Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Revisi UU ASN 2023 dan Perubahan Status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK

Revisi UU ASN 2023 dan Perubahan Status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Komisi II DPR RI tengah mempersiapkan revisi terhadap Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN 2023). Meski undang-undang ini baru berjalan selama dua tahun, pihak legislatif menganggapnya sebagai prioritas utama dalam agenda legislasi nasional untuk tahun 2025. Revisi ini bertujuan untuk menyesuaikan sistem pengelolaan aparatur sipil negara agar lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan saat ini.

Fokus Utama Revisi UU ASN

Salah satu fokus utama dari revisi UU ASN adalah meningkatkan fleksibilitas penempatan pejabat eselon II serta memperkuat sistem merit dalam pengangkatan dan promosi pegawai. Hal ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih profesional dan transparan. Selain itu, ada juga rencana untuk membatasi jenis status ASN hanya menjadi dua, yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pengembangan Konsep PPPK

Dalam konsep yang diusulkan, PPPK akan diperuntukkan khusus bagi para profesional yang memiliki keahlian atau kepakaran tertentu yang tidak bisa diisi oleh PNS. Ini merupakan perubahan dari praktik sebelumnya, di mana PPPK sering digunakan sebagai wadah untuk menampung tenaga non-ASN atau honorer. Dengan demikian, PPPK akan menjadi bagian dari sistem yang lebih terstruktur dan berbasis kompetensi.

Persyaratan Rekrutmen PPPK

Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Suharmen, menjelaskan bahwa rekrutmen PPPK pasca-revisi akan menggunakan standar tinggi dengan passing grade yang ketat. Hanya talenta unggul dari luar pemerintahan yang akan direkrut sebagai PPPK. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa PPPK mampu memberikan kontribusi signifikan dalam bidang spesialisasi mereka.

Wacana Konversi PPPK ke PNS

Selain itu, ada wacana tentang konversi status PPPK menjadi PNS. Namun, Wakil Ketua Komisi II DPR, Zuldikar Arse Sadikin, bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Rini Widyantini, menegaskan bahwa PPPK tidak bisa otomatis diangkat menjadi PNS tanpa melalui tahapan seleksi. Proses ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa hanya yang layak dan memenuhi syarat yang akan diterima sebagai PNS.

Tujuan Revisi UU ASN

Revisi UU ASN 2023 bertujuan untuk menciptakan sistem yang lebih adil dan profesional dalam pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan. Dengan membatasi jenis ASN hanya menjadi PNS dan PPPK, diharapkan dapat mengurangi kebingungan dan kesemrawutan dalam pengelolaan jabatan. Selain itu, konsep ini juga bertujuan untuk menyelesaikan masalah tenaga honorer yang selama ini menjadi isu panjang di kalangan pegawai pemerintah.

Tantangan dan Harapan

Meskipun ada harapan besar terhadap revisi UU ASN 2023, tantangan tetap ada. Salah satunya adalah bagaimana memastikan bahwa proses seleksi PPPK dan konversi status PPPK ke PNS berjalan secara transparan dan adil. Selain itu, diperlukan komitmen dari pemerintah dan lembaga terkait untuk menjamin bahwa semua kebijakan yang diambil benar-benar bermanfaat bagi para pegawai dan masyarakat luas. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Achmad Nurdjayanto anggota Komisi C DPRD Surabaya Hari Lingkungan Hidup

    Jalan Tunjungan Menuju Pusat Wisata Modern, DPRD Surabaya Dukung Larangan Parkir

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 297
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – DPRD Surabaya menyatakan dukungannya atas kebijakan larangan parkir di tepi Jalan Tunjungan yang mulai diberlakukan sejak 1 Juli 2025. Anggota Komisi C DPRD, Achmad Nurdjayanto, menyebut langkah ini sebagai bagian dari transformasi positif untuk memperkuat identitas Surabaya sebagai kota wisata modern dan ramah pengunjung. “Kalau kita ingin Tunjungan jadi ikon wisata kelas dunia, […]

  • Korlantas Perkuat Gakkum Presisi, Ratusan Pelanggaran Langsung Terdeteksi

    Korlantas Perkuat Gakkum Presisi, Ratusan Pelanggaran Langsung Terdeteksi

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat penegakan hukum berbasis teknologi melalui kegiatan penindakan pelanggaran (dakgar) menggunakan perangkat handheld yang dilaksanakan di wilayah Jakarta pada Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini melibatkan jajaran Subdit Gakkum, Sat PJR, Sat Gatur, Sat Patwal, serta Sat Lantas di wilayah hukum Jakarta. Dengan pengendalian lapangan oleh IPDA Fauzi Tirta […]

  • Bank BRI Kasus Kredit Fiktif, Bank BUMN, Surabaya

    Pengungkapan Kasus Kredit Fiktif di Bank BUMN Surabaya: Tindakan Tegas untuk Menjaga Integritas Perbankan

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasus kredit fiktif yang terjadi di salah satu bank BUMN di Surabaya menunjukkan pentingnya pengawasan internal dan penerapan sistem tata kelola perusahaan yang baik. Dalam kasus ini, seorang mantan staf bank berinisial WS ditetapkan sebagai tersangka karena dugaan melakukan kecurangan dengan mengajukan kredit menggunakan identitas orang lain serta memindahkan dana tanpa dasar transaksi […]

  • Kesunyian Bisa Menjadi Masalah yang Tersembunyi, 3 zodiak Esok Hari

    Kesunyian Bisa Menjadi Masalah yang Tersembunyi, 3 zodiak Esok Hari

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 145
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kesunyian sering kali datang tanpa suara, menyelinap di sela rutinitas hingga hati terasa hampa meski dikelilingi banyak orang. Mengapa Kesunyian Bisa Menjadi Masalah yang Tersembunyi Kesunyian tidak selalu berarti keheningan fisik. Kadang, ia muncul dalam bentuk keterasingan emosional atau ketidakmampuan untuk merasakan hubungan yang mendalam dengan orang-orang di sekitar kita. Bahkan, seseorang bisa […]

  • Panglima TNI Keluarkan Telegram Siaga Tingkat 1 untuk Menghadapi Perkembangan di Timur Tengah

    Panglima TNI Keluarkan Telegram Siaga Tingkat 1 untuk Menghadapi Perkembangan di Timur Tengah

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah mengeluarkan telegram siaga tingkat 1 bagi seluruh jajaran TNI terkait konflik yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah. Telegram ini bertujuan untuk memastikan bahwa TNI siap menghadapi berbagai ancaman yang mungkin muncul akibat situasi tersebut. Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 telah ditandatangani oleh Asisten Operasi Panglima TNI […]

  • Polres Tulungagung

    Polres Tulungagung dan BRI Berbagi di Bulan Ramadan

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 425
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Dalam semangat berbagi di bulan Ramadan, Polres Tulungagung bersama Bank BRI Tulungagung menggelar kegiatan sosial dengan membagikan takjil kepada masyarakat, Selasa (25/3/2025). Kegiatan berlangsung di depan Kantor Bank BRI Tulungagung dan menyasar para pengendara, pejalan kaki, serta masyarakat yang membutuhkan menjelang waktu berbuka puasa. Kasihumas Polres Tulungagung, Ipda Nanang, mengatakan bahwa kegiatan ini […]

expand_less