mengatakan, ketika mereka diajak beraktivitas di luar terlihat lebih gembira.
“Jangan sampai mereka hanya duduk diam di ruangan yang tidak teratur. Ternyata ini bagus, di Yayasan juga tersedia terapi musik, lalu diajak ke kebun untuk bertani, serta peduli terhadap lingkungan,” jelasnya.
Saat ini, Dadang mengurus 258 warga binaan yang berasal dari berbagai daerah. Setiap kali turun ke jalan, Dadang paling sedikit membawa 5 orang anak asuhnya.
“Tidak semua orang terlibat, tetapi kami membawa lima orang dalam daftar semuanya. Yang kami bawa ke lapangan adalah yang 60 persen atau lebih,” katanya.
Bapak Dadang juga mengingatkan warga agar tidak membuang sampah sembarangan. Contohnya, menurutnya, sampah rumah tangga yang hanya sebanyak dua kemasan cukup dibakar di rumah, jangan lagi dibuang ke tepi jalan.
“Bagi masyarakat, mohon sadarlah. Apa tidak malu kepada ODGJ? ODGJ saja sudah memperhatikan sampah, mengapa orang yang sehat dan normal tidak bisa memberi contoh yang baik,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, Budy Rachman menyampaikan bahwa dalam kegiatan peduli lingkungan tersebut bekerja sama dengan berbagai sektor, salah satunya SPTL Bekasi yang memberikan dukungan alat seperti sepatu boots, topi, sarung tangan, cangkul, sekop, dan peralatan lainnya.
“Alhamdulillah, kami didukung oleh SPTL Bekasi dari Kemensos. Kegiatan ini berjalan cukup harmonis, kami juga diberi bantuan Dinkes dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada sahabat jiwa,” ujarnya.
Kepala Divisi Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup, Feri Arif Maulana menambahkan, jumlah sampah di jalur yang dibersihkan oleh rekan ODGJ, khususnya di Jalan Brigjen Sutopo, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, sangat besar.
Selain itu, pihak terkait secara rutin mengirimkan armada untuk mengangkut sampah yang berserakan di lokasi tersebut tiga kali dalam seminggu.
“Kami sudah beberapa kali mengangkut sampah di sini, di jalur ini memang paling buruk terkait TPS liar. Kami telah menyampaikan informasi bahwa ini adalah trotoar bukan tempat pembuangan sampah,” katanya. ***

>
>
Saat ini belum ada komentar